M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ketahuilah Beberapa Hal yang Menyebabkan Kelinci Mengalami Diare

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Masalah kesehatan seperti diare, sangat mungkin terjadi pada hewan kelinci yang dipelihara. Namun, sebelum mencari tahu penyebab kelinci mengalami diare, Anda harus memastikan apakah itu benar-benar diare atau hanya Intermittent Soft Cecotropes (ISC).

Cecotropes merupakan kotoran malam yang berbentuk kecil, lembut, pucat, lebih gelap, dan memiliki bau fermentasi atau manis yang kuat. Pelet tinja ini berfungsi sebagai sumber nutrisi yang kaya untuk kelinci, khususnya protein, vitamin B, dan vitamin K. Kelinci biasanya memakannya saat pemilik tidak mengamatinya dan ini adalah perilaku yang normal pada kelinci. Cecotropes tentu tak boleh disamakan dengan diare.

Baca Juga: Telinga Kucing Peliharaan Berbau Busuk, Ini Penyebabnya

Dilansir dari Rabbit.org, diare pada kelinci biasanya berlangsung dengan feses yang tidak berbentuk dan konsistensi fesesnya encer. Diare sejati pada kelinci adalah tanda kondisi serius dan seringkali fatal karena dapat menyebabkan kematian.

Membedakan Diare Cecal dan Diare Konstan

Sangat penting untuk membedakan kedua jenis diare ini. Jika kelinci Anda mengeluarkan feses yang lunak, cair, berdarah, atau berbau busuk, dan tidak mengeluarkan feses bulat yang normal, ini adalah diare konstan dan mendesak. Kondisi ini harus segera mendapat penanganan dari dokter hewan.

Sementara diare cecal, kadang-kadang kelinci kan mengeluarkan feses yang lunak, cair, atau berbau tajam bersama dengan feses yang normal, padat, dan bulat. Kondisi ini tidak terlalu serius, tetapi tetap harus mendapat evaluasi dokter hewan.

Ada berbagai macam penyebab diare pada kelinci. Dilansir dari Pet Place, berikut beberapa penyebabnya.

Pola Makan Tidak Seimbang

Pola makan atau diet yang tidak seimbang merupakan penyebab utama diare pada kelinci. Mayoritas makanan kelinci harus berupa jerami rumput. Meski mereka adalah hewan herbivore, Anda tidak boleh memberinya sayur dan buah sembarangan karena mereka harus mendapatkan sumber serat yang tepat. Sebab, buah dan sayur mengandung tinggi gula, sehingga kelinci tidak bisa makan terlalu banyak tanpa mengalami sakit perut. Memberinya makanan saat kondisi sayuran atau buah masih basah juga dapat meningkatkan kelebihan air yang menyebabkan feses kelinci terlalu encer.

Stres

Kondisi stres pada kelinci tentu berdampak pada kesehatannya, salah satunya adalah diare. Penyebab stres pada kelinci bisa jadi karena perubahan lingkungan, perubahan pola makan, tingkat panas dan kelembapan, kerumunan, kebersihan yang buruk, tertekan, serta perkembangbiakan.  

Baca Juga: Ketahui 8 Jenis Diare yang Bisa Dialami Anjing

Antibiotik yang Buruk

Penggunaan antibiotic yang buruk, dapat membahayakan flora usus kelinci secara negatif engan membunuh bakteri baik dan membiarkan bakteri jahat masuk ke dalam sistem. Bila diare terjadi setelah pemberian obat-obatan, obat harus dihentikan dan dokter hewan Anda harus diberitahu.

Infeksi Usus

Pertumbuhan berlebih dari bakteri yang tidak sesuai seperti Clostridium spp. atau E. coli dapat menghasilkan produksi racun. Meski hanya sedikit, racun dapat diserap ke dalam aliran darah dan menghasilkan kondisi toksik yang biasa dikenal dengan enterotokemia. Kondisi ini dapat berakibat fatal dalam 24 hingga 48 jam, terutama pada kelinci yang baru disapih.

Enteropati mukois merupakan bentuk enteroksemia yang tidak terlalu parah yang terlihat pada kelinci dewasa. Ini terjadi dengan produksi tinja berlendir bening diikuti dengan pengecilan bertahap, yang bila tak diobati dapat menyebabkan kematian.

Keracunan

Hati-hati untuk memberi kelinci kebebasan tanpa pengawasan atau kandang yang tidak bersih. Sebab, kelinci bisa jadi memakan hal-hal berbahaya, seperti logam berat, tanaman beracun, jamur liar, racun-racun hama, dan sebagainya. Diare adalah bagian perkembangan racun yang menyerang saluran pencernaannya, tetapi bisa juga memengarui sistem organ lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo JSM Indomaret Periode 23-25 Oktober 2026, Frisian Flag Beli 2 Diskon 20%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 23-25 Oktober 2026, Diskon Jelang Gajian

Harga promo JSM Alfamart periode 23-25 Oktober 2026 tidak berlaku di wilayah NTT, Balikpapan, Samarinda, dan Sorong.

Rekap Hasil French Open 2026: 8 Wakil Indonesia Melangkah ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), seluruh wakil Indonesia yang berlaga melangkah ke perempatfinal.

Hemat Banget! Nikmati Promo Bakmi GM Diskon Rp 25.000 Pakai QRIS myBCA

Makan enak di Bakmi GM jadi lebih irit dengan promo Bakmi GM khusus pengguna QRIS myBCA. Dapatkan diskon Rp 25.000 untuk layanan dine-in.

LDR Dikenal Sulit, Ternyata Ini 7 Keistimewaan Hubungan Jarak Jauh

Terkenal sebagai salah satu jenis hubungan yang sulit, inilah beberapa keistimewaan long distance relationship alias hubungan jarak jauh.​

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini (23/10) Kompak Turun Jadi Segini

Harga emas Galeri24 di Pegadaian hari ini turun sebesar Rp 5.000 per gram, sedangkan UBS turun Rp 4.000 per gram. Cek harga besaran lainnya.

Seram tapi Lucu, Tonton Rekomendasi 6 Film Horor Komedi Indonesia Ini

Bagi yang masih takut menonton film horor, coba tonton rekomendasi film horor komedi Indonesia ini.​

Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah

 Tahukah Anda bahwa ternyata ada sejumlah manfaat kayu manis untuk kesehatan. Cari tahu langsung di sini, yuk!​

Keunikan Kamera Honor X7d Bawa Tombol AI Khusus dan Speaker 400 Persen!

Layar Honor X7d mengusung refresh rate 120Hz dan baterai 6500 mAh. Namun ada batas performa streaming yang harus dicermati pembeli.

Cuaca Panas Ekstrem Tak Kunjung Berakhir, Lindungi Kulit Pakai 6 Cara Mudah Ini

Untuk mengurangi bahaya paparan gelombang panas matahari atau heat wave pada kulit, coba lindungi kulit dengan beberapa tips ini.​