M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kolesterol HDL Anjlok Sampai 95% Akibat Kebiasaan Duduk Terlalu Lama

Kolesterol HDL Anjlok Sampai 95% Akibat Kebiasaan Duduk Terlalu Lama
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari yang menyebabkan kolesterol melonjak tanpa disadari. Salah satunya stres kronis yang meningkatkan risiko kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL. 

Hal ini disebabkan karena hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin yang memicu perubahan dan menyebabkan peradangan. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan hati memproduksi lebih banyak kolesterol dan lemak darah yang disebut trigliserida.

Zilpah Sheikh, dokter umum, menjelaskan, kebiasaan minum kopi French press atau espresso dapat memicu kolesterol tinggi. Dilansir dari Webmd.com, kopi-kopi ini tidak menggunakan filter.

Baca Juga: Bahaya Kolesterol Tinggi Saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Sehingga, senyawa berminyak dalam biji kopi yang disebut diterpen meresap ke dalam cangkir. Minyak ini dapat meningkatkan kolesterol LDL. Yuk, simak beberapa kebiasaan lain yang bikin kolesterol melonjak:

1. Obat-obatan

Beberapa obat dapat memiliki efek yang tidak terduga pada kadar kolesterol. Obat tersebut meliputi pil KB, retinoid, kortikosteroid, antivirus, dan antikonvulsan. 

Beberapa obat untuk tekanan darah tinggi seperti diuretik dan beta-blocker generasi lama juga meningkatkan kolesterol.

2. Masalah tiroid

Tubuh menggunakan hormon tiroid untuk membantu menghilangkan kolesterol berlebih yang tidak dibutuhkan. Jadi ketika Anda mengalami hipotiroidisme, kadar kolesterol total dan LDL akan meningkat. 

Bicaralah dengan dokter jika Anda memiliki gejala hipotiroidisme, tes darah dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi ini. 

3. Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi. Ketika kadar gula terlalu tinggi, gula tersebut dapat menempel pada protein seperti molekul kolesterol. 

Hal ini membuat kolesterol jadi melonjak naik. Penderita diabetes tipe 2 cenderung memiliki lebih banyak partikel LDL kecil dan padat yang meningkatkan risiko penyakit jantung. 

Mereka juga memiliki kadar kolesterol HDL pelindung yang lebih rendah. Kolesterol ini mungkin tidak berfungsi dengan baik untuk membersihkan kolesterol jahat.

4. Menopause

Hormon seks estrogen memengaruhi kadar kolesterol tinggi. Ketika kadar estrogen menurun setelah menopause, kolesterol akan meningkat. 

Selain itu, wanita juga akan mengalami peningkatan berat badan 8 hingga 10 pon setelah menopause yang meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi Rontok Setelah Makan Wortel & Buah, Hambat Lemak Darah!

5. Duduk berjam-jam

Duduk berjam-jam tidak baik untuk kesehatan, hal ini dikaitkan dengan obesitas, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi. Ketika duduk terlalu lama, enzim yang mengubah kolesterol LDL menjadi kolesterol HDL yang baik akan menurun hingga 95%. 

Untuk melindungi jantung, berdirilah setidaknya setiap 30 menit dan berjalanlah selama 5 menit setiap jam.

6. Masalah hati

Hati bertugas memproduksi, memproses, dan memecah kolesterol melonjak naik. Ketika hatitidak berfungsi dengan baik, maka akan memengaruhi kadar kolesterol. 

Salah satu kondisi yang paling umum adalah penyakit hati berlemak nonalkoholik (NAFLD) yang terjadi ketika lemak berlebih tersimpan di hati. Kondisi ini memengaruhi hampir 1 dari 4 orang dewasa. 

Bentuk yang lebih parah dikenal sebagai NASH (nonalcoholic steatohepatitis). Kondisi ini menyebabkan hati membengkak dan membentuk jaringan parut yang mengarah pada sirosis hati.

7. Terlalu banyak mengonsumsi alkohol

Selain memproses kolesterol, hati juga akan memecah alkohol. Saat Anda minum terlalu banyak alkohol, hal itu akan memengaruhi kadar kolesterol.

Pria yang minum sekitar 4 gelas alkohol memiliki kadar kolesterol tinggi.

8. Kehamilan

Selama kehamilan, tubuh menggunakan kolesterol untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan janin. Itulah sebabnya kadar kolesterol bisa meningkat hingga 50% pada trimester kedua dan ketiga. 

Kadar ini bisa tetap tinggi selama sekitar satu bulan setelah melahirkan. Lonjakan sementara ini biasanya tidak membahayakan ibu maupun bayi. 

Namun jika Anda sudah memiliki kolesterol tinggi, penting untuk membicarakannya pada dokter.

Baca Juga: Makan Dua Buah Apel Rutin Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat

9. Masalah ginjal

Kolesterol memengaruhi cara kerja ginjal, mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal. Sebaliknya, masalah ginjal juga dapat meningkatkan kadar kolesterol. 

Sindrom nefrotik atau sejenis gangguan ginjal meningkatkan kadar LDL dan kolesterol total. Penyakit ginjal kronis juga menurunkan kadar HDL.

10. Pola makan tinggi gula

Lemak jenuh sering dianggap sebagai penyebab utama penyakit jantung yang berasal dari pola makan. Namun, konsumsi gula yang berlebihan juga menjadi penyebabnya. 

Pola makan tinggi gula menyebabkan hati memproduksi lebih banyak kolesterol LDL, trigliserida, serta lebih sedikit kolesterol HDL. Orang yang sering mengonsumsi gula tambahan memiliki kemungkinan 3 kali lebih besar untuk memiliki kadar HDL rendah.

Inilah kebiasan yang menyebabkan kolesterol melonjak tanpa disadari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.