M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Jelang Libur, IPOT Rekomendasi 3 Saham Siap Breakout untuk Pekan Ini

Jelang Libur, IPOT Rekomendasi 3 Saham Siap Breakout untuk Pekan Ini
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Indo Premier Sekuritas (IPOT) optimistis peluang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  menyentuh level 9.000 hingga akhir 2025 tetap terbuka, meski tersisa lima hari bursa.

David Kurniawan, Equity Analyst IPOT, menegaskan IHSG bisa menyentuh level 9.000, apabila ada belanja pemerintah dan kebijakan fiskal yang signifikan. Didukung pelonggaran moneter yang berlanjut, pemulihan kondisi global dan stabilitas makro, re-rating valuasi, perbaikan kinerja korporasi serta peningkatan minat investor.

Adapun pekan ini, dengan hanya tiga hari perdagangan, karena cuti bersama Hari Raya Natal, David menganjurkan para trader dan investor untuk mencermati sentimen kunci pekan ini, yaitu Framework Agreement AS-Indonesia. Di mana pejabat AS menyatakan bahwa kesepakatan ini terancam batal, karena Indonesia dianggap backtracking terhadap komitmen yang sudah disepakati pada Juli.

Baca Juga: IHSG Bisa Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (22/12/2025)

Merespons dinamika market  saat ini, IPOT merekomendasikan strategi investasi pada saham-saham yang siap breakout. Berikut tiga saham yang direkomendasikan untuk pekan ini:

1. Buy on pullback ARCI (Entry: Rp 1.500-Rp 1.550, Target harga: Rp 1.700 (13,33%), Stop loss: Rp 1.440 dan Risk to Reward Ratio 1:3,3). 

Emiten PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) layak trading pekan ini, karena harga komoditas emas kembali all time high. Saham ARCI dalam jangka pendek masih bertahan di MA5, serta price action ada indikasi konsolidasi low volume.

2. Buy ASSA (Entry: Rp 1.180, Target harga: Rp 1.280, Stop loss: Rp 1.130 dan Risk to Reward Ratio 1:2,0). 

Saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menarik untuk ditradingkan pekan ini, karena dalam jangka pendek konsisten uptrend pada Jumat pekan lalu rejection dari MA20.

3. Buy on breakout UNVR (Entry: Rp 2.800, Target harga: Rp 3.000, Stop loss: Rp 2.700 dan Risk to Reward Ratio 1:2,0). 

Emiten PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menolak turun di bawah MA20 dan price action mengindikasikan potential breakout, sehingga layak ditradingkan pekan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​