M O M S M O N E Y I D
Bugar

Awas Penyakit Pasca-Lebaran, Ini Tips Menjaganya

Awas Penyakit Pasca-Lebaran, Ini Tips Menjaganya
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Momen setelah Lebaran kerap diwarnai perubahan pola makan yang cukup drastis.

Allianz Indonesia mencatat, kondisi ini berdampak pada meningkatnya sejumlah klaim kesehatan yang berkaitan dengan gaya hidup pasca-Ramadan.

Berdasarkan data klaim pasca-Lebaran 2025 hingga tiga bulan setelahnya, tiga penyakit dengan klaim tertinggi adalah Hipertensi sebanyak 718 kasus, diikuti Sembelit 284 kasus, dan Gastritis 141 kasus.

Selain itu, kondisi seperti diare, kolesterol tinggi, asam urat, hingga gula darah tinggi juga tetap muncul meski dalam jumlah lebih kecil.

dr. Argie, Head of Claim Cashless, Credentialing, Payment, and Data Analytics Allianz Life Indonesia mengatakan bahwa pola klaim tersebut mencerminkan bagaimana tubuh merespons perubahan pola konsumsi setelah Ramadan.”

Baca Juga: Pemerintah Bakal Gelar Siaga 1 Pasca-Lebaran, Demi Jaga Stabilitas Nasional

Ia menambahkan, kondisi kesehatan yang tidak terjaga dapat berdampak pada kualitas hidup sekaligus menambah beban finansial jika tidak diantisipasi sejak dini.

Perubahan dari pola makan yang lebih terkontrol selama puasa ke konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak saat Lebaran dinilai memengaruhi keseimbangan metabolisme tubuh.

Akibatnya, risiko gangguan kesehatan pun meningkat, mulai dari tekanan darah tinggi hingga gangguan pencernaan.

Hipertensi, misalnya, dapat dipicu oleh asupan garam dan lemak berlebih. Sementara gastritis sering muncul akibat pola makan tidak teratur, dan hiperglikemia berkaitan dengan konsumsi makanan serta minuman manis secara berlebihan.

Di sisi lain, gangguan seperti diare dan sembelit juga kerap terjadi akibat makanan yang kurang higienis atau rendah serat.

Untuk membantu tubuh kembali beradaptasi, Allianz membagikan sejumlah tips sederhana yang bisa diterapkan setelah Lebaran.

Mulai dari mengatur kembali jadwal makan, mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, hingga memperbanyak asupan serat dari sayur dan buah.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan minimal 2 liter per hari serta kembali rutin beraktivitas fisik ringan.

Tak kalah penting, batasi konsumsi minuman manis dan berkafein, serta lakukan pemeriksaan kesehatan jika muncul gejala tertentu atau memiliki riwayat penyakit.

“Momentum setelah Lebaran seharusnya menjadi titik awal untuk kembali membangun kebiasaan hidup sehat. Dengan pola hidup yang lebih seimbang dan kesadaran akan risiko kesehatan, masyarakat tidak hanya dapat menjaga kondisi tubuh, tetapi juga meminimalkan potensi beban finansial akibat biaya pengobatan di masa mendatang,” ujar dr. Argie dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (7/4). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.  

4 Perbedaan Crocs Asli dan Palsu, Jangan Tergoda Harga Miring!

Crocs asli diproduksi menggunakan material eksklusif yang dipatenkan. Simak dan catat, ini 4 perbedaan Crocs asli dan palsu yang wajib Anda tahu  

Pilah Sampah dari Rumah, Gerakan Chandra Asri Kini Jangkau Lebih Banyak Masyarakat

​Chandra Asri mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari rumah melalui program #AksiAsri Operasi Semut.  

5 Tren Liburan Akhir 2026: Wisatawan Makin Hemat, Pesan Tiket Jauh Hari

 Air Asia Move mengungkap wisatawan tetap gemar berlibur, namun kini lebih cermat mengatur anggaran dan merencanakan perjalanan.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Kamis (23/7): Mayoritas Wilayah Cerah, Suhu Capai 32°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Kamis (23/7) didominasi cerah dengan suhu udara 16-32 derajat Celsius.  

Tanpa Diet Ketat, Ini 5 Strategi Menurunkan Berat Badan yang Mudah Menurut Ahli Diet

Pelajari tips praktis menurunkan berat badan berbasis kesehatan pencernaan. Prioritaskan makanan utuh kaya serat ketimbang suplemen instan,  

Kenali 7 Gejala Jantung Lemah yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Sering Mendengkur lo

Banyak orang tidak menyadari gejala jantung lemah sampai kondisinya parah. Dari mendengkur keras hingga sering lelah, kenali tanda-tandanya!  

APPNIA Ajak Orang Tua Perhatikan Gizi Anak Untuk Tumbuh Kembangnya

Hari Anak Nasional 2026, APPNIA Ingatkan Pentingnya Gizi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak