MOMSMONEY.ID - Pisang, terong, dan bawang putih ternyata bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi dan mencegah penyakit jantung.
Membatasi asupan lemak jenuh dan lemak trans yang banyak ditemukan dalam daging berlemak, mentega, gorengan, dan camilan olahan sangat penting untuk menjaga kadar kolesterol tetap sehat.
Marie Lorraine Johnson, dokter ahli gizi dari Medicalnewstoday.com, menjelaskan, kolesterol adalah zat lemak yang mengalir di dalam aliran darah sebagai bagian dari low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein (HDL).
Kolesterol LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat karena dapat menyebabkan penumpukan endapan lemak di dalam pembuluh darah.
Endapan ini dapat menghambat aliran darah dan memicu serangan jantung atau stroke. Sementara itu, HDL atau kolesterol baik membantu mengeluarkan kolesterol dari dalam tubuh melalui hati.
Baca Juga: Kolesterol Jahat Naik? Kenali Makanan Berikut, Bantu Cegah Risiko Penyakit Jantung
Kadar HDL yang tinggi dapat menurunkan risiko masalah jantung dan stroke.
Jenis makanan yang dapat menurunkan kolesterol jahat
Berikut adalah berbagai jenis makanan yang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat
1. Pisang
Pisang kaya akan serat larut dan kalium. Jika dikonsumsi dalam batas wajah, keduanya dapat memberikan dampak positif seperti memperlancar proses pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, dan menurunkan tekanan darah.
2. Terong
Terong memiliki kandungan serat pangan yang tinggi, satu cangkir terong mengandung 2,4 gram (g) serat. Menurut American Heart Association, serat membantu memperbaiki kadar kolesterol dalam darah.
Selain itu, serat juga dapat mengurangi risiko berbagai kondisi kesehatan, seperti penyakit jantung, stroke, obesitas dan diabetes tipe 2.
2. Okra
Okra merupakan sayuran yang tumbuh di iklim hangat dan dibudidayakan di seluruh dunia. Zat seperti gel di dalam okra yang disebut mucilage dapat membantu menurunkan kolesterol dengan cara mengikatnya selama proses pencernaan.
Hal ini membantu kolesterol keluar dari tubuh melalui tinja.
3. Apel
Mengonsumsi dua buah apel sehari dapat menurunkan kadar kolesterol total maupun kolesterol LDL. Apel juga menurunkan kadar trigliserida, yaitu sejenis lemak yang masuk ke dalam aliran darah setelah makan.
Satu buah apel dapat mengandung 3-7 gram serat pangan, tergantung pada ukurannya. Selain itu, apel mengandung senyawa yang disebut polifenol yang memberikan dampak positif terhadap kadar kolesterol.
Baca Juga: Pemilihan Jenis Susu Ubah Kadar Kolesterol Darah Harian, Jangan Salah Porsi!
4. Alpukat
Alpukat kaya akan nutrisi yang menyehatkan jantung. Mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari dapat memperbaiki risiko penyakit kardiovaskular, khususnya dengan menurunkan kolesterol LDL tanpa menurunkan kolesterol HDL.
Satu cangkir alpukat mengandung 14,7 gram lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan kadar kolesterol LDL, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
5. Ikan
Lemak omega-3 seperti asam eikosapentaenoat (EPA) merupakan lemak tak jenuh ganda esensial yang ditemukan dalam ikan seperti salmon, makarel, dan sarden. Lemak ini memiliki manfaat yang telah terdokumentasi dengan baik dalam melawan peradangan dan menjaga kesehatan jantung.
EPA dapat membantu melindungi pembuluh darah dan jantung dari penyakit dengan cara menurunkan kadar trigliserida. Ini adalah salah satu dari sekian banyak cara EPA dapat mencegah aterosklerosis dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Manfaat lain bagi kesehatan jantung mencakup pencegahan pembentukan kristal kolesterol di dalam arteri, pengurangan peradangan, serta peningkatan fungsi kolesterol HDL.
6. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik. Lemak ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, terutama jika digunakan sebagai pengganti lemak jenuh dalam pola makan sehari-hari.
Kacang-kacangan juga kaya akan serat yang membantu mencegah tubuh menyerap kolesterol serta mendukung pengeluarannya dari dalam tubuh. Berbagai jenis kacang cocok dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang menyehatkan jantung dan menurunkan kolesterol, antara lain:
- Almond
- Kenari
- Pistachio
- Hazelnut
- Mete
Baca Juga: Kolesterol Baik Melonjak Lewat Pilates: Rahasia Efektif Perbaiki Profil Lipid
7. Kedelai
Kedelai dan produk olahannya seperti tahu, susu kedelai, tempe dan yogurt kedelai sangat cocok untuk pola makan yang bertujuan menurunkan kolesterol. Asupan protein kedelai sebanyak 25 gram per hari selama 6 minggu mampu menurunkan kolesterol LDL sebesar 4,76 miligram per desiliter.
Protein kedelai dapat menurunkan kolesterol LDL sekitar 3–4% pada orang dewasa, menjadikannya komponen penting dalam pola makan yang menyehatkan jantung dan membantu menurunkan kolesterol.
8. Bawang putih
Bawang putih dapat digunakan dalam berbagai hidangan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bawang putih dapat membantu mengatur kadar kolesterol dalam serum.
9. Kale
Kale merupakan sumber serat yang sangat baik, serta mengandung berbagai nutrisi lainnya. Satu cangkir kale rebus mengandung 4,7 gram serat.
Asupan serat pada kale bantu menurunkan kadar lemak dalam darah serta tekanan darah. Menambahkan lebih banyak serat ke dalam pola makan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL.
Kale juga sangat kaya akan antioksidan yang baik untuk jantung dan membantu mengurangi peradangan. Inilah manfaat pisang hingga bawang putih dalam menurunkan kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News