M O M S M O N E Y I D
Santai

Ini Kelebihan Jika Moms Menggunakan Kompor Induksi

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Pemerintah berencana mengubah kebiasaan masyarakat menggunakan LPG 3 kg ke kompor listrik. Untuk menerapkan rencana tersebut, Pemerintah akan membagikan 300.000 kompor listrik dengan daya 800 watt hingga 1.000 watt. 

Jika rencana tersebut terealisasi, apa sih keuntungan menggunakan kompor listrik? Yuk simak penjelasan di bawah ini!

Baca Juga: Program Konversi Kompor Listrik Tidak Akan Diterapkan Tahun Ini

Lebih hemat 10-30% dibandingkan memasak dengan kompor gas

Mengutip kompas.com, biaya yang dikeluarkan masyarakat apabila menggunakan kompor induksi alias kompor listrik bisa 10-30% lebih rendah dibandingkan menggunakan LPG 3 kg. Namun, listrik di rumah tentu perlu memiliki daya yang cukup. Dengan daya yang dibutuhkan mencapai 1000 watt per kompor, maka listrik di rumah harus di pasang lebih dari itu. Misalkan saja 1.300 watt atau 2.200 watt. 

Suhu panas dapat dikontrol dengan mudah

Melansir Dekoruma, suhu panas yang dikeluarkan kompor induksi dapat dikontrol dengan mudah dan cuku presisi. Panas dari kompor induksi juga cepat menyebar dan mencapai suhu yang diinginkan, pun sebaliknya. Sehingga makanan jadi tidak mudah gosong. 

Permukaan kompor rata

Keuntungan lainnya adalah masakan jadi tiak mudah tumpah karena permukaan kompor yang rata. Selain itu lebih mudah dibersihkan dari noda masakan, serta meminimalisir risiko terkena luka bakar. 

Memilki tampilan modern

Tampilan ini memberikan fungsi estetika di dapur. Anda bisa dengan mudah mempercantik dapur hanya dengan menggunakan kompor listrik yang memiliki desain kekinian. 

Baca Juga: Pemerintah Buka Opsi Impor Kompor Induksi Jika Industri Domestik Belum Siap

Lebih praktis dan hemat

Melansir situs resmi PLN, penggunaan kompor listrik lebih praktis karena Moms tidak perlu menukarkan tabung LPG ketika habis. Kompor ini juga tidak menimbulkan sentuhan langsung manusia dengan udara panas yang dihasilkan. Sebab panas langsung dialirkan kea lat masak. 

PLN juga menghitung rumah tangga kecil rata-rata menghabiskan 11,4 kg LPG subsidi dengan biaya sekitar Rp 79.400 per bulan, setelah disubsidi pemerintah Rp 125.400. Sehingga biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 204.800 per bulan. 

Sementara itu jika menggunakan kompor listrik, harga tanpa subsid adalah Rp 1.444,7 per kwh. Sedangkan kebutuhan memasak dengan kompor listrik membutuhkan 82 kWh per bulan sehingga biaya yang dikeluarkan tanpa subsidi sebesar Rp 118.465 per bulan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mau Perut Rata & Tubuh Langsing? Coba 5 Ramuan Alami untuk Menurunkan Berat Badan Ini

Ingin hempas lemak perut secara aman? Temukan pilihan ramuan alami untuk menurunkan berat badan yang mudah dibuat di rumah.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Cerah hingga Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah, sementara lusa akan didominasi cuaca berawan.

Tak Cuma jadi Pendamping Mi, Coba 5 Cara Menikmati Kimchi yang Unik dan Lezat

Ubah kimchi jadi hidangan istimewa lewat 5 pilihan cara menikmati kimchi yang mudah dibuat sendiri di rumah.  

YUPI Bagi Dividen Interim, Segini Potensi Yield Dividen

YUPI akan membagikan dividen interim Rp 17,01 per saham. Potensi yield sekitar 1,28% berdasarkan harga saham 21 Agustus 2026.

Alfamidi Gandeng UMKM hingga Pekerja Disabilitas

Alfamidi juga menggandeng lebih dari 1.000 UMKM untuk memperluas akses produk lokal ke gerai ritel modern. 

Katalog Promo JSM Alfamidi 21-23 Agustus 2026, Produk Home Care Diskon hingga 40%

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 21-23 Agustus 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Perbandingan Spread Harga Jual-Buyback Emas Hari Ini, Galeri 24 Menipis

Spread emas pada 21 Agustus 2026 sebagian besar menyempit. Galeri 24 mencatat penyusutan terbesar,  Pegadaian dan HRTA spread paling kecil.

Peringkat Harga Buyback Emas Hari Ini, Antam Tetap Tertinggi

Harga buyback emas bergerak beragam pada Jumat, 21 Agustus 2026. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.

Banyak Wilayah Diguyur Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumut Besok (22/8) dan Lusa

Prakiraan cuaca BMKG Sumut Besok (22/8) dan Lusa (23/8) didominasi hujan ringan. Suhu udara diprediksi mencapai 35°C di wilayah ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Besok Sabtu (22/8) dan Lusa, Waspadai Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Sumsel besok Sabtu (22/8) didominasi cerah. Lusa, sejumlah wilayah diprakirakan mengalami udara kabur.