M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Cara Mengatasi Tanah Masam untuk Tanaman

Ini Cara Mengatasi Tanah Masam untuk Tanaman
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Tanah masam merupakan salah satu kondisi yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Sebab, tanah masam tidak berada dalam kondisi tanah yang normal karena tingkat pH yang dimilikinya terlalu rendah, yakni di bawah 6.

Sebagian besar wilayah Indonesia memiliki tanah masam karenah curah hujan yang tinggi dan kandugan tanah liatnya. Indonesia memiliki jumlah tanah masam yang cukup luas yaitu sebesar 99,56 juta hektar dan butuh cara penanggulangan yang tepat agar kembali subur. Anda tentu tak ingin tanaman Anda mengalami masalah karena kondisi tanah masam ini. Dilansir dari Neurafarm.com, ini beberapa cara untuk mengatasi tanah masam untuk menanam.

Baca Juga: Ini Macam-Macam Jenis Sukulen yang Mudah Dirawat

Pengapuran

Pengapuran adalah sebuah cara yang dilakukan untuk mengatasi masalah keasaman dan kejenuhan alumunium (Al). Pemberian kapur akan mengatasi sifat tanah yang masam sehingga mendekati pH netral. Selain itu, juga dapat menurunkan kadar Al dalam tanah. Jenis kapur pertanian yang dapat digunakan seperti kapur tohor (caO), Kkalsit (CaCO3), atau dolomit (CaMg(CO3)2). Dolomit adalah yang paling umum digunakan.

Dosis yang digunakan bergantung dengan ukuran awal pH tanah. Semakin masam tanah, maka semakin tinggi pula jumlah kapur yang digunakan. Dosis pengapuran umumnya 8-10 ton untuk pH 4, 4-6 ton untuk pH 5, dan 1-2 ton untuk tanah pH 6. Pengapuran ini dapat dilakukan sebelum maupun setelah penanaman. Namun, tidak boleh dilakukan bersamaan dengan pemupukan karena pupuk N membentuk amoniak yang mudah menguap, sehingga menyebabkan tidak efektif.

Pemberian Pupuk Phospat Secara Intensif

Kekurangan terhadap zat fosfor (P) menjadi kendala bagi kesuburan tanah masam. Ini dapat diatasi dengan pemberian pupuk phospat dengan kadar tinggi pada tanah. Pupuk phospat yang umum digunakan adalah TSP, Sp-36, SSP, dan DAP. Pupuk tersebut juga mudah larut dalam air sehingga sebagian besar P segera difiksasi oleh Al dan Fe yang terdapat dalam tanah.

Baca Juga: Ingin Memanen Daun Lidah Buaya? Begini Caranya yang Benar

Pemberian Bahan Organik dan Mikroorganisme Pengurai

Pemberian bahan organik kepada tanah dapat meningkatkan kesuburan. Pemberian secara intensif akan menjadi solusi untuk mengatasi tanah yang masam. Selain itu, bahan organik juga dapat meningkatkan agregasi tanah, memperbaiki aerasi, dan perkolasi, serta membuat struktur tanah menjadi lebih remah sehingga mudah diolah. Bahan organik ini dapat diperoleh dari pupuk organik.

Pemberian organik ini memang membantu, tetapi jika bahan organik tersebut belum terurai sempurna akan membuat tanah menjadi semakin masam. Maka, dibutuhkan tambahan mikroorganisme pengurai untuk mempercepat dekomposisi bahan organik dari tanah. Mikroorganisme ini dapat berupa cacing tanah, cyanobacteria, nematode, dan protozoa.

Melakukan Pengaturan Sistem Tanam

Pengaturan sistem tanam berfungsi untuk mencegah keasaman tanah menjadi lebih parah. Untuk mempertahankan kesuburan tanah, biasanya dilakukan pemberakan tanah atau membiarkan semak belukar tumbuh di lahan pada masa tertentu.

Cara menumbuhkan semak belukar ini adalah dengan memberikan beberapa bibit kotoran hewan di tanah tersebut. Tanpa sadar, tanaman liar akan tumbuh di sekitar tanah yang sengaja diberi pupuk.

Pencegahan tanah masam lainnya dapat dilakukan dengan menghindari genangan pada tanah atau memperbaiki drainase. Sebab, penggenangan terus-menerus dapat mengakibatkan tanah menjadi masam. Selain itu, juga tidak baik untuk tanaman karena dapat menyebabkan kebusukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Kebiasaan Sederhana agar Tubuh Berenergi Selain Menjaga Pola Makan

Ternyata ada beberapa kebiasaan sederhana agar tubuh berenergi selain menjaga pola makan, lho. Yuk, cari tahu di sini!  

Ramalan Keuangan dan Karier Zodiak Besok Rabu 8 April 2026, Scorpio Lebih Unggul

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 8 April 2026, cek segera peruntungan keuangan dan karier kamu besok ini.​  

Yuk Bergerak, AIA Vitality Women's 10K 2026 Digelar di Taman Mini Indonesia Indah

AIA Vitality Women’s 10K 2026 kembali hadir. Tahun ini peserta diajak lari di Taman Mini Indonesia Indah​   

4 Rekomendasi Minuman Tinggi Protein Alami yang Bagus untuk Kesehatan

Intip beberapa rekomendasi minuman tinggi protein alami yang bagus untuk kesehatan berikut ini, yuk!​  

MR.DIY Kembali Gelar Lomba Art 2026, Ini Syarat Ikutnya

​MR.DIY kembali membuka lomba seni 2026 untuk masyarakat Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga akhir Juni, simak syarat ikutnya.

Awas Penyakit Pasca-Lebaran, Ini Tips Menjaganya

​Allianz mencatat hipertensi hingga gangguan pencernaan meningkat usai Lebaran. Perubahan pola makan jadi pemicu, ini tips menjaga kesehatan.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/3), Status Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 8 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Hujan Sangat Lebat di Sini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (8/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Marshall Hadirkan Monitor III ANC Cream, Ini Spesifikasi dan Harganya

​Marshall menghadirkan Monitor III ANC Cream di Indonesia dengan fitur ANC, desain klasik, dan daya tahan baterai hingga 100 jam.

Serial Luka, Makan, Cinta Tayang di Netflix Ceritakan Perjalanan Koki Ambisius

Mawar Eva de Jongh dan Sha Ine Febriyanti selami hubungan ibu-anak di serial orisinal di Netflix berjudul Luka, Makan, Cinta.