M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Salah Pilih! Ini Jenis Masker Paling Efektif untuk Lindungi dari Abu Vulkanik

Jangan Salah Pilih! Ini Jenis Masker Paling Efektif untuk Lindungi dari Abu Vulkanik
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Jenis masker apa yang efektif untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik ya?

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak 4 hingga 6 September 2026 telah menyebabkan sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah di Indonesia. 

Otomatis, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, karena paparan abu vulkanik tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga mengancam kesehatan, terutama kesehatan pernapasan.

Di sinilah peran perlindungan diri menjadi sangat penting, dan salah satu alat perlindungan diri yang wajib Anda kenakan adalah masker.

Baca Juga: Dampak Erupsi Gunung Berapi, Kenali 5 Bahaya Abu Vulkanik bagi Kesehatan Anda

Namun, tidak semua jenis masker bisa efektif untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik ya. Apalagi abu vulkanik sendiri terdiri dari partikel yang tajam dan sangat berbahaya.

Sehingga, masker yang Anda pilih harus benar-benar tepat dan partikel tersebut tidak menembus masker yang Anda gunakan.

Berikut jenis-jenis masker yang bisa melindungi diri Anda dari polusi, bersumber dari www.alodokter.com:

1. Masker N95

Masker N95 memiliki kemampuan untuk menyaring sekitar 95% partikel debu dan polutan yang sangat kecil ukurannya di udara. Selain itu, masker ini juga efektif untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri.

Namun kelemahannya, masker ini tidak bisa menutupi wajah secara maksimal. Terutama bagi anak-anak dan orang yang memiliki jenggot atau kumis tebal. 

Tak hanya itu, penggunaan masker N95 juga bisa membuat kesulitan penggunanya ketika bernapas. Jadi, masker ini kurang tidak efektif jika digunakan bagi orang yang menderita penyakit pernapasan.

Baca Juga: Update Terkini: 7 Bandara Ini Perpanjang Penutupan hingga Jam 18.00 WIB

2. Masker KN95

Jenis masker berikutnya adalah masker KN95 yang kemampuannya hampir sama dengan masker N95. Masker ini bisa menyaring sekitar 95% partikel polutan di udara.

Bahkan, masker ini juga sudah memenuhi standar internasional, lo. Karena ia bisa menyaring partikel besar dan kecil. 

Jadi, masker KN95 memiliki perlindungan yang sangat baik dari polusi udara, virus, maupun bakteri dibanding dengan masker lainnya.

3. Masker KF94

Masker KF94 memiliki kemampuan yang mirip dengan masker N95 dan KN95. Di mana bisa menyaring sekitar 94% polutan di udara.

Kelebihan lainnya, masker ini juga bisa Anda sesuaikan dengan bentuk wajah. Dengan begitu, Anda bisa menutup celah-celah di pinggir masker agar polusi tidak bisa masuk.

Baca Juga: Ini 7 Manfaat Air Kelapa yang Kaya Antioksidan, Bisa Cegah Batu Ginjal

4. Masker bedah

Jenis masker bedas paling banyak digunakan orang saat sedang beraktivitas di luar rumah. Hal ini karena lebih mudah dan fleksibel saat memakainya, bahkan tidak mengganggu pernapasan Anda.

Namun, masker ini kurang efektif untuk menyaring polusi dan debu. Hal ini karena tujuan dari masker bedah adalah mencegah dari penyebaran penyakit akibat air liur. Bukan untuk melindungi diri dari polusi maupun bakteri.

5. Masker kain

Jenis masker yang terakhir adalah masker kain. Walaupun masker ini tidak bisa menyaring lebih baik dari masker lainnya, namun masker ini masih bisa diandalkan untuk melindungi diri dari paparan debu dan partikel polutan.

Masker kain akan lebih bekerja secara maksimal jika lapisan kainnya benar-benar rapat. Jadi bisa melindungi Anda dari percikan ludah dari orang lain.

Baca Juga: Hujan Abu Lebat, Ini Bahaya Potensi Letusan Susulan Anak Krakatau

Mana yang efektif melindungi dari abu vulkanik?

Lalu, masker jenis apa yang efektif untuk melindungi diri dari abu vulkanik?

Jawabannya adalah masker N95 dan KN95. Hal ini karena masker N95 memiliki kemampuan untuk menyaring partikel halus hingga 95%. Selain itu, kemampuan yang hampir sama juga bisa Anda dapatkan dari masker KN95.

Jadi, dalam upaya melindungi diri dari paparan abu vulkanik yang bersifat tajam dan berbahaya bagi pernapasan itu, sebaiknya memilih masker yang memiliki kemampuan baik dalam memfiltrasi partikel halus.

Namun, jika Anda kesulitan untuk mendapatkan masker jenis N95 atau KN95, Anda bisa memilih masker kain. Meskipun kemampuan masker kain tidak lebih baik dari N95 atau KN95, namun memakai masker kain akan lebih baik daripada tidak memakai sama sekali. Terutama bagi Anda yang menjalankan aktivitas di luar rumah.

Itulah penjelasan terkait jenis masker yang banyak ditemukan di tengah masyarakat dan pemilihan masker yang efektif ketika berhadapan dengan abu vulkanik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Pastikan Medali, 4 Wakil Indonesia ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 babak perempatfinal, Minggu (27/9), empat wakil Indonesia melaju ke babak semifinal dan pastikan medali.

Anak Belajar Bukan Hanya dari Rumah, Begini Pengaruh Lingkungan di Sekitarnya

Cara anak berpikir dan membayangkan masa depan tak hanya terbentuk dari keluarga, tetapi juga dari orang-orang yang ditemuinya setiap hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/9), Hujan Lebat Guyur 3 Daerah di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (28/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.​

Bukan Sekadar Cari Informasi, Ini Pentingnya Anak Rajin Membaca di Era AI

Di tengah banjir informasi dari AI dan media sosial, anak perlu belajar memahami, membandingkan, dan mempertanyakan informasi.

Hujan Lebat Turun di 20 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 28 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

4 Langkah Cespleng Agar Terhindar dari Paparan Debu Saat Beraktivitas

Debu luar ruangan imbas dari kemarau berkepanjangan bisa mengganggu kesehatan terutama pernapasan, ada baiknya tetap waspada.

Program Laksmi Mendorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Kementerian UMKM merilis Program Laksmi yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian pengusaha mikro perempuan dalam berusaha.

Shopee Ajak Anak Muda Pakai Batik Lewat Festival Batik Nusantara

Shopee melalui Shopee Pilih Lokal menghadirkan Festival Batik Nusantara mulai 25 September hingga 2 Oktober 2026.​

Duolingo Mencatat Minat Masyarakat Indonesia Belajar Bahasa Asing Melonjak

Indonesia merupakan salah satu dari lima pasar Duolingo dengan pertumbuhan pengguna aktif harian tercepat di dunia dari tahun ke tahun.​

Film Agensi Rumah Tangga Raih 1 Juta Penonton

Film Agensi Rumah Tangga yang diproduksi oleh Starvision dan disutradarai berhasil meraih 1.003.835 penonton​.