MOMSMONEY.ID - Pilates dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Exercise, Nutrition & Biochemistry pada tahun 2014 menunjukkan, mengikuti kelas Pilates secara konsisten dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik.
James Beckerman, dokter kardiologi dari Webmd.com, menyampatikan, kolesterol adalah zat lemak yang dikenal sebagai lipid yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk pembentukan sel-sel baru. Tubuh dapat memproduksi kolesterol sendiri atau mendapatkannya dari makanan yang dikonsumsi.
Anda dapat menjalani tes darah yang disebut Lipoprotein Panel untuk mengukur kadar kolesterol.
Baca Juga: Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat
Daftar makanan yang mengandung kolesterol jahat
Makanan yang tinggi lemak jenuh atau lemak yang berasal dari sumber hewani dan lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol. Berikut ini adalah beberapa contohnya:
- Lemak jenuh: Lemak babi, mentega, keju, lemak hewani, minyak kelapa dan daging merah
- Makanan olahan: Roti, kue, biskuit, keripik, produk yang mengandung lemak terhidrogenasi, makanan yang digoreng, margarin, serta selai
Bagaimana cara menurunkan kadar kolesterol tinggi?
Kunci utama untuk menurunkan kolesterol tinggi sama untuk berbagai kondisi kesehatan lainnya. Penderita kolesterol tinggi bisa berolahraga, menerapkan pola makan sehat, dan menjaga berat badan ideal.
Kelas Pilates sangat efektif untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) karena memiliki intensitas menengah hingga tinggi. Pilates juga mencakup latihan ketahanan (resistance training) sekaligus latihan kardiovaskular.
Bagi para pekerja kantoran yang sibuk, kelas Pilates sangat efisien dari segi waktu karena hanya satu jam tiap sesinya.
Baca Juga: Minuman Terbaik di Pagi Hari: Bantu Rontokkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat
Daftar latihan yang bisa menurunkan kolesterol tinggi
Selain pilates, lakukan berbagai latihan berikut untuk menurunkan kolesterol tinggi:
1. Latihan interval intensitas tinggi
Latihan ini merupakan salah satu cara paling efisien untuk mengurangi kolesterol dan menurunkan persentase lemak tubuh secara keseluruhan. Latihan interval intensitas tinggi menggabungkan latihan berat dengan istirahat singkat yang disebut periode pemulihan di antara setiap latihan.
Pada level tertentu, sesi latihan interval intensitas tinggi biasanya berlangsung antara 15 hingga 30 menit. Karena merupakan jenis latihan yang sulit, dibutuhkan motivasi yang cukup besar untuk mempertahankan program yang konsisten.
Anda perlu menghindari latihan interval intensitas tinggi jika memiliki masalah persendian, kesehatan jantung yang buruk, atau nyeri punggung.
2. Latihan kekuatan
Mengangkat beban meningkatkan laju metabolisme dan mempertahankan tingkat pembakaran lemak yang efisien yang membuat lemak terus terbakar setelah berolahraga. Selain membakar lemak, latihan angkat beban juga membangun otot dan membentuk tubuh.
Untuk hasil terbaik, latihan kekuatan harus dikombinasikan dengan latihan interval intensitas tinggi dan latihan kardio seperti berlari, berenang, atau bersepeda.
Baca Juga: Makanan Tinggi Lemak Jenuh Ini Bikin Kolesterol & Asam Lambung Naik!
3. Berlari atau jalan cepat
Berlari dan jalan cepat adalah cara yang sangat baik untuk menjaga kesehatan, membakar kalori, dan mengurangi persentase lemak tubuh yang membantu menurunkan kolesterol.
4. Latihan menggunakan elliptical trainer
Menggunakan elliptical trainer adalah latihan kardio berdampak rendah namun efektif. Melakukan latihan elliptical trainer selama 30 menit dapat membakar sekitar 300 kalori dan membantu menghindari keausan pada persendian yang dapat terjadi akibat berlari.
5. Bersepeda
Bersepeda juga lebih ramah bagi persendian dan merupakan cara efektif untuk menurunkan kadar kolesterol. Dengan kecepatan dan intensitas tinggi, Anda dapat membakar hingga 500 kalori selama latihan 30 menit.
Demikian manfaat pilates untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News