MOMSMONEY.ID - Sisa potongan kain atau limbah wastra tidak selalu berakhir menjadi sampah. Dengan kreativitas dan sentuhan desain, material yang kerap dianggap tidak terpakai itu bisa diubah menjadi produk fashion baru yang memiliki nilai tambah.
Hal inilah yang ditunjukkan Pendopo melalui program Jejak Baru Limbah Wastra. Dalam inisiatif tersebut, sisa kain wastra diolah kembali menjadi koleksi busana dan sepatu hasil kolaborasi dengan desainer Adrie Basuki dan Yongki Komaladi.
Pendekatan ini menjadi salah satu cara memanfaatkan limbah tekstil sekaligus memperpanjang umur pakai kain. Alih-alih dibuang, potongan-potongan wastra dapat disusun, dipadukan, dan diolah menjadi produk baru dengan desain yang berbeda dari bahan aslinya.
Menurut Pendopo, program Jejak Baru Limbah Wastra berangkat dari gagasan bahwa sisa kain bukanlah akhir dari sebuah proses produksi.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah Gaya, Ikuti 5 Tips Tampil Stylish Ini biar Jadi Pusat Perhatian
Limbah tersebut justru dapat menjadi bahan baku untuk menciptakan karya baru yang tetap memiliki nilai estetika.
Head of Pendopo Putu Laura mengatakan, upaya tersebut sejalan dengan komitmen untuk terus menghadirkan budaya Indonesia dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendukung para pelaku usaha lokal.
"Selama 15 tahun, Pendopo tidak hanya menjadi ruang bagi produk-produk lokal untuk berkembang, tetapi juga menjadi wadah yang menghubungkan karya para perajin Indonesia dengan generasi masa kini," ujar Putu Laura.
Pemanfaatan limbah wastra juga dinilai dapat menjadi salah satu langkah menuju praktik fashion yang lebih berkelanjutan.
Selain mengurangi sisa bahan produksi, cara ini turut membuka peluang lahirnya produk-produk unik yang mengangkat kembali kekayaan motif dan tekstil Nusantara.
Melalui pengolahan kreatif, limbah kain yang sebelumnya tidak terpakai pun dapat berubah menjadi karya fashion yang tetap fungsional sekaligus bernilai budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News