M O M S M O N E Y I D
Bugar

Inilah 4 Penyebab Munculnya Stretch Mark di Paha

Inilah 4 Penyebab Munculnya Stretch Mark di Paha
Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Termasuk masalah kulit yang mengganggu penampilan, simak beberapa penyebab stretch mark di paha

Melansir dari blog.avoskinbeauty.com, stretch marks adalah garis-garis kecil atau guratan yang muncul pada kulit saat kulit tertekan oleh pertumbuhan yang cepat atau perubahan ukuran.

Stretch marks biasanya muncul pada bagian tubuh yang terkena tekanan atau yang memiliki lemak yang cepat bertambah, seperti perut, paha, dan dada.

Untuk lebih jelasnya, simak empat penyebab  stretch mark di paha yang telah dirangkum blog.avoskinbeauty.com

Baca Juga: Inilah 4 Obat Herbal yang Bisa Mengatasi Masalah Kulit, Apa Saja?

1. Kenaikan Berat Badan

Penyebab stretch mark di paha adalah kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan yang drastis atau terjadi dalam waktu yang singkat dapat meningkatkan risiko munculnya stretch mark.

Selain itu, pertumbuhan yang cepat seperti yang terjadi pada masa pubertas juga dapat menyebabkan munculnya stretch mark.

Pertumbuhan ini dapat membuat kulit mengalami tekanan yang cukup besar sehingga serat ikat kulit meregang dan akhirnya sobek.

Stretch mark juga dapat muncul pada orang yang memiliki kulit yang kurang elastis, sehingga lebih rentan terhadap kerusakan saat terjadi perubahan ukuran tubuh.

Faktor genetik juga dapat memainkan peran dalam kerentanan seseorang terhadap munculnya stretch mark.

2. Pubertas Remaja

Penyebab stretch mark di paha selanjutnya adalah pubertas remaja. Saat tubuh tumbuh dengan cepat, serat ikat kulit harus meregang dengan cepat pula untuk menutupi area permukaan baru yang terbentuk.

Jika proses produksi kolagen tidak dapat mengikuti pertumbuhan tersebut, maka serat ikat kulit dapat sobek dan meninggalkan bekas yang disebut stretch mark.

Selain itu, faktor genetik juga dapat memainkan peran dalam munculnya stretch mark pada masa pubertas. Orang yang memiliki kulit yang kurang elastis cenderung lebih rentan terhadap munculnya stretch mark saat pertumbuhan yang cepat terjadi.

Baca Juga: 6 Tips Sederhana Simpan Beras Supaya Bebas Kutu, Moms Wajib Tahu!

3. Pertumbuhan Otot atau Olahraga

Berikutnya, pertumbuhan otot atau olahraga juga bisa menyebabkan munculnya stretch mark di paha. Olahraga yang memengaruhi pertumbuhan otot secara drastis, seperti olahraga berat, dapat meningkatkan risiko munculnya stretch mark.

Saat otot tumbuh dengan cepat, serat ikat kulit harus meregang untuk mengikuti pertumbuhan tersebut, dan jika proses produksi kolagen tidak dapat mengikuti pertumbuhan tersebut, maka serat ikat kulit dapat sobek dan meninggalkan bekas yang disebut stretch mark.

Walaupun begitu, tidak semua olahraga berat menyebabkan munculnya stretch mark. Faktor lain seperti kelembaban kulit, pola makan, dan faktor genetik juga dapat memainkan peran dalam munculnya stretch mark.

Jadi, meskipun olahraga berat dapat meningkatkan risiko munculnya stretch mark, tetap penting untuk terus berolahraga untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun, jangan lupa untuk memperhatikan intensitas olahraga yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh dan tidak berlebihan.

4. Kehamilan 

Penyebab stretch mark di paha lainnya adalah kehamilan. Pasti sudah tidak asing lagi, kehamilan dapat meningkatkan risiko munculnya stretch mark, terutama pada bagian perut dan paha.

Selama kehamilan, tubuh wanita akan mengalami banyak perubahan hormon dan pertumbuhan yang cepat, terutama pada bagian perut.

Perubahan hormon dapat memengaruhi elastisitas kulit, sedangkan pertumbuhan yang cepat dapat menyebabkan serat ikat kulit meregang dan sobek, menyebabkan munculnya stretch mark. Selain itu, penambahan berat badan yang cepat juga dapat meningkatkan risiko munculnya stretch mark.

Itulah beberapa penyebab munculnya stretch mark di paha yang perlu Anda tahu. Tidak perlu khawatir, stretch mark itu normal.

Anda bisa mengurangi munculnya stretch mark dengan cara menjaga berat badan tetap stabil, mengonsumsi makanan yang kaya akan kolagen dan elastin, serta mempertahankan kelembaban kulit dengan menggunakan lotion atau cream yang mengandung pelembap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!