M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ketahui Kondisi Kehilangan Protein Usus (PLE) pada Kucing

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Ketika tubuh kucing mencerna makanan dan memproses nutrisi adalah hal yang normal bila sejumlah kecil protein bocor ke usus.

Dalam tubuh yang berfungsi dengan baik, usus akan mencerna protein yang bocor dan akan diserap lagi oleh tubuh.

Namun, dalam beberapa kasus, kerusakan usus menyebabkan ketidakmampuan tubuh untuk memproses protein yang bocor secara memadai. Akibatnya, kucing akan kehilangan protein usus atau Protein Losing Enteropathy (PLE).

Gejala Kehilangan Protein Usus (PLE) pada Kucing

Dilansir dari Wag! Walking, Pada awal kondisi, gejala biasanya tidak kentara. Sementara hewan peliharaan yang menunjukkan gejala potensial harus diperiksa oleh dokter hewan dan rekomendasi pengobatan harus diikuti dengan cermat.

Sebab, jika tidak diobati, keparahan gejala dapat berkembang dan dapat dapat mengancam jiwanya. Maka, deteksi dan pengobatan dini sangat penting untuk peluang kucing bertahan hidup. Gejala umumnya meliputi:

Baca Juga: Hati-Hati! 6 Tanaman Hias Ini Sangat Beracun untuk Kucing Peliharaan

  • Diare (sesekali atau kronis).
  • Anoreksia.
  • Penurunan berat badan.
  • Kelesuan.
  • Sulit bernapas.
  • Pembengkakan perut.
  • Penumpukan cairan di perut dan/atau rongga dada.
  • Gangguan pernapasan (sekunder akubat penumpukan cairan di rongga dada).
  • Kaki bengkak.

Penyebab Kehilangan Protein Usus (PLE) pada Kucing

Kehilangan protein usus dapat terjadi pada kucing dari segala usia dan tidak ada dominasi jenis kelamin. Kondisi ini biasanya dikaitkan dengan beberapa penyakit yang menyebabkan PLE.

Salah satunya adalah gangguan sistem limfatik, yakni suatu kondisi di mana terdapat sumbatan atau hambatan pada sistem limfatik tubuh. Dilansir VCA Hospitals, penyakit limfatik yang dapat menyebabkan PLE, meliputi:

  • GI ymphoma/lyphosarcoma: kanker jaringan limfoid di sekitar tubuh, termasuk di saluran GI.
  • Infiltrasi saluran GI oleh jaringan granulomatosa yang mengganggu aliran limfatik.
  • Gagal jantung kongestif menyebabkan peningkatan tekanan dalam sistem limfatik.
  • Lymphangiectasia: pelebaran pembuluh limfatik di saluran GI.

Sementara penyakit yang secara langsung memengaruhi saluran pencernaan dan dapat menyebabkan PLE, meliputi:

Baca Juga: Cara Mendiagnosis dan Mengatasi Infeksi Jamur pada Hewan Kucing

  • Gastroenteritis virus—mis. panleukopenia.
  • Gastroenteritis bakterial—mis. salmonella.
  • Gastroenteritis jamur—mis. histoplasmosis.
  • Enteritis parasit—mis. cacing cambuk.
  • Penyakit radang usus (IBD).
  • Reaksi makanan yang merugikan—mis. intoleransi makanan.
  • Penyakit GI mekanis—mis. iritasi benda asing kronis (tanpa membuat penyumbatan).
  • Kanker usus—mis. karsinoma.
  • Bisul di perut atau usus.

Perawatan untuk Kehilangan Protein Usus (PLE) pada Kucing

Jika Anda menyadari ada yang tidak beres dengan kucing Anda, segera bawa ke dokter hewan. Dokter akan meninjau riwayat kesehatannya secara menyeluruh dan melakukan beberapa serangkaian tes untuk mendiagnosis penyakit. Sebab, tidak ada obat untuk khasus kehilangan protein usus ini, sehingga pengobatan utama difokuskan pada kondisi yang mendasari dan menghilangkan gejalanya.

Perawatan yang direkomendasikan pun akan bergantung pada penyebab gangguan dan seberapa jauh perkembangannya. Dalam beberapa kasus yang berat, kucing mungkin memerlukan rawat inap untuk tranfusi plasma atau penggunaan cairan intravena untuk menjaga cairan di dalam pembuluh darah.

Jika kucing mengalami kesulitan bernapas, dokter hewan mungkin akan mengeluarkan cairan dari dada atau perutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sepatu Jalan Super Nyaman, Kaki Anti Pegal Meski Jalan Berjam-jam

Sepatu jalan ringan dan berteknologi canggih kini tersedia. Pelajari rekomendasi terbaik untuk menunjang performa jalan Anda setiap hari.

Prediksi Belgia vs Iran (22/6): Duel Sengit Penentu Nasib Grup G

Belgia akan menghadapi Iran pada matchday kedua Grup G Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.  

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi (21/6): La Roja Bidik Kemenangan di Grup H

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026, lengkap dengan jadwal, lokasi, analisis tim, rekor pertemuan, dan prediksi skor.  

HP Murah Oppo dengan Baterai 6000mAh Mulai 1 Jutaan, Temani Aktivitas Nonstop

Butuh HP murah dengan daya tahan baterai luar biasa? 5 model Oppo ini tawarkan 6000mAh lebih.       

HP Vivo Mulai 1 Jutaan: Dompet Aman, Kamera Unggulan Bikin Hasil Foto Wow

Membeli HP Vivo murah sering khawatir kamera jelek? Deretan Vivo Rp1 jutaan ini tawarkan hasil foto tajam. Cek daftar dan speknya!

4 Manfaat Konsumsi Quinoa secara Rutin untuk Tekanan Darah

Ini dia beberapa manfaat konsumsi quinoa secara rutin untuk tekanan darah Anda. Kira-kira apa saja? 

Cara Simpan Foto Profil WhatsApp di Android, iPhone & Dekstop: Super Praktis

Ingin semua foto dari WhatsApp tersimpan rapi di galeri? Pelajari langkah-langkah otomatis dan manual di Android, iPhone, dan desktop.

Promo Es Teler 77 Spesial: Nobar Piala Dunia 2026 Makin Hemat, Ini Paketnya

Keseruan nobar Piala Dunia 2026 makin lengkap dengan promo Es Teler 77. Temukan cara mudah pesan paket hemat via TikTok Voucher dan GoFood.

Promo Solaria dengan DANA, Poinku Indomaret & ShopeeFood: Ada Diskon Spesial

Ingin makan enak tapi dompet aman? Solaria punya diskon spesial hingga 12 Juli 2026. Cek cara klaimnya!

Bau Badan Semakin Parah? Ini 4 Penyebabnya yang Perlu Diketahui

Berikut adalah 4 penyebab bau badan semakin parah yang perlu Anda waspadai. Simak sampai akhir, Moms.