M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ketahui 6 Cara Mengatasi Mimisan pada Anak, Cek Juga Penyebabnya

Ketahui 6 Cara Mengatasi Mimisan pada Anak, Cek Juga Penyebabnya
Reporter: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID - Simak penyebab mimisan pada anak beserta penyebabnya. Kondisi keluarnya darah dari hidung bisa terjadi pada anak-anak secara tiba-tiba.

Mimisan atau epistaksis pada anak-anak dapat disebabkan oleh beberapa faktor.  Kondisi ini adalah umum yang sering terjadi pada anak-anak, terutama pada usia antara 2 hingga 10 tahun.

Epistaksis pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor baik dari psikis hingga kesehatan.

Nah, ada beberapa penyebab yang menjadi alasan mimisan bisa terjadi pada anak-anak.

Baca Juga: Jangan Asal Beri Pangan dalam Kemasan ke Anak, Lakukan Cek KLIK Dulu

Mimisan
Mimisan

Penyabab mimisan anak-anak

Beberapa penyebab umum termasuk:

  1. Hidung kering: Salah satu penyebab paling umum dari mimisan pada anak-anak adalah hidung kering. Udara kering atau perubahan cuaca dapat menyebabkan kulit dan selaput lendir di dalam hidung menjadi kering dan pecah, yang bisa menyebabkan pendarahan.
  2. Cedera atau trauma: Anak-anak aktif sering kali mengalami cedera ringan pada hidung, misalnya karena jatuh atau benturan. Benturan ini bisa menyebabkan perdarahan dari kapiler di dalam hidung.
  3. Pencabutan hidung: Anak-anak kadang-kadang mencoba mencabut kotoran atau lendir dari hidung dengan cara yang kasar, yang dapat menyebabkan pendarahan.
  4. Infeksi pernapasan: Infeksi virus seperti flu atau pilek dapat menyebabkan peradangan pada selaput lendir hidung dan menyebabkan mimisan.
  5. Alergi: Reaksi alergi terhadap alergen tertentu, seperti debu, bulu binatang, atau serbuk sari, bisa menyebabkan peradangan di hidung dan memicu mimisan.
  6. Gangguan pembekuan darah: Beberapa anak mungkin memiliki gangguan pembekuan darah atau kelainan darah lainnya yang dapat menyebabkan lebih rentan terhadap mimisan.
  7. Kebersihan hidung yang buruk: Kurangnya kebersihan hidung atau sering mengorek hidung dengan jari kotor dapat merusak selaput lendir dan menyebabkan mimisan.

Untuk ada beberapa langkah dalam mengatasi mimisan pada anak yang wajib diketahui orang tua.

Baca Juga: Wajib Dicoba! Begini Cara Ampuh Mengobati Radang Amandel pada Anak

Cara mengatasi mimisan pada anak

Berikut adalah cara mengatasi epistaksis pada anak dilansir dari Kidshealth.

1. Posisikan anak dengan tegak

Ketika mimisan terjadi pada anak, mintalah anak untuk duduk tegak atau berdiri. Condongkan tubuh anak sedikit ke depan untuk menghindari darah mengalir ke tenggorokan.

2. Tekan hidung bagian bawah

Instruksikan anak untuk menekan hidungnya dengan lembut menggunakan ibu jari dan telunjuk selama 5-10 menit. Hal ini membantu menghentikan perdarahan dengan menekan pembuluh darah yang mungkin pecah.

3. Larang anak mengorek hidung

Perintahkan anak untuk tidak mencubit atau mengorek hidungnya selama beberapa jam setelah mimisan berhenti. Tindakan tersebut dapat merusak lebih lanjut selaput lendir hidung dan memicu lebih banyak perdarahan.

4. Jaga kelembaban udara

Kondisi yang buruk seperti hidung kering dapat menjadi salah satu penyebab mimisan. Pastikan anak berada di lingkungan yang lembab, terutama di musim dingin atau di area dengan udara kering. Gunakan penghumidifikasi udara jika diperlukan.

5. Hindari iritasi

Saat anak menderita alergi, hindari paparan alergen yang dapat menyebabkan iritasi pada hidung. Selain itu, pastikan anak menjaga kebersihan hidung dengan cara yang lembut dan tidak kasar.

6. Segera hubungi dokter

Anda bisa pergi mencari dokter apabila terjadi: sering mimisan dalam kurun waktu 20 hingga 30 menit, adanya sesuatu yang masuk ke dalam hidungnya, kondisi memar, hingga pendarahan hebat dan luka pada gusi.

Dari beberapa tahapan terkait cara mengatasi mimisan pada anak beserta penyebabnya wajib diketahui oleh orang tua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?