M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Jangan Sampai Salah! Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan Kusta Berikut Ini

Jangan Sampai Salah! Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan Kusta Berikut Ini
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Kusta atau lepra disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini dapat menular dari satu orang ke orang lainnya melalui percikan cairan dari saluran pernapasan (droplet), yaitu ludah atau dahak, yang keluar saat batuk atau bersin, dikutip dari WebMD.

Gejala kusta pada awalnya tidak tampak jelas. Bahkan, pada beberapa kasus gejala kusta baru bisa terlihat setelah bakteri kusta berkembang biak dalam tubuh penderita selama 20–30 tahun.

Beberapa gejala kusta yang dapat dirasakan penderitanya adalah:

Baca Juga: 5 Tanaman Herbal yang Bisa Menyembuhkan Penyakit Cacar Air

1. Mati rasa di kulit, termasuk kehilangan kemampuan merasakan suhu, sentuhan, tekanan, atau rasa sakit

2. Muncul lesi pucat, berwarna lebih terang, dan menebal di kulit

3. Muncul luka tapi tidak terasa sakit

4. Pembesaran saraf yang biasanya terjadi di siku dan lutut

5. Otot melemah, terutama otot kaki dan tangan

6. Kehilangan alis dan bulu mata

7. Mata menjadi kering dan jarang mengedip

8. Mimisan, hidung tersumbat, atau kehilangan tulang hidung

Kusta dapat menular jika seseorang terkena percikan droplet dari penderita kusta secara terus-menerus dalam waktu yang lama. Hal ini menunjukkan bahwa bakteri penyebab lepra tidak dapat menular ke orang lain dengan mudah.

Selain itu, bakteri ini juga membutuhkan waktu lama untuk berkembang biak di dalam tubuh penderita.

Baca Juga: 5 Penyakit yang Sering Terjadi pada Bayi di Tahun Pertama

Perlu dicatat, seseorang dapat tertular kusta jika mengalami kontak dengan penderita dalam waktu yang lama. Seseorang tidak akan tertular kusta hanya karena bersalaman, duduk bersama, atau bahkan berhubungan seksual dengan penderita. Kusta juga tidak ditularkan dari ibu ke janin yang dikandungnya.

Selain penyebab di atas, ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kusta, di antaranya:

1. Bersentuhan dengan hewan penyebar bakteri kusta, seperti armadillo atau simpanse

2. Menetap atau berkunjung ke kawasan endemik kusta

3. Memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh

Sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah kusta. Diagnosis dini dan pengobatan yang tepat merupakan pencegahan yang paling baik untuk mencegah komplikasi sekaligus mencegah penularan lebih luas.

Selain itu, menghindari kontak dengan hewan pembawa bakteri kusta juga penting untuk mencegah kusta. 

Gerakan terpadu untuk memberikan informasi mengenai penyakit kusta kepada masyarakat, terutama di daerah endemik, merupakan langkah penting dalam mendorong para penderita untuk mau memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan.

Pemberian informasi ini juga diharapkan dapat menghilangkan stigma negatif tentang kusta dan diskriminasi terhadap penderita kusta. 

Selanjutnya: Ketahui Penyebab Biang Keringat yang Sangat Mengganggu Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perlindungan Perempuan dari Kekerasan Penting, Bagian dari Kesehatan Masyarakat

FNM Society dan Takeda mendorong penguatan peran perempuan dalam kesehatan masyarakat dan perlindungan dari kekerasan.

Starbucks Tawarkan Menu dan Merchandise Bertema Harry Potter di Indonesia

​Starbucks melakukan kolaborasi dengan Harry Potter lewat minuman tematik, dessert, hingga koleksi merchandise yang terinspirasi dunia sihir.

Mau Pulang Kampung? Ini Tips Mudik Aman dan Nyaman dari Cermati

​Menjelang Lebaran, Cermati membagikan sejumlah tips agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.

Mudik Tetap Segar, Zinc Sediakan Keramas Gratis di Posko Mudik Rest Area Ini

​Selama 16–19 Maret 2026, pemudik bisa menikmati berbagai fasilitas penyegar dari Zinc di rest area berikut ini.

Samsung Rilis Galaxy Buds4 Series, Fokus Tingkatkan Kualitas Panggilan

​Samsung memperkenalkan earbuds terbaru melalui Galaxy Buds4 Series yang membawa peningkatan kualitas panggilan berkat teknologi HD Voice.

Kuliah di Lingkungan Internasional, Ini Manfaat yang Bisa Mahasiswa Peroleh

Kampus dengan banyak mahasiswa internasional tak hanya menawarkan pendidikan akademik, tetapi juga pengalaman belajar lintas budaya.

Kota & Kabupaten Ini Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (15/3)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu 15 Maret 206 dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota di Indonesia berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (15/3), Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Minggu 15 Maret 206 hujan sangat lebat dan hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo JSM Alfamart Periode 13-18 Maret 2026, Khong Guan-Nissin Diskon Besar

Cek katalog promo JSM Alfamart Spesial Idul Fitri periode 13-18 Maret 2026 di sini untuk belanja kebutuhan Lebaran.

Hasil Swiss Open 2026: Jafar/Felisha Kandas, Indonesia Sisakan 4 Wakil di Semifinal

Sebanyak 4 wakil Indonesia memastikan tempat di Babak Semifinal Swiss Open 2026, termasuk Anthony Sinisuka Ginting.