M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

BEI Punya IDX Green Equity, Ini Fungsi dan 3 Saham Penghuninya

BEI Punya IDX Green Equity, Ini Fungsi dan 3 Saham Penghuninya
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan IDX Green Equity Designation atau Saham Berbasis Hijau pada Jumat (28/8). Melalui indeks anyar ini, bursa memberikan label khusus bagi saham perusahaan tercatat yang memenuhi kriteria aktivitas ekonomi hijau dan/atau transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Pada peluncuran perdana, BEI menetapkan tiga saham sebagai penghuni IDX Green Equity Designation. Ketiganya adalah PT Hero Global Investment Tbk (HGII) dan PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) sebagai Green Equity, serta PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) sebagai Green Equity Transition.

IDX Green Equity Designation dikembangkan untuk membantu pasar mengidentifikasi perusahaan tercatat yang aktivitas usahanya berkontribusi terhadap ekonomi hijau maupun transisi.

Bagi perusahaan tercatat, penetapan ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas kepada investor yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan, serta peluang  memperluas basis investor dan akses terhadap pembiayaan berkelanjutan. 

Baca Juga: BEI Evaluasi Indeks IDX30, IDX80, dan LQ45, Cek Saham yang Masuk dan Terlempar

"Melalui inisiatif ini, BEI ingin memberikan visibilitas yang lebih kuat kepada perusahaan tercatat yang memiliki kontribusi nyata terhadap ekonomi hijau dan transisi, sekaligus memberikan referensi yang lebih baik bagi investor dalam mengalokasikan modalnya,” kata Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dalam keterangan resmi, Jumat (28/8).  

Kriteria penetapan IDX Green Equity Designation

IDX Green Equity Designation dikembangkan dengan mengacu pada Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) atau rujukan taksonomi lainnya. Kerangka ini juga mengadopsi praktik terbaik internasional melalui Green Equity Principles dari World Federation of Exchanges (WFE).

Kerangka penetapannya mencakup lima aspek utama, yakni Financial, Taxonomy, Governance, Assessment, dan Disclosure.

Aspek Financial mengukur kontribusi aktivitas hijau dan/atau transisi melalui pendapatan dan/atau investasi. Sementara, Taxonomy menilai keselarasan aktivitas usaha dengan TKBI atau rujukan taksonomi yang berlaku.

Kerangka tersebut diperkuat melalui aspek tata kelola (Governance), penilaian secara berkala (Assessment), serta keterbukaan informasi hasil penilaian kepada publik (Disclosure).

Penetapan ini diberikan voluntary terhadap perusahaan tercatat maupun calon perusahaan tercatat yang mengajukan permohonan kepada BEI dan memenuhi kriteria berdasarkan laporan hasil review dari penyedia review eksternal.

Baca Juga: Cara Melihat Data Informasi Kepemilikan Saham di Atas 1% di Website BEI

Sebelumnya, HGII, KEEN, dan TOBA telah berpartisipasi dalam proses piloting Penetapan Saham Berbasis Hijau bersama penyedia review eksternal, yaitu S&P Global Ratings dan PT Sucofindo (Persero). 

Penetapan ketiga saham tersebut berlaku mulai 28 Agustus 2026 hingga periode evaluasi tahunan pada Juli 2027. Untuk mempertahankan designation, perusahaan  melakukan penilaian berkala, memperbarui informasi yang relevan, serta menyampaikan laporan hasil review dari penyedia review eksternal kepada BEI.

Menurut Jeffrey, IDX Green Equity Designation merupakan milestone penting dalam membangun pasar modal Indonesia yang semakin transparan, kredibel, dan berorientasi pada keberlanjutan. 

Dia berharap inisiatif indeks ini dapat meningkatkan kualitas keterbukaan informasi keberlanjutan, memperluas basis investor, membuka peluang pembiayaan berkelanjutan, dan mendorong semakin banyak perusahaan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Ke depan, IDX Green Equity Designation diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi pengembangan indeks, produk investasi, maupun instrumen pendanaan berbasis keberlanjutan.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa IDX Green Equity Designation bukan merupakan pemeringkatan atau rekomendasi investasi. Penetapan tersebut juga bukan jaminan atas kinerja keuangan, tingkat pengembalian, maupun risiko investasi suatu saham.

Investor tetap perlu melakukan analisis serta mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasinya sebelum mengambil keputusan investasi. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Guardian Super Hemat 15-28 Oktober 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Lencir

Cek dan manfaatkan promo Guardian Super Hemat periode 15-28 Oktober 2026 untuk belanja produk kecantikan dan kesehatan.

Film Horor The Doll Ghawiah Tayang di Layar IMAX, Begini Sinopsisnya

Film horor Indonesia The Doll Ghawiah siap menyapa penonton di seluruh layar IMAX di Indonesia mulai 29 Oktober 2026.​

Ruang Mahjong Hadirkan Ruang Bermain sekaligus Bersosialisasi

Meningkatnya popularitas permainan mahjong membuka peluang bisnis penyediaan tempat bermain yang menggabungkan hiburan dan interaksi sosial.​

Ingin Kuliah Sambil Bangun Bisnis? Cek Tawaran Beasiswa Sandiaga Uno Ini

​Melalui kerja sama i3L University dan OK OCE, peserta bisa mengembangkan keterampilan bisnis sambil melanjutkan pendidikan tinggi.

Dari Dapur Rumah Jadi Ladang Cuan, Pelaku Usaha Kuliner Perlu Perhatikan Hal Ini

Banyak usaha kuliner berawal dari dapur rumah sehingga pelaku UMK perlu mendapat dukungan untuk mengembangkan usahanya.

Hapus File Duplikat, Memori HP Langsung Lega Tanpa Hapus Aplikasi Utama

File duplikat dan recycle bin terlupakan menjadi biang keladi memori HP penuh. Ikuti panduan lengkap membersihkannya segera.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 19-25 Oktober 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 19-25 Oktober 2026.

IHSG Tertekan, Arus Keluar Asing Capai Rp 111 Triliun

Nett sell asing di pasar saham Indonesia secara year to date di angka Rp 111 triliun, perbesar risiko volatilitas dan menghambat pemulihan pasar.

Cek 13 Promo Hari Ini 19 Oktober 2026, Makan Enak Lebih Hemat di Starbucks hingga McD

Bingung cari menu makan siang atau teman jajan di hari Senin? Manfaatkan promo hari ini untuk menikmati paket hemat dari Starbucks hingga McD.

MR.D.I.Y. dan CIMB Niaga Dorong IKM Kembangkan Bisnis Hijau

Tantangan ini cukup besar mengingat jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha atau sekitar 99,7% dari total industri nasional.