M O M S M O N E Y I D
Bugar

Intip Lima Cara Maksimalkan Lari Kala Marathon

Intip Lima Cara Maksimalkan Lari Kala Marathon
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Pagelaran lomba lari belakangan kian diminati penggemar olahraga. Salah satu acara yang ditunggu dan banyak diikuti pelari tanah air yakni Maybank Marathon. Tahun ini ajang kompetisi lari tahunan berpredikat Elite Label Road Race dari World Athletics ini akan kembali digelar pada 25 Agustus 2024 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali.

Jelang perlombaan, para peserta tentu dihadapkan pada berbagai persiapan khusus, termasuk strength training untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Mengutip hasil studi dari The Journal of Strength and Conditioning Research, selama musim kompetisi lari disarankan melakukan sesi strength training seminggu sekali demi menjaga kualitas kekuatan. Strength training merupakan salah satu bagian penting untuk mendorong performa lari semakin maksimal.

Nurshodiq, Pemenang Maybank Marathon 2023 Kategori Nasional Pria juga menjelaskan lari lebih dari sekedar olahraga. Di setiap kilometernya menjadi kesempatan untuk mengukur dan menguji ketahanan, sekaligus mengapresiasi diri atas pencapaian yang telah diraih sedikit demi sedikit. Hal ini tentunya memerlukan persiapan yang matang, baik fisik maupun mental.

''Di tengah kompleksnya program latihan, mulai dari teknik berlari hingga pernapasan, strength training juga perlu dilakukan. Dengan adanya latihan ini, pelari dapat mencegah cedera dengan meningkatkan kesiapan otot serta koordinasi tubuh, dan mendorong efisiensi langkah saat harus berlari dengan jarak yang cukup jauh,'' ujar Nurshodiq.

Baca Juga: Maybank Luncurkan Kartu Kredit Manchester United

Kini, bagi yang sedang bersiap atau ingin mengikuti kompetisi lari, simak dulu lima tips melakukan strength training agar performa menjadi lebih optimal.

Temukan waktu yang tepat

Saat menyusun jadwal latihan, masukkan minimal satu kali sesi strength training dalam seminggu. Pertimbangkan intensitas program latihan lain, seperti lari cepat dan lari jarak jauh, agar dapat menentukan hari yang tepat untuk strength training.

Mengutip Runner’s World, jadwalkan juga latihan lari yang intens dua hari setelah melakukan strength training agar tidak terganggu. Namun bagi yang sudah terbiasa melakukan strength training, performa lari dengan intensitas lebih rendah biasanya tidak terpengaruh dengan latihan angkat beban, sehingga latihan lari ringan dan kekuatan tubuh bagian bawah bisa dilakukan di hari yang sama dengan jarak waktu minimal sembilan jam.

Mulai dengan latihan sederhana

Strength training tak hanya mendukung performa lari, tetapi juga meningkatkan kebugaran tubuh secara menyeluruh. Tak perlu khawatir jika belum pernah melakukannya, karena strength training dapat dimulai dengan cara yang mudah di rumah tanpa peralatan olahraga yang mahal, misalnya squat, lunge, push-up, dan plank.

Fokuslah melatih tubuh bagian bawah untuk otot kaki yang lebih kuat, sehingga mampu menghasilkan tenaga lebih baik. Selain itu, jangan lewatkan juga melatih otot inti dan tubuh atas untuk meminimalkan gerakan dan meningkatkan efisiensi saat berlari.

Baca Juga: Road to Maybank Marathon 2024, Berlari Sambil Mengutip Sampah

Tingkatkan intensitas secara bertahap

Saat sudah terbiasa melakukan strength training dengan kekuatan tubuh yang meningkat, pelari dapat menaikkan intensitas latihan secara bertahap. Salah satunya dengan menambahkan beban ke dalam latihan agar tingkat kesulitan sedikit meningkat, seperti menggunakan dumbbell atau kettlebell.

Akan tetapi sebelum mulai menambah beban latihan, pastikan pelari telah menguasai postur dan gerakan tubuh yang benar. Hal lain yang juga penting diperhatikan, jangan sampai latihan beban memberikan terlalu banyak tekanan pada tubuh agar tidak mengalami cedera atau terluka.

Jalani latihan yang konsisten

Sama seperti latihan fisik lainnya, strength training juga perlu dilakukan secara konsisten, baik oleh pelari wanita maupun pria, demi mendapatkan manfaat bagi tubuh yang maksimal.

Susunlah jadwal latihan sedari awal dan usahakan melakukan strength training setiap minggunya untuk melatih berbagai kelompok otot yang berbeda pada tubuh secara bergantian. Selain itu, pastikan juga latihan tidak membuat tubuh mengalami kelelahan yang berlebih agar pelari dapat terus melanjutkan jadwal latihan secara rutin.

Penuhi kebutuhan istirahat tubuh

Meski latihan sangatlah penting dalam mempersiapkan diri menjelang perlombaan lari, namun tak kalah pentingnya juga memberikan istirahat atau rest day. Sesuai istilah yang digunakan, rest day adalah untuk mengembalikan stamina tubuh.

Saat melakukan olahraga terus-menerus, otot tubuh bekerja lebih keras, sehingga memungkinkan terjadinya cedera jika mengalami ketegangan dan tekanan yang berulang. Adanya rest day juga menjadi kesempatan bagi para pelari untuk mengevaluasi kembali hasil latihan yang telah dijalani.

Lebih lanjut, mengenai persiapan menjelang kompetisi lari, Widya Permana, Project Director Maybank Marathon juga menjelaskan ajang lomba lari merupakan sebuah perjalanan transformatif untuk melangkah maju dan mengeksplorasi potensi dalam diri.

''Oleh karena itu, program latihan yang tepat dan menyeluruh merupakan kunci untuk memberikan kemampuan terbaik dalam mencapai garis akhir,'' jelasnya.

Baca Juga: Tips Minimalisasi Risiko Saat Olahraga Lari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pecinta Film Balas Dendam? Netflix Punya 6 Tontonan Intens yang Harus Ditonton

Pecinta cerita balas dendam wajib tahu! Netflix punya pilihan tontonan dari berbagai negara yang siap menguras emosi. Pilih favorit Anda sekarang.

5 Cara Konsumsi Kopi yang Sebaiknya Dihindari, Apa Sajakah Itu?

Ada beberapa cara konsumsi kopi yang sebaiknya dihindari, lho. Mari cari tahu di sini!                

8 Khasiat Konsumsi Rutin Minuman Fermentasi bagi Kesehatan

Tahukah Anda bahwa beberapa khasiat konsumsi rutin minuman fermentasi bagi kesehatan, lho. Yuk, cari tahu di sini!  

5 Tanda Kulit Butuh Ceramide, Salah Satunya Bekas Jerawat Susah Hilang

Apakah kulit Anda membutuhkan asupan ceramide? Berikut 5 tanda kulit butuh ceramide yang perlu Anda tahu.

Tenang saat Momen Lebaran: 5 Trik Jitu Atasi Pertanyaan Sensitif Keluarga

Momen kumpul keluarga saat lebaran sering dihantui pertanyaan pribadi. Ini 5 trik jitu agar silaturahmi nyaman dan Anda terhindar dari badmood.

5 Tips Mengatur Keuangan Setelah Lebaran, Nomor 2 Jangan Terlewat!

Untuk mencegah boncos usai merayakan hari kemenangan, ada 5 tips mengatur keuangan setelah Lebaran. Cari tahu di sini.

Dapur Ketinggalan Zaman? Ini Tren yang Mulai Ditinggalkan dan Solusi Terbarunya

Simak yuk, tren dapur yang mulai ditinggalkan desainer dan solusi praktis agar dapur kamu tetap modern, rapi, dan mudah dirawat.​  

Promo Richeese Factory Kejutan: Diskon 17% Semua Menu Lewat GrabFood Dine Out

Membeli Richeese Factory sekarang bisa lebih hemat. Diskon 17% untuk semua menu. Cek cara klaim voucher-nya.

7 Film Islami Barat dengan Kisah Menyentuh Hati dan Perjuangan Muslim

Film-film Barat ini sajikan potret Islam yang jarang terungkap. Dari Kashmir hingga Swedia, temukan kisah inspiratif dan penuh makna di sini.

Redmi Turbo 5: Baterai Awet, Kamera Canggih & Performa Gaming Tak Tertandingi

Performa Redmi Turbo 5 tak main-main: baterai awet, kamera jernih. Temukan semua fitur canggih yang membuat ponsel ini jadi pilihan terbaik!