MOMSMONEY.ID - Beragam karya anak mulai dari buku cerita, ilustrasi, hingga karya kreatif lainnya bisa ditemukan dalam Pameran Karya Raya 2026.
Mengusung tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, pameran ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil imajinasi sekaligus mengenalkan mereka pada dunia kreator sejak dini.
Pameran ini menjadi bagian dari perjalanan Karya Raya yang terus berkembang sejak pertama kali digelar. Memasuki tahun keempat, jumlah buku yang dihasilkan anak-anak melalui program tersebut telah mencapai 2.053 buku pada 2026.
Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dari 638 buku pada 2023, menjadi 1.081 buku pada 2024 dan 1.870 buku pada 2025.
Co-Founder Karya Raya Ernest Junius Wiyanto mengatakan, pertumbuhan tersebut bukan hanya terlihat dari jumlah buku yang semakin banyak. Lebih dari itu, semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk menemukan dirinya sebagai seorang kreator.
Baca Juga: Ramalan Shio Hari Ini Senin 14 September 2026, Ada Energi yang Berbeda
"Jauh lebih banyak anak yang menemukan jati kreator dalam dirinya tahun ini," kata Ernest saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Menurut Ernest, apresiasi terhadap karya anak menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Ketika hasil karya mereka mendapatkan perhatian dari orang lain, anak dapat mulai melihat dirinya sebagai seseorang yang mampu menciptakan sesuatu.
"Ketika coretan itu dihargai orang lain, anak mulai melihat dirinya sebagai pelukis. Ketika seorang anak menulis dan tulisannya menyentuh orang lain, anak itu melihat dirinya sebagai seorang penulis," ujarnya.
Hal tersebut juga dinilai semakin penting di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Saat ini, teknologi dapat menghasilkan tulisan, gambar, musik, hingga berbagai jenis konten dalam waktu singkat.
Karena itu, anak tetap perlu memiliki ruang untuk mengeksplorasi ide, berpikir kritis, membuat pilihan, dan menghasilkan karya berdasarkan imajinasi mereka sendiri.
Baca Juga: Pengalaman ke Luar Negeri Bisa Jadi Cara Anak Belajar Bahasa dan Mandiri
Tak hanya lewat pameran, tahun ini karya anak-anak Karya Raya juga mendapatkan ruang baru di Perpustakaan Jakarta melalui Karya Raya Corner.
Kehadiran corner tersebut merupakan hasil kolaborasi Karya Raya dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta serta Perpustakaan Jakarta.
Dengan begitu, buku-buku karya Young Author Karya Raya tidak hanya bisa dibaca secara digital melalui ByMe.Bookabook.id, tetapi juga dapat ditemukan dan dibaca langsung oleh pengunjung perpustakaan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono mengatakan, kesempatan berkarya perlu terbuka bagi anak-anak dari berbagai latar belakang.
Baca Juga: Ada Restoran Baru di PIM 1, Bawa Kuliner Sunda dengan Resep Sejak 1974
Menurutnya, proses yang dilalui anak saat membuat karya juga tidak kalah penting dari hasil akhirnya. Mulai dari mencari ide, mengembangkan gagasan, menuangkan imajinasi, hingga berani menunjukkan hasil karya menjadi bagian dari proses tumbuh anak.
"Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi tempat buku-buku yang telah selesai ditulis. Perpustakaan harus menjadi tempat cerita-cerita baru mulai dilahirkan," katanya.
Karya Raya juga mendapat pengakuan sebagai Program Unggulan DKI Jakarta dan menerima penghargaan Mitra Kolaborasi Terbaik 2025 dari Dispusip serta mencetak rekor MURI sebagai Pameran Buku Karya Anak Terbanyak.
Pameran Karya Raya 2026 berlangsung di Perpustakaan Jakarta pada 11 September hingga 2 Oktober 2026. Rangkaian acara kemudian berlanjut ke acara puncak di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki pada 3 Oktober 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News