MOMSMONEY.ID - Siloam International Hospitals meraih empat penghargaan pada ajang Healthcare Asia Awards 2026 yang diselenggarakan di Singapura pada 26 Maret 2026.
Empat penghargaan tersebut yaitu Hospital Group of the Year - Indonesia, Service Delivery Innovation of the Year - Indonesia untuk Siloam International Hospitals, Specialty Hospital of the Year (Cardiology) - Indonesia untuk Siloam Heart Hospital, serta Medical Tourism Hospital of the Year - Indonesia untuk Bali International Medical Center (BIMC) Siloam Nusa Dua.
CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady, menyampaikan, pencapaian ini merupakan refleksi dari kekuatan kolaborasi seluruh tenaga kesehatan dan karyawan Siloam dalam menjaga kualitas layanan. Ia menegaskan bahwa Siloam akan terus berinovasi dan memperkuat standar global demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
“Siloam secara konsisten berfokus pada pembangunan tenaga kerja berkapabilitas tinggi, karena kami percaya kualitas SDM menjadi faktor kunci yang membedakan mutu layanan kesehatan. Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas layanan melalui inovasi, teknologi, dan kolaborasi lintas disiplin demi menghadirkan standar kesehatan global bagi masyarakat Indonesia,” ujar Caroline, dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (2/4).
Adapun, rincian dari penghargaan yang diterima Siloam antara lain:
- Hospital Group of the Year – Indonesia
Penghargaan ini diraih atas konsistensi Siloam dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Dengan jaringan 41 rumah sakit dan lebih dari 75 klinik, Siloam melayani lebih dari 4 juta pasien setiap tahun melalui sistem layanan terintegrasi, didukung lebih dari 14.000 tenaga kesehatan, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses medis. Kontribusi ini mendorong peningkatan keselamatan pasien, efektivitas perawatan, serta pemerataan layanan kesehatan, yang juga diperkuat melalui inisiatif promotif dan preventif seperti Program SELANGKAH untuk skrining kanker payudara gratis di berbagai kota di Indonesia.
Baca Juga: Waspada! Asam Urat Tak Diobati Picu Kerusakan Ginjal hingga Jantung
- Service Delivery Innovation of the Year – Indonesia
Siloam meraih penghargaan ini selama dua tahun berturut-turut atas keberhasilan menghadirkan inovasi layanan berbasis data, salah satunya melalui Early Discharge Initiative. Inisiatif ini didukung oleh integrated inpatient monitoring dan real-time bed management system untuk meningkatkan visibilitas status pasien dan ketersediaan tempat tidur, sehingga mengoptimalkan kapasitas pasien tanpa penambahan tempat tidur atau tenaga kerja.
Sepanjang 2025, early discharge rate meningkat dari 38,88% menjadi 61,29%, yang berdampak pada percepatan admission turnaround time hingga 2.6x di Emergency Department serta peningkatan efisiensi tenaga medis melalui optimalisasi alur perawatan dan pemanfaatan kapasitas yang ada.
- Specialty Hospital of the Year (Cardiology) – Indonesia
Siloam Heart Hospital menerima penghargaan ini atas kepemimpinan klinis dalam layanan kardiovaskular di Indonesia yang didukung oleh 78 dokter, termasuk 28 kardiolog dan bedah kardiotoraks (19 subspesialis), serta kemampuan melakukan advanced procedure seperti complex PCI, IVUS & FFR, electrophysiology, ablation, dan pacing.
Rumah sakit ini menangani lebih dari 3.000 prosedur kateterisasi jantung per tahunnya dan telah mencatat tingkat keberhasilan operasi bypass (CABG) sebesar 98,8%, melampaui benchmarkSingapura. Proporsi prosedur kardiovaskular kompleks yang meningkat dari 17% (2023) menjadi 30% (2025) juga mencerminkan peningkatan kompleksitas layanan dan hasil klinis.
- Medical Tourism Hospital of the Year – Indonesia
Bali International Medical Center (BIMC) Siloam Nusa Dua, yang berdiri pada 1998, berfokus pada layanan aesthetic dan plastic surgery berstandar internasional. Sejak 2012, BIMC berkembang sebagai destinasi medical tourism dan pada 2014 menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang terakreditasi ACHSI (Australian Council on Healthcare Standards International).
Layanan ini didukung empat dokter bedah plastik terlatih internasional di bawah kepemimpinan dr. I Made Suka Adyana, Sp.B.P.R.E., Subsp.KM(K), ISAPS Fellow, serta teknologi seperti advanced imaging, 3D modeling, minimally invasive techniques, dan operating theatre dengan laminar airflow system. Dalam empat tahun terakhir, volume prosedur meningkat 13 kali lipat, dengan mayoritas pasien berasal dari Australia dan Selandia Baru,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News