M O M S M O N E Y I D
AturUang

Ini Tips Kelola Keuangan Saat Inflasi dan Stagflasi

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Harga barang pada naik, nggak usah panik. Agar keuangan tidak bolong, moms bisa kelola keuangan saat ekonomi sedang terjadi inflasi ataupun stagflasi. Sudah kenal istilah ekonomi tersebut?

Apa itu inflasi? Jadi moms, inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu.

Ada juga stagflasi, yakni pertumbuhan ekonomi yang terus melambat disertai dengan kenaikan harga secara terus menereus.

Baca Juga: Berikut Produk Asuransi Jiwa Sun Life yang Punya Premi Terjangkau

Nah, dampak inflasi dan stagflasi yang dapat dirasakan masyarakat, salah satunya adalah turunnya daya beli karena adanya kenaikan harga serta dapat meningkatkan angka pengangguran.

Biar keuangan tetap terkendali, berikut tips keuangan antisipasi dampak inflasi dan stragflasi. Simak ya moms!

  1. Kelola Pos Keuangan

Kenaikan harga perlu diantisipasi dengan mengatur ulang pos keuangan. Pisahkan pos kebutuhan dan keinginan.  

  1. Mencari Tambahan Pendapatan

Moms dapat mencoba untuk berbisnis memanfaatkan platform daring atau melakukan pekerjaan sampingan sesuai hobi Anda.

Baca Juga: Ini Produk Investasi nan Ramah Lingkungan Dari Bank CIMB Niaga

  1. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat untuk kebutuhan tidak terduga. Dana darurat disimpan dana bentuk simpanan di bank agar aman dan dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

Berapa persentase yang pas? Misalnya, 6 kali biaya hidup per bulan untuk yang masih lajang, dan 12 kali biaya hidup untuk yang telah berkeluarga dan memiliki tanggungan.

Dana darurat ini akan berguna untuk mengantisipasi hal buruk yang bisa terjadi di masa stagflasi seperti pemotongan gaji bahkan PHK.

  1. Berinvestasi Sesuai Profil Risiko

Pilih instrumen investasi yang memberikan imbal hasil yang lebih besar dari tingkat inflasi dan jangan lupa melakukan diversifikasi produk investasi.

Baca Juga: Daftar Bunga Deposito Bank CIMB Niaga dan Bank Danamon per Oktober 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Ranking BWF: Jonatan Nomor 1 Dunia, Rachel/Febi Masuk 10 Besar

Update Ranking Dunia BWF, Jonatan Christie resmi menduduki peringkat nomor satu dunia di sektor tunggal putra.

Digelar Oktober, Langkah Membumi Market Pertemukan Brand Berkelanjutan & Konsumen

Blibli Tiket Action menghadirkan Langkah Membumi yang tahun ini mengusung konsep Langkah Membumi Market (LMM) 2026.​

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin dan sejumlah aset kripto menguat tajam dalam sepekan terakhir. Simak katalis pendorong reli dan prospek harga sampai akhir tahun.

Cari Emas dengan Spread Tipis? Cek Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas pada hari ini, 25 Agustus 2026, relatif stabil. Spread harga emas di Pegadaian menjadi satu-satunya yang melebar.  

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Antam Tertinggi Rp 2.628.000

Harga buyback emas hari ini, 25 Agustus 2026, naik pada seluruh merek yang dipantau. Antam mencatat kenaikan terbesar.

Hujan Lebat Tetap Guyur Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 26 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 26 Agustus 2026, Segera Selesaikan Proyekmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, kesehatan Aries hingga Pisces yang terbaru di sini.​

Ramalan Shio Besok Rabu 26 Agustus 2026, Pandai Adaptasi Segala Situasi

Simak ramalan shio besok Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan yang lengkap di sini.​

Harga Emas Dunia Konsolidasi di US$ 4.600, Citigroup Naikkan Target Harga

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli sekitar 7% sepekan. Namun, Citigroup mengerek naik target harga emas tiga bulan ke depan.

Gempa Susulan NTT Tembus 7.000, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu ke Depan

Gempa susulan pasca gempa utama M7,7 Flores NTT menembus 7.000 gempa, bisa berlangsung hingga 4 minggu ke depan