MOMSMONEY.ID - Pinjaman daring (pindar) bisa menjadi bantalan keuangan bagi masyarakat saat tekanan ekonomi meningkat. Berikut ini cara bijak memanfaatkan pinjaman online.
Riset LPEM FEB UI dengan studi kasus AdaKami menunjukkan, akses pembiayaan digital membantu rumah tangga menjaga konsumsi, mengelola risiko keuangan, serta menghindari penjualan aset produktif di tengah ketidakpastian.
Direktur Keuangan AdaKami Valentina Juveline mengatakan, manfaat tersebut dapat dirasakan jika disertai tata kelola yang baik.
“Bagi AdaKami, temuan ini menegaskan bahwa layanan AdaKami telah menjadi bantalan keuangan yang membantu masyarakat mengelola arus kas secara lebih terukur, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (5/5).
Sejalan dengan itu, Peneliti LPEM FEB UI Prani Sastiono mengungkapkan, sebanyak 24,51% peminjam akan menggunakan tabungan atau menjual aset jika tidak ada pinjaman.
Baca Juga: Tips Hadapi Pelanggaran Penagih Pinjol, Indosaku Ingatkan Jangan Takut Lapor
Pinjaman juga dimanfaatkan untuk menghadapi guncangan ekonomi, seperti PHK, sakit keras, maupun saat ada anggota keluarga wafat.
“Dengan pengelolaan risiko yang lebih baik, maka rumah tangga yang menghadapi pengeluaran tidak terduga tidak harus meminjam pada rentenir atau sumber lain dengan bunga lebih tinggi dan bisa menjaga kestabilan tabungan,” kata Prani.
Dari temuan tersebut, ada beberapa cara bijak memanfaatkan pindar yang sejalan dengan hasil riset LPEM FEB UI.
Pertama, gunakan pinjaman untuk menjaga konsumsi dan memenuhi kebutuhan saat tekanan ekonomi atau kondisi darurat.
Kedua, manfaatkan untuk pengeluaran tidak terduga akibat guncangan, seperti PHK atau kondisi kesehatan.
Baca Juga: Tren Pinjaman Daring Naik, KlikCair Tawarkan Opsi Jangka Pendek
Ketiga, kelola pinjaman sebagai bagian dari manajemen risiko keuangan agar arus kas tetap terjaga.
Keempat, gunakan pinjaman untuk menghindari penjualan aset produktif yang berpotensi mengganggu sumber penghasilan.
Hal ini penting, misalnya, bila seniman harus menjual alat musiknya atau fotografer harus melego kameranya.
"Dengan adanya pinjaman, mereka bisa menghindari risiko penurunan kualitas hidup jangka panjang," ungkap Prani.
Kelima, manfaatkan pindar sebagai alternatif dari sumber pinjaman berbiaya lebih tinggi seperti rentenir, sehingga kondisi keuangan tetap lebih stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News