M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Kapal Riset Kelautan OceanX Eksplorasi Laut Indonesia

Kapal Riset Kelautan OceanX Eksplorasi Laut Indonesia
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kapal riset kelautan OceanX telah merampungkan misi eksplorasi kelautan perdananya di perairan Indonesia, yang berakhir pada 25 Agustus 2024 di Bitung, Sulawesi. 

Kegiatan OceanX menandai tonggak penting dalam eksplorasi dan penelitian kelautan yang berkontribusi pada upaya sains dan konservasi di perairan Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turut bekerjasama dengan OceanX. 

Penelitian yang dilakukan OceanX mencakup penelitian keanekaragaman hayati untuk mendukung penetapan kawasan konservasi laut, pemahaman tentang ekosistem iklim dan paleoklimatologi, pengujian mikroplastik dan kualitas air, serta pemetaan batimetri dasar laut seperti zona Megathrust yang memiliki implikasi signifikan terhadap risiko dan mitigasi gempa bumi dan tsunami di masa mendatang.

Co-CEO dan Chief Science Officer OceanX, Vincent Pieribone, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi yang efektif dengan mitra dan ilmuwan Indonesia selama misi berlangsung. “Kami sangat gembira atas tuntasnya eksplorasi penelitian pertama kami di perairan Indonesia. Kolaborasi kami dengan para peneliti Indonesia telah menjadi kesuksesan yang luar biasa dan kami sangat antusias dengan implikasi jangka panjang yang akan diberikan data ini bagi sains dan konservasi,” kata Pieribone dalam keterangan tertulis. 

Sependapat dengan Pieribone, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenkomarves, Firman Hidayat, menekankan pentingnya misi tersebut secara lebih luas. "Misi ini adalah bagian dari komitmen Kemenkomarves untuk mendorong penelitian laut dalam, yang tidak hanya penting bagi pemahaman kita tentang sumber daya laut Indonesia yang sangat besar, tetapi juga bagi upaya pembangunan ekonomi dan mitigasi bencana. Temuan dari misi ini akan berdampak luas pada komunitas ilmiah dan pembangunan ekonomi Indonesia," kata Firman. 

Baca Juga: Kapal Induk China Memasuki Perairan Jepang untuk Pertama Kalinya

Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Mego Pinandito, menyoroti pentingnya misi ini bagi para peneliti Indonesia. "Kolaborasi ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengeksplorasi perairan kita dengan memanfaatkan teknologi mutakhir yang komprehensif dalam upaya memperdalam pengetahuan dan keahlian para periset di berbagai disiplin ilmu kelautan khususnya terkait laut dalam," kata Mego. 

Misi ini merupakan tonggak penting dan langkah maju dalam perkembangan bidang ilmu kelautan guna pemanfaatan dan konservasi sumberdaya laut secara berkelanjutan di Indonesia. 

Ketika melakukan pemetaan dasar laut seluas 2.833 km persegi pada misi tahap akhir, para peneliti menemukan lima gunung bawah laut yang sebelumnya belum terpetakan. Gunung-gunung bawah laut yang baru ini akan diberi nama oleh para ilmuwan dan ahli hidrografi Angkatan Laut RI. Penemuan ini menunjukkan betapa banyak lagi yang masih harus ditemukan dan dipahami tentang lingkungan laut Indonesia.

Setelah misi eksplorasi selesai, penelitian ilmiah ini akan terus berlanjut. Data dan sampel yang dikumpulkan selama ekspedisi akan dianalisis oleh para ilmuwan Indonesia. Hasil penelitian akan dibagikan melalui publikasi ilmiah, konferensi, dan kegiatan pemaparan yang ditujukan kepada komunitas ilmiah dan masyarakat umum. Pendekatan akses terbuka ini mendukung transparansi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara para peneliti dan institusi.

Misi yang dimulai pada tanggal 8 Mei di Batam (Kepulauan Riau) telah mengarungi perairan di sekitar Batam, Aceh, Padang, Jakarta, Bali, hingga Bitung selama tiga bulan lamanya. Di perairan Sumatera Barat, OceanX mendapati kawanan paus Omura dan karang laut dalam, sementara temuan awal dari penelitian juga menunjukkan adanya degradasi habitat dan penurunan jumlah ikan komersial—terutama untuk spesies paus dan lumba-lumba.

 Temuan tersebut merupakan hal penting dalam upaya pemahaman Spesies Langka, Terancam, dan Dilindungi (ETP) Indonesia sekaligus upaya perencanaan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.

Selain melakukan penelitian ilmiah, OceanX Education juga menyelenggarakan serangkaian program pendidikan, kunjungan mahasiswa, dan kuliah umum di universitas-universitas setempat. Young Explorers Program, sebuah program OceanX yang dirancang untuk memberikan mahasiswa pengalaman langsung dengan ilmu kelautan, penceritaan, dan operasi, melibatkan 19 peserta Indonesia dari sejumlah universitas seperti Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Gadjah Mada. 

Kegiatan ini juga melibatkan11 mahasiswa dari Amerika Serikat, Singapura, dan Filipina untuk terlibat langsung di atas kapal penelitian canggih, bergabung dengan kru OceanXplorer dalam dua ekspedisi untuk rute Jakarta -Bali, dan Bali -Bitung.

Tur edukasi pun diadakan di Jakarta dan Bali di atas kapal OceanXplorer, menjangkau lebih dari 450 siswa dan pendidik dan diselenggarakan melalui kemitraan dengan Tanoto Foundation. OceanX Education bertujuan untuk menginspirasi dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam ilmu kelautan dengan memberikan siswa dan pendidik pengalaman belajar langsung di bidang penelitian kelautan.

Tur Kuliah Umum (University Lecture Tours) yang diselenggarakan berkat kerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Pendidikan Indonesia juga telah diselenggarakan di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Udayana, dan Universitas Sam Ratulangi, yang dihadiri ratusan mahasiswa selama bulan Juli dan Agustus.

Misi Indonesia 2024 menjadi awal yang baik bagi komitmen jangka panjang OceanX untuk menjelajahi lautan Asia Tenggara, diikuti ekspedisi berikutnya yang direncanakan di Malaysia, Filipina, dan Thailand. Upaya berkelanjutan ini akan semakin memajukan pemahaman ilmiah tentang Asia Tenggara yang memiliki salah satu perairan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Warna Kabinet Dapur yang Terlihat Kuno di 2026, Begini Cara Ubah Tampilannya

Yuk cek warna kabinet dapur yang bikin tampilan terlihat kuno di tahun 2026, lengkap dengan solusi modern agar dapur Anda tetap estetik.​

Charlie Munger: Banyak Orang Gagal Kaya Bukan Karena Kurang Pintar, Ini Alasannya

Yuk simak kesalahan finansial yang sering terjadi, ini kunci penting agar kekayaan kamu tumbuh stabil dan tidak habis sia-sia.​

Promo Minuman J.CO Berakhir Hari Ini, Jangan Lewatkan Bundling Hemat Favorit

Promo J.CO berakhir 29 Maret 2026. Ada diskon bundling minuman cup hingga 2 literan. Cek pilihan paketnya di sini!

7 Khasiat Jahe untuk Mengatasi Migrain yang Jarang Diketahui

Intip beberapa khasiat jahe untuk mengatasi migrain yang jarang diketahui berikut ini, yuk!            

Infinix Note 50: Rahasia AI Canggih Ubah Fotografi & Komunikasi

Fitur AI Infinix Note 50 ternyata lebih dari sekadar asisten biasa. Membeli ponsel ini bisa mengubah cara berkomunikasi dan berkreasi. 

Produktivitas Kerja Anjlok Usai Libur Panjang? 5 Trik Ini Bikin Semangat Balik

Lesu pasca-libur panjang Idulfitri? Jangan biarkan produktivitas kerja menurun. Simak 5 cara ampuh agar semangat kembali dan fokus kerja optimal.

10 Hal yang Diprediksi Jadi Lebih Murah Berkat AI, Peluang Hemat Kelas Menengah

Cek yuk, 10 hal yang diprediksi jadi lebih murah berkat AI dan bagaimana dampaknya bagi keuangan Anda ke depan.​

Pecinta Fantasi? 7 Drakor Time Travel Terbaik Ini Wajib Anda Tonton

Dari romansa fantasi hingga misteri kriminal, drakor time travel punya segalanya. Intip daftar lengkapnya untuk petualangan lintas waktu.

8 Manfaat Kesehatan Jalan Kaki yang Tak Banyak Diketahui

Intip beberapa manfaat kesehatan jalan kaki yang tak banyak diketahui. Apa sajakah itu?              

5 Ide Desain Kamar Mandi Nyaman dan Estetik yang Mudah Ditiru di Rumah

Berikut adalah 5 ide desain kamar mandi yang praktis, aman, dan estetik agar bikin rumah kamu makin nyaman setiap hari.​