MOMSMONEY.ID - Pisang dapat meningkatkan kadar gula darah, tetapi jumlahnya bergantung pada ukuran dan kematangannya. Pisang yang masih hijau atau belum matang menghasilkan tunas yang lebih kecil dibandingkan pisang yang sudah sangat matang.
Aviv Joshual, dokter ahli gizi dari Verywellhealth.com, mengatakan, mengonsumsi dalam porsi yang lebih kecil dan memadukannya dengan protein atau serat juga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah.
Pisang matang berukuran sedang memiliki GI sekitar 51, sehingga termasuk dalam kategori makanan dengan GI rendah.
Biasanya, pisang tidak akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang tajam. Pisang mengandung gula alami yaitu karbohidrat yang dicerna dan diserap ke dalam aliran darah.
Baca Juga: Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini
Mendinginkan pisang bisa memperlambat pematangan dengan menjaga pati dan menunda konversinya menjadi gula.
Tips mengonsumsi pisang tanpa meningkatkan gula darah
Simak berbagai tips mengonsumsi pisang tanpa meningkatkan gula darah:
1. Pilih pisang yang masih hijau atau belum matang
Kandungan pati resisten (karbohidrat yang tahan terhadap pencernaan di usus kecil) yang lebih tinggi pada pisang yang lebih hijau memperlambat pencernaan. Hal tersebut menjaga indeks glikemik tetap rendah, dan mengurangi lonjakan gula darah.
2. Perhatikan ukuran porsi
Buah-buahan dengan indeks glikemik rendah pun dapat meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Konsumsilah pisang berukuran kecil atau bagi pisang yang lebih besar menjadi dua porsi dan makanlah secara berkala.
3. Padukan dengan protein, serat, atau lemak sehat
Memadukan pisang dengan protein, serat, atau lemak sehat dapat mengimbangi peningkatan kadar gula darah. Cobalah makan pisang dengan segenggam kacang, mencampurnya ke dalam smoothie dengan yogurt, dan menambahkannya ke dalam oatmeal yang direndam semalaman.
4. Simpan pisang di tempat sejuk
Menyimpan pisang di lemari es dapat memperlambat pematangan dan menjaga indeks glikemik tetap rendah.
Baca Juga: Gula Darah Tinggi Saat Hamil Picu Preeklampsia, Keguguran & Kelahiran Prematur
Apa yang terjadi pada gula darah saat makan pisang dengan selai kacang?
Pisang dengan selai kacang adalah camilan yang lezat, mengenyangkan, dan sehat. Penderita gula darah tinggi boleh menikmati pisang kecil dengan selai kacang alami.
Mengonsumsi pisang dengan selai kacang tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah, karena protein dan lemak sehat dalam selai kacang serta serat dalam pisang membantu memperlambat penyerapan gula. Untuk menghindari lonjakan gula darah, pilihlah pisang kecil yang agak hijau.
Pisang tersebut mengandung lebih sedikit gula dan lebih banyak serat. Gunakan hanya selai kacang alami yang bebas dari tambahan gula dan pengawet.
Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil berkat protein dan lemak sehat dalam selai kacang, serta serat dalam pisang. Berikut berbagai manfaat mengonsumsi pisang dengan selai kacang alami:
1. Kadar gula darah tetap stabil
Mengonsumsi karbohidrat seperti yang terdapat dalam pisang bersamaan dengan lemak tak jenuh yang ditemukan dalam kacang tanah atau selai kacang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Sumber protein lain yang bisa dikonsumsi bersama pisang antara lain kacang-kacangan, keju cottage, atau greek yogurt.
Mengonsumsi makanan kaya protein merupakan cara efektif untuk menjaga berat badan yang sehat.
2. Pencernaan melambat
Camilan yang kaya protein, serat, dan lemak sehat memperlambat penyerapan gula di usus. Pisang mengandung serat larut dan pati resisten yang tidak diserap oleh tubuh.
Serat-serat ini menciptakan zat seperti gel di perut, memperlambat pencernaan dan membantu mencegah lonjakan gula darah.
3. Tekanan darah menurun
Pisang kaya akan kalium, mineral penting yang mendukung kesehatan jantung. Kalium membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh, mencegah retensi cairan dan menurunkan tekanan darah.
Individu yang mengonsumsi makanan kaya buah-buahan, seperti pisang cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah.
Baca Juga: Berat Badan Turun 7% Kendalikan Gula Darah & Cegah Diabetes Tipe 2 di Masa Depan
4. Asupan magnesium meningkat
Kacang tanah dan pisang sama-sama mengandung magnesium, mineral yang dapat memengaruhi risiko gula darah tinggi. Penderita gula darah tinggi seringkali memiliki kadar magnesium yang rendah.
Meningkatkan asupan magnesium dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengatur kadar gula darah. Inilah manfaat makan pisang dengan selai kacang untuk penderita gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News