M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ketahui Gejala dan Penyebab Ikan Keracunan Amonia di Akuarium

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Anda tentu penasaran kenapa akuarium baru Anda menyebabkan beberapa ikan mati mendadak. Ini mungkin saja karena lonjakan amonia yang sering terjadi selama penyiapan tangki baru, seperti filter baru gagal bekerja dan perubahan kondisi air. Ini disebut ikan keracunan amonia.

Apa Itu Keracunan Amonia?

Dilansir dari The Spruce Pets, keracunan amonia terjadi ketika tingkat pH tangki ikan menjadi tinggi, menimbangi siklus nitrogen. Padahal, seharusnya kondisi air yang ideal adalah memiliki kadar amonia nol. Biasanya, air keran dan dekomposisi bahan organik di dalam tangki yang berkontribusi pada kondisi ini.

Baca Juga: Kadar Oksigen di Akuarium Rendah? Lakukan 5 Cara Ini Buat Mengatasinya!

Bahkan jumlah terkecil amonia dapat menyebabkan kerusakan insang pada ikan dan tingkat yang sangat tinggi akan berakibat fatal. Namun, bila Anda menyadari masalah ini sejak awal dan segera mengatasinya, ikan dapat diselamatkan. 

Gejala Keracunan Amonia pada Ikan

Keracunan amonia yang dialami ikan bisa terjadi secara tiba-tiba atau selama beberapa hari setelah pembaruan akuarium. Namun, Anda dapat mengetahui gejalanya bila mengecek secara rutin kondisi ikan setelah pembaruan akuarium. Gejala-gejalanya meliputi:

  • Megap-megap.
  • Kehilangan selera makan.
  • Kelesuan.
  • Insang menjadi merah atau ungu.
  • Bercak darah di tubuh.
  • Berbarik di bawah tangki.

Jika gejala ini terus berlanjut dan tak segera ditangani, akan menyebabkan kerusakan pada otak, organ, dan sistem saraf pusat ikan. Kemudian, pada akhirnya ikan akan mati.

Penyebab Keracunan Amonia

Ada beberapa penyebab amonia masuk ke tangki akuarium dan meracuni ikan. Berikut di antaranya:

Air Keran yang Diolah Secara Kimia

Beberapa perusahaan pengolahan air menggunakan kimia yang disebut chloramine (klorin yang terikat pada amonia) sebagai disinfektan yang lebih stabil untuk sistem air kota. Menggunakan air keran yang diolah ini untuk akuarium akan berpotensi menyebabkan keracunan amonia pada ikan.

Baca Juga: Ikan Hias Peliharaan Anda Malas Makan? Ini 6 Cara Mengatasinya!

Bahan Organik

Penguraian bahan organik yang berasal dari tanaman akuarium, kotoran ikan, dan makanan ikan yang tersisa, akan meningkatkan kadar amonia di dalam tangki. Oleh karena itu, melakukan pembersihan akuarium menyeluruh secara berkala akan membantu mencegah peningkatan ini. Anda sebaiknya juga menyediakan alat filterasi untuk akuarium.

Penumpukan Bakteri

Bahan organik yang tidak ditangani atau akuarium yang tidak pernah dibersihkan akan menyebabkan penumpukan bakteri yang memakan materi organik tersebut. Hasilnya akan meningkatkan produk sampingan amonia yang berbahaya untuk ikan.

Produk Sampingan Ikan

Selain kotorannya, ikan juga dapat meningkatkan kadar amonia dalam tangki. Ini ketika ikan makan makanannya, proses pembentukan protein yang terjadi (agar mereka tumbuh besar) dapat menghasilkan produk sampingan yang masuk ke dalam darah mereka. Hal ini menyebabkan rembesan amonia melalui insang dan masuk ke dalam tangki akuarium.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (19/5) di Jabodetabek Hujan Lebat di Wilayah Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (19/5) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat hanya di daerah berikut ini.

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Berikut, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (19/5)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 19 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 19 Mei 2026, Aries hingga Pisces Dipenuhi Energi

Simak ramalan zodiak besok Selasa 19 Mei 2026 lengkap soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan 12 bintang. Cek nasibmu di sini, ya.​

IHSG Volatil Jelang Rebalancing MSCI, Ini 3 Rekomendasi Saham Sepekan dari IPOT

Volatilitas IHSG tetap tinggi, terutama pada sesi closing auction yang biasanya menjadi titik utama penyesuaian portofolio passive funds global.

Skincare Sulit Meresap? Ini 4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling yang Wajib Anda Tahu

Serum mahal tak meresap? Jangan salahkan produknya! Bisa jadi, ini adalah salah satu tanda kulit wajah butuh peeling.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (19/5), Suhu Panas Mencapai 34 Derajat

Udara kabur mendominasi cuaca Jawa Timur besok, Selasa (19/5), diselingi hujan ringan di sejumlah wilayah.

Ingat Bawa Payung, Ini Prakiraan Cuaca Besok (19/5) dan Lusa di Banten

BMKG menayangkan informasi prakiraan cuaca besok, Selasa (19/5) dan lusa untuk wilayah Banten. Berikut ulasannya. 

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (19/5) dan Lusa, Hujan Turun di Daerah Ini

BMKG menayangkan informasi prakiraan cuaca besok, Selasa (19/5) dan lusa untuk wilayah DKI Jakarta. Berikut ulasannya! 

Harga Emas Relatif Stabil di dekat US$ 4.540, Setelah Ambles 4% Pekan Lalu

Kondisi Selat Hormuz yang bergejolak membuat kekhawatiran inflasi tetap tinggi, sehingga meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (19/5), Hujan Turun di Wilayah Ini

Hujan ringan dominasi cuaca Jawa Tengah besok Selasa (19/5), sementara sejumlah wilayah cerah dan berawan.