M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

IOTF Amankan Bisnis Lokal, Gandeng Raksasa Digital Tiongkok Hadapi Ekonomi Global

IOTF Amankan Bisnis Lokal, Gandeng Raksasa Digital Tiongkok Hadapi Ekonomi Global
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Di tengah perang tarif global yang menimbulkan ketidakpastian ekonomi, pemilik merek GPS Tracker Fox Logger, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), mengambil langkah cerdas.

Mereka fokus memperkuat bisnis di dalam negeri dan menggandeng perusahaan ERP Cloud terbesar di Tiongkok, Kingdee International Software Group., untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

CEO IOTF Alamsyah Cheung menjelaskan, perang tarif tidak terlalu berpengaruh langsung pada bisnisnya karena pasar IOTF saat ini sepenuhnya ada di Indonesia.

"Pasar kami saat ini sepenuhnya ada di dalam negeri. Justru situasi ini mengingatkan kita pentingnya memperkuat transaksi berbasis rupiah dan meminimalkan eksposur terhadap fluktuasi mata uang asing," ujarnya dalam siaran pers, Senin (27/4). 

Langkah ini dilihat sebagai cara aman untuk menjaga bisnis tetap stabil saat ekonomi global bergejolak.

Baca Juga: 56% Ekonom Dunia Proyeksi Ekonomi Global di 2025 Tak Baik-baik Saja

Selain fokus di dalam negeri, IOTF juga berupaya meningkatkan kualitas layanan dan kinerja internal agar tetap unggul. "Nilai tambah kami ada pada manusia, bukan hanya teknologi. Maka dari itu, kami perkuat dari dalam," lanjut Alamsyah.

Tujuannya adalah agar pelanggan tetap setia menggunakan Fox Logger, yang terbukti efektif menjaga penjualan meski kondisi pasar tidak pasti.

Langkah penting lainnya adalah kerja sama IOTF dengan Kingdee yang diumumkan Maret 2025. Aliansi ini dianggap sebagai peluang besar untuk memberikan solusi digital yang lebih baik bagi pengusaha di Indonesia, terutama UMKM.

"Kingdee sudah terbukti di pasar global. Dan IOTF sendiri sudah lama terbiasa melayani pelanggan lokal dengan standar tinggi. Ketika dua kekuatan ini bertemu, kami melihat peluang besar untuk menghadirkan solusi digital yang lebih efisien dan siap menjawab kebutuhan masa depan," jelas Alamsyah.

Baca Juga: Bos BCA Beberkan Tren Biaya di Tengah Tantangan Ketidakapastian Ekonomi Global

Kesamaan model bisnis subscription service antara IOTF dan Kingdee diyakini akan mempermudah kerja sama keduanya.

Lebih dari sekadar teknologi, kemitraan ini juga punya rencana jangka panjang untuk membangun infrastruktur digital di Indonesia. IOTF dan Kingdee sedang mempersiapkan pembangunan pusat data lokal sesuai dengan aturan pemerintah soal kedaulatan data.

Alamsyah melihat kerjasama dengan Kingdee, yang punya nilai pasar besar, sebagai kesempatan bagus untuk belajar dan bertukar ide.

"Kami sedang berlayar bersama dalam perahu yang sama. Kingdee membawa sudut pandang global, dan kami membawa pemahaman lokal. Dari sinilah kekuatan sinergi lahir," tutur Alamsyah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.