M O M S M O N E Y I D
AturUang

Know Your Customer, Salah Satu Strategi Atasi Penipuan di Sektor Keuangan

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Edukasi akan keuangan terus dilakukan di berbagai lini bisnis. ADVANCE.AI,  penyedia solusi verifikasi identitas digital dan manajemen risiko di Asia Tenggara bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia pun mengedukasi masyarakat tentang regulasi anti pencucian uang dan pemberantasan pendanaan terorisme (APU-PPT).

Rinto Teguh Santoso selaku Direktur APU PPT Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyampaikan bahwa Know Your Customer (KYC) merupakan upaya untuk mengidentifikasi dan memverifikasi nasabah dengan tujuan untuk mengenal nasabahnya saat menyimpang uang. Dengan begitu, perbankan mampu memahami karakter dari aktivitas transaksi nasabahnya agar PJK dapat mengukur risiko terjadinya TPPU, TPPT, dan PPSPM.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semangkin meningkat, KYC semula dilaksanakan secara konvensional (tatap muka), sekarang dapat dilakukan secara elektronik (e-KYC). Namun demikian, hal tersebut dapat menjadi ‘pisau bermata dua’, sebab berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti membuat video palsu dari orang-orang terkenal dengan menggunakan metode deepfake AI, dimana wajah dan gerakan mulut serta suaranya bisa dibuat serupa dengan aslinya.

Baca Juga: Agate Meraih Sertifikasi ISO/IEC 27001: 2022 Bekal Komitmen Ekspansi Global

Oleh karena itu, Rinto bilang dihimbau kepada berbagai pihak yang memanfaatkan teknologi informasi dalam e-KYC agar tetap memperhatikan mitigasi risiko dengan sebaik-baiknya agar tujuan KYC tercapai, termasuk memperhatikan aspek keamanan dan kerahasiaan.

"Jangan sampai keinginan untuk mempermurah, mempermudah, mempercepat, dan memperingkas justru membuat standar-standar KYC menjadi berkurang dan pada akhirnya PJK terpapar TPPU, TPPT dan PPSPM," kata Rinto.

Rifki Arif Budianto selaku Analis Kebijakan dan Regulasi Direktorat APU PPT OJK yang fokus membahas mengenai kerangka regulasi EKYC di sektor jasa keuangan menuturkan bahwa implementasi EKYC dapat dilakukan melalui beberapa opsi. Antara lain dengan memanfaatkan sistem yang (i) dimiliki oleh PJK sendiri, baik yang dikembangan oleh tim IT di internal, maupun menggunakan jasa vendor IT; (ii) sistem elektronik milik pihak ketiga; dan (iii) sistem elektronik yang dimiliki oleh Pihak Ketiga lain dalam konteks CDD oleh Pihak Ketiga.

Lebih lanjut, Rifki menyampaikan khusus untuk kerangka regulasi implementasi EKYC menggunakan sistem elektronik milik Pihak Ketiga, saat ini perlu pula memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri terbaru, yaitu Nomor 17 Tahun 2023 yang sudah tidak lagi memungkinkan adanya platform

"Bersama dengan alasan untuk mendorong agar PJK dapat melakukan kerja sama secara langsung dengan Dukcapil dalam konteks sharing informasi data kependudukan untuk mendukung proses KYC," lanjutnya.

Baca Juga: NTT Data Bangun Gedung Jaringan Pusat Data Baru di Indonesia

Entin Rostini, Director, Industry and Government Relations of ADVANCE.AI, menyoroti hubungan simbiosis antara penyaringan APU-PPT dan verifikasi identitas digital. Baginya, pemeriksaan APU-PPT adalah bagian integral dari keseluruhan perjalanan verifikasi identitas digital dan e-KYC, terutama untuk sektor Banking, financial services and insurance (BFSI) di Indonesia.

"Saat sektor BFSI Indonesia mengalami digitalisasi yang cepat, inisiatif seperti ini memainkan peran penting dalam memastikan ekosistem keuangan yang aman dan sesuai, sehingga memajukan inklusi digital dan keuangan yang aman bagi semua," ungkap Entin.

Menurut statistik terbaru dari Badan Pusat Statistik Indonesia, ekonomi digital di Indonesia diperkirakan akan mencapai $124 miliar pada tahun 2025, mewakili peluang besar untuk inovasi dan pertumbuhan.

Namun, seiring dengan pertumbuhan ini, muncul risiko penipuan identitas dan ancaman siber yang meningkat. Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK) melaporkan bahwa insiden penipuan keuangan telah meningkat sebesar 25% dalam satu tahun terakhir saja, menyoroti perlunya solusi manajemen risiko yang mumpuni.

Baca Juga: Prosa.ai, Aplikasi AI Bantu Pekerjaan Karyawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trailer & Poster Film Laut Bercerita Dirilis, Tampilkan Perjuangan Hingga Kehilangan

Film Laut Bercerita yang disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026.

5 Manfaat Vitamin K untuk Menyembuhkan Luka hingga Jerawat

Penelitian medis baru-baru ini mengakui manfaat luar biasa vitamin K untuk kulit. Berikut 5 manfaat vitamin K untuk kulit. Catat, ya!  

4 Efek Samping Makan Alpukat Berlebihan, Awas Berat Badan Naik!

Berikut adalah 4 efek samping makan alpukat berlebihan yang wajib Anda ketahui. Simak sampai akhir, ya.

Samsonite Luggage Trade-In Digelar Hingga 11 Oktober, Tawarkan Diskon Hingga 50%

Samsonite Indonesia kembali menghadirkan Samsonite Luggage Trade-In yang berlangsung dari 3 September hingga 11 Oktober. 

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9) di Jabodetabek, Daerah Ini Hujan Deras

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok (10/9) waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Bisa Coba Produk Lebih Dulu, Wilson Buka Gerai Baru di Plaza Indonesia

Erajaya Active Lifestyle resmi membuka gerai Wilson di Plaza Indonesia level 3. Ini jadi toko ke-14 Wilson di portofolio Erajaya Active Lifestyle  

Sederhana tapi Luar Biasa! Ini 5 Manfaat Makan Tempe untuk Diet yang Wajib Anda Tahu

Tempe bukan sekadar lauk sehari-hari, melainkan superfood pendukung diet dan kesehatan pencernaan. Pelajari berbagai manfaat makan tempe di sini.  

Jangan Diabaikan! Ini 5 Cara Efektif Meredakan Keputihan Gatal pada Area Intim Wanita

Dari penggunaan bahan pakaian dalam yang tepat hingga asupan nutrisi, pelajari langkah praktis mengatasi keputihan gatal agar area intim sehat.

Hujan Lebat Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 10 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sejumlah Wilayah Masih Diselimuti Udara Kabur, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok

Cuaca Jawa Timur Kamis (10/9) dan Jumat (11/9) didominasi berawan, disertai udara kabur di sejumlah daerah.