M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Kondisi Politik Masih Stabil Picu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Belum ada gonjang-ganjing jelang Pemilu 2024. Situasi sosial dan politik yang stabil ini berpeluang meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Bahkan, tahun politik yang stabil bisa memicu peningkatan produktivitas dan menggairahkan investasi. 

Indonesia akan memasuki tahun politik Pemilu 2024. Geliat ekonomi nasional dalam negeri diprediksi tumbuh positif. Bahkan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 diproyeksikan pertumbuhan ekonomi dalam negeri berada pada kisaran 5,3%-5,7%.

Platform diskusi literasi keuangan dan investasi, Tumbuh Makna menggelar diskusi dampak Pemilu 2024 pada Ekonomi Indonesia 9 Juni lalu.

Seminar ini diisi oleh para pembicara yang ahli dalam bidangnya masing-masing, di antaranya ialah Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) Eri Kusnadi, Head of Research & Investment Connoisseur PT. Moduit Digital Indonesia Manuel Adhy Purwanto, serta Co-Founder Tumbuh Makna Fenny Tjahyadi.

Memasuki tahun politik, menurut Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, kondisi ekonomi politik nasional dalam kondisi stabil. Ini tidak lain karena berdasarkan beberapa survei belakangan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat tinggi sehingga terjadi stabilitas di berbagai bidang terutama bidang sosial, ekonomi dan politik.

Baca Juga: Atasi Depresi dan Kecemasan, Konsumsi 6 Makanan untuk Perbaiki Kesehatan Mental

Saat ini, Yunarto melihat stabilitas nasional Indonesia terjaga dengan baik. Selepas pandemi, tren pertumbuhan ekonomi terjaga, karena itu publik juga merasa bahwa saat ini kondisinya bagus. "Maka itu tidak heran bahwa kepuasan terhadap pemerintahan saat ini mencapai level yang tinggi,  khususnya pada bidang ekonomi, inflasi kita menurun, dan itu membuat publik setelah pandemi menjadi bergairah dalam melakukan kegiatan bisnis,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan pandangan Co-Founder Tumbuh Makna Fenny Tjahyadi, terlepas dari adanya peningkatan aktivitas ekonomi terutama di sektor konsumer, secara historis memang tidak terlihat adanya korelasi spesifik antara tahun politik dengan kinerja produk keuangan di pasar modal secara umum. Investor justru harus memperhatikan sentimen yang lebih besar yang bermain di pasar di level global seperti kekhawatiran terjadinya resesi ringan di AS dan negara Eropa pasca kenaikan agresif bunga acuan untuk memerangi inflasi. Selain itu, di Tiongkok, sebagai negara ekonomi terbesar kedua di dunia, hingga saat ini masih belum memperlihatkan adanya traksi pertumbuhan yang optimal.

Fenny melihat beberapa sentimen global tersebut yang selama ini menahan IHSG untuk dapat bergerak lebih tinggi, padahal valuasi pasar saham saat ini berada di level yang atraktif. PER IHSG saat ini di 13,7 dibandingkan dengan kondisi di awal pandemi COVID-19 ketika IHSG terkoreksi hingga 3900 waktu itu, di sekitar level 13,2. "Tapi ini justru yang menjadikan kondisi saat ini sebagai kesempatan untuk mengakumulasi posisi,” tuturnya. 

Sementara, Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) Eri Kusnadi menilai tahun politik ini dapat dipandang dari berbagai hal. Pada kinerja pasar obligasi diperkirakan akan positif. Sentimen pendukung datang dari suku bunga yang diperkirakan sudah mencapai puncaknya. Selain itu, inflasi juga stabil dan cenderung menurun. Suku bunga global yang diperkirakan juga akan segera mencapai puncaknya juga mendukung kinerja pasar obligasi. 

Baca Juga: Bukan Hanya Kelebihan Kafein, Ini 5 Penyebab Insomnia Lain yang Perlu Diketahui

Sedangkan, kinerja pasar saham juga tidak kalah secara fundamental.  Menurut Erik, data Produk Domestik Bruto (PDB) dan laba perusahaan yang baik di triwulan 1 tahun 2023 ini menjadi bukti baiknya kondisi perekonomian domestik. Hanya saja berbagai pemberitaan dari luar negeri serta minimnya sentimen domestik membuat kinerja IHSG di semester 1 ini terlihat berada dalam tekanan. 

"Untuk reksa dana pendapatan tetap yang berbasis obligasi, Batavia masih menitikberatkan portofolio pada obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah RI. Selain itu tambahan penempatan pada obligasi korporasi pun dimungkinkan sebagai bagian dari upaya mendapatkan potensi tambahan imbal hasil,” tuturnya.

Head of Research & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhy Purwanto, Pemilu bukanlah faktor utama yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar.  “Kami selalu melihat masa depan secara optimistis karena secara historis politik domestik tidak terlalu berpengaruh besar terhadap iklim investasi. Bahwa pada tahun depan akan ada Pemilu, tentu akan ada tantangan dan juga peluang," kata Manuel. 

Namun, hal tersebut bisa disikapi dengan melakukan diversifikasi & lebih melihat kondisi ekonomi global dan domestik. Dengan suku bunga yang sudah mendekati puncak, pilihan investasi di obligasi juga masih sangat menarik. Sedangkan untuk kelas aset saham akan tergantung dari pergerakan masing-masing saham.

Baca Juga: Peluang Mini Window Dressing Bulan Juni, Reksadana Ini Jadi Rekomendasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Buyback Emas Hari Ini 4 Juni 2026: HRTA Lebih Mahal, Antam Turun Rp 13.000

Harga buyback emas HRTA naik Rp 13.000, Antam turun Rp13.000. Cek perbandingan harga jual dan buyback terbaru agar tidak rugi.

Hasil Indonesia Open 2026: 3 Ganda Putri RI ke 8 Besar, Segel 1 Tiket Semifinal

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 16 Besar, Kamis (4/6), seluruh wakil ganda putri Indonesia melaju ke perempat final, segel satu tiket semifinal.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Jumat (5/6) Cerah, Suhu Tembus 34°C

Prakiraan cuaca di Jawa Timur besok Jumat (5/6), mayoritas cerah, namun kabut dan udara kabur mengintai sejumlah wilayah.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Jumat (5/6) Cerah, Daerah Ini Hujan Ringan

Prakiraan cuaca besok di Jawa Tengah pada Jumat (5/6) didominasi cerah, namun hujan masih mengintai Cilacap, Pekalongan, dan Pemalang.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Jumat (5/6) Berawan, Hujan Ringan di Sini

Prakiraan cuaca besok sebagian besar kota di Jawa Barat berawan pada Jumat (5/6), dengan hujan ringan di beberapa wilayah.

Katalog Promo Indomaret Super Hemat Periode 1-10 Juni 2026, Ada Festival Skincare

Siap-siap belanja irit, Moms! Promo Indomaret Super Hemat hadir lagi untuk periode 1-10 Juni 2026. Cek di sini.

10 Rekomendasi Makanan yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Cepat

Ini, lo, rekomendasi makanan yang bisa menurunkan gula darah tinggi dengan cepat. Cek selengkapnya di sini!

5 Alasan Konsumsi Terlalu Banyak Gula Bisa Ganggu Kesehatan Usus Anda

Ternyata ini alasan konsumsi terlalu banyak gula bisa ganggu kesehatan usus. Kira-kira apa sajakah itu?

Lip Cream untuk Kulit Sawo Matang: Muka Auto Fresh, Bikin OOTD Makin Kece

Punya kulit sawo matang? Temukan rekomendasi lip cream Wardah yang bisa bikin wajahmu terlihat lebih cerah dan fresh seketika.

HP Oppo A6 Pro: Baterai 7000mAh & Bypass Charging Selamatkan Baterai Pas Nge-game

Baterai 7000mAh Oppo A6 Pro kini didukung 80W SuperVooc. Temukan seberapa cepat ponsel ini terisi penuh dan siap menemani aktivitas Anda seharian.