M O M S M O N E Y I D
Bugar

Inilah 9 Penyakit yang Umum Muncul setelah Banjir dan Tips Mencegahnya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Curah hujan tinggi dan rawan banjir. Waspada beberapa penyakit yang umum muncul setelah banjir berikut ini. Apa saja?

Setiap kali banjir datang, fokus kita sering kali tertuju pada kerusakan fisik seperti rumah terendam, kendaraan rusak, dan akses jalan yang terputus. Namun, ada bahaya lain yang kerap luput dari perhatian yang justru muncul setelah air surut.

Genangan air kotor, lumpur, sampah berserakan, dan sistem sanitasi yang rusak menciptakan lingkungan ideal bagi berbagai penyakit untuk menyebar. Dalam situasi seperti ini, bukan hanya kenyamanan yang terganggu, tetapi juga kesehatan seluruh keluarga bisa terancam.

Faktanya, setelah banjir mereda, risiko tertular penyakit meningkat tajam. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang umum terjadi setelah banjir dan langkah-langkah sederhana untuk mencegahnya.

Baca Juga: Apakah Benar Terong Bisa Menyebabkan Penyakit Asam Urat atau Tidak? Ini Faktanya

Penyakit yang Umum Muncul setelah Banjir

Menyadur dari laman Hello Sehat, ini dia beberapa penyakit yang umum muncul setelah banjir:

1. Diare

Diare adalah salah satu penyakit paling umum setelah banjir. Penyebab utamanya adalah infeksi dari bakteri, virus, atau jamur. Salah satu bakteri yang sering terlibat adalah Escherichia coli (E. coli), yang bisa masuk ke tubuh lewat makanan atau air yang terkontaminasi.

Saat banjir, genangan air bisa bercampur dengan limbah atau air selokan yang mengandung bakteri ini dalam jumlah tinggi.

2. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan bisa terjadi akibat virus atau mikroorganisme yang terbawa air banjir. Gejalanya biasanya berupa sakit perut, muntah, diare, dan demam.

Anak-anak dan orang tua termasuk kelompok yang paling rentan karena lebih mudah mengalami dehidrasi.

3. Infeksi kulit

Air banjir yang kotor bisa menyebabkan berbagai jenis infeksi kulit. Dua bakteri yang sering menyebabkan masalah ini adalah Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes. Infeksi bisa muncul dalam bentuk luka bernanah, ruam, hingga penyakit seperti impetigo dan selulitis.

Dalam kasus parah, air banjir juga bisa memicu infeksi serius seperti necrotising fasciitis, yaitu infeksi yang menyebar cepat dan sangat menyakitkan.

Baca Juga: Apa Penyebab Sindrom Stevens-Johnson ya? Penyakit Kulit yang Diduga Diidap Jokowi

4. Infeksi saluran pernapasan

Tempat pengungsian yang padat dan kondisi lembap setelah banjir membuat infeksi pernapasan jadi lebih mudah menyebar. Virus dan bakteri seperti Streptococcus pyogenes bisa menyebabkan gangguan pernapasan seperti batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, dan nyeri dada.

Penelitian menunjukkan bahwa infeksi pernapasan adalah salah satu alasan terbanyak korban banjir harus mendapatkan perawatan medis.

5. Leptospirosis

Leptospirosis mungkin tidak sering terdengar, tapi kasusnya biasanya melonjak setelah banjir. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang terdapat pada air atau lumpur yang terkontaminasi urine hewan, khususnya tikus. Gejalanya termasuk demam, nyeri otot, dan sakit kepala.

6. Tetanus

Tetanus disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang hidup di tanah atau kotoran hewan. Bakteri ini bisa masuk ke tubuh melalui luka atau goresan, terutama jika terkena air banjir yang terkontaminasi.

Meskipun sebagian besar orang sudah divaksin, tetap penting untuk mewaspadai gejala seperti otot kaku, kesulitan menelan, dan kram otot.

Baca Juga: 7 Cara Efektif Mengobati Penyakit Asam Urat pada Kaki

7. Melioidosis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Burkholderia pseudomallei yang hidup di tanah dan bisa menyebar melalui air banjir.

Gejala melioidosis cukup serius dan bisa mirip dengan infeksi paru, seperti batuk, demam, sulit bernapas, dan penurunan berat badan. Di beberapa daerah, penyakit ini bahkan lebih mematikan dibandingkan demam berdarah.

8. Penyakit akibat virus nyamuk

Setelah banjir, banyak genangan air yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Beberapa virus yang ditularkan nyamuk antara lain virus demam berdarah dan demam Ross River. Gejalanya bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri otot, dan tubuh terasa lemas.

9. Konjungtivitis

Konjungtivitis atau mata merah bisa menyebar dengan cepat di lingkungan banjir, terutama jika kebersihan tidak terjaga. Penyakit ini bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi, dan mudah menular melalui benda-benda yang digunakan bersama, seperti handuk atau bantal. Gejalanya antara lain mata merah, gatal, berair, nyeri, serta sensitif terhadap cahaya.

Itu dia beberapa penyakit yang umum muncul setelah banjir. Lantas, bagaimana tips mencegahnya?

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Penyakit Sel Sabit yang Disebabkan Mutasi Genetik

Tips Mencegah Penyakit yang Umum Muncul Setelah Banjir

Berikut ini adalah tips mencegah penyakit yang umum muncul setelah banjir:

  • Hindari kontak langsung dengan air banjir, tanah, atau lumpur. Saat harus berada di area banjir, lindungi tubuh Anda dengan memakai pakaian tertutup seperti baju berlengan panjang, celana panjang, sepatu bot, sarung tangan, dan bila perlu, kacamata pelindung.
  • Jaga kebersihan diri, terutama tangan. Cucilah tangan secara menyeluruh menggunakan sabun dan air bersih. Jika tidak tersedia, gunakan hand sanitizer sebagai alternatif.
  • Jika Anda memiliki luka di tubuh yang terkena air banjir, segera bersihkan luka tersebut menggunakan sabun dan air bersih untuk mencegah infeksi.

Secara umum, usahakan untuk tidak bersentuhan langsung dengan air banjir, terutama jika Anda sedang memiliki luka terbuka. Pencegahan sejak awal sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat selama dan setelah banjir.

Jika Anda tinggal di daerah rawan banjir atau baru saja mengalaminya, sangat penting untuk menjaga kebersihan, tidak kontak langsung dengan air kotor, dan segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala-gejala penyakit di atas. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan setelah bencana.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Umum Terkena Penyakit Asam Urat di Usia Muda Berikut Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.