M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ketahui Berbagai Penyebab Kanker Serviks pada Wanita Berikut

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah salah satu jenis kanker yang paling umum dialami oleh wanita di seluruh dunia. Untuk itu, memahami penyebab kanker serviks sangat penting sebagai langkah pertama dalam pencegahan.

MomsMoney akan mengulas lebih lanjut terkait penyebab kanker serviks serta berbagai faktor risikonya di sini. Simak sampai akhir, ya.

Penyebab kanker serviks

Dikutip dari WHO, sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). 

HPV adalah jenis infeksi menular seksual yang bisa mempengaruhi kulit, area genital, dan tenggorokan. Hampir semua orang yang aktif secara seksual akan terinfeksi HPV pada titik tertentu dalam hidup mereka.

Walaupun sistem kekebalan tubuh biasanya mampu membersihkan infeksi HPV, infeksi yang terus-menerus dengan tipe HPV berisiko tinggi dapat menyebabkan perkembangan sel-sel abnormal, yang berpotensi berkembang menjadi kanker jika tidak ditangani.

Infeksi HPV yang berkelanjutan pada serviks jika tidak diobati, bertanggung jawab atas sekitar 95% kasus kanker serviks.

Proses transformasi dari sel-sel abnormal menjadi kanker biasanya membutuhkan waktu antara 15 hingga 20 tahun. Namun pada wanita dengan sistem kekebalan yang terganggu, seperti pada kasus HIV yang tidak diobati, proses ini dapat berlangsung lebih cepat, sekitar 5 hingga 10 tahun.

Baca Juga: Wanita Wajib Tahu Cara Mencegah Kanker Serviks Berikut Ini

Faktor risiko kanker serviks

Dilansir dari WebMD, Anda mungkin berisiko lebih tinggi terkena kanker serviks karena beberapa alasan:

  • Memulai hubungan seksual sebelum usia 18 tahun atau dalam waktu satu tahun setelah menstruasi pertama dapat meningkatkan risiko.
  • Mempunyai banyak pasangan seksual meningkatkan peluang terpapar HPV.
  • Konsumsi pil kontrasepsi hormonal untuk jangka waktu lebih dari lima tahun dapat meningkatkan risiko.
  • Kebiasaan merokok dapat memperparah risiko karena dapat menurunkan efisiensi sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi, termasuk HPV.
  • Sistem kekebalan yang tidak efektif kurang mampu melawan infeksi HPV yang persisten.
  • Memiliki penyakit menular seksual lain dapat meningkatkan risiko terinfeksi HPV.
  • Belum menerima vaksin HPV meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
  • Wanita yang telah mengalami tiga kehamilan atau lebih cenderung berisiko.

Nah, itulah ulasan lengkap terkait penyebab kanker serviks dan berbagai faktor risikonya. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan dan Berawan Mendominasi, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Sabtu (13/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Sabtu (13/6), didominasi berawan dan sebagian hujan, udara kabur, dan kabut di Batu.

Honor X5c Plus: Desain Mirip iPhone, Layar Lebar dan Baterai Awet

Honor X5c Plus punya layar 6,74 inci dan baterai 5.260 mAh. Namun, performa gaming beratnya perlu dipertanyakan.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok, Sabtu (13/6): Didominasi Berawan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat diprakirakan berawan pada Sabtu, 13 Juni, dengan hujan ringan di beberapa kota.

HP Android Honor X5c Plus: Desain Mirip iPhone, Tapi Hanya Punya Satu Kamera!

HP Android Honor X5c Plus menawarkan baterai besar dan OS terbaru. Namun, ada kompromi di layar dan kamera yang harus dipertimbangkan sebelum beli

Antisipasi Hujan di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Sabtu (13/6)

Hujan ringan mendominasi cuaca di Jawa Tengah besok, Sabtu (13/6), kecuali Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara dan Demak.

Harga Buyback Emas Hari Ini 12 Juni 2026: Antam Naik Rp 55.000, Galeri 24 Tertinggi

Kenaikan harga buyback emas terbesar pada hari ini di Hartadinata (HRTA). Namun, harga tertinggi masih dipegang Galeri 24.

Hasil Australian Open 2026, 5 Wakil Indonesia Melaju ke Babak Semifinal

Hasil Australian Open 2026 Babak Perempat Final, Jumat (12/6), 5 wakil Indonesia melangkah ke partai semifinal. Satu wakil lainnya terhenti.

Prakiraan Cuaca Banten di Akhir Pekan, Hujan Turun di Kota Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi berawan, sementara lusa akan turun hujan ringan di sejumlah kota.

Lakukan Transformasi, Re.juve Sajikan Wellness Secara Lebih Menyeluruh

Re.juve memperkenalkan babak baru perjalanannya lewat Re.juve Youthful Exhibit: The New Cycle of Re.juve. ​

Waspadai Hujan Petir, Begini Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di DKI Jakarta akan hujan ringan di sejumlah wilayah, sedangkan lusa diprediksi hujan petir di Jakarta Utara.