MOMSMONEY.ID - Film terbaru dari Wahana Kreator, Seni Merayu Tuhan bakal segera tayang di bioskop pada 13 Agustus 2026. Film yang diadaptasi dari buku karya best seller ini pun menghadirkan genre coming of age (cerita beranjak dewasa).
Film ini membawa kisah perjalanan anak muda bernama Hikmah yang diperankan Ari Irham, yang jatuh ke titik terendahnya saat sang ibu (Rieke Diah Pitaloka) meninggal dunia. Karena didasari mimpi ibunya yang menangis, Hikmah pun mencoba melakukan berbagai cara mengejar Tuhan, supaya bisa mendoakan sang ibu.
Produser film Seni Merayu Tuhan Salman Aristo menjelaskan mengapa memilih genre coming of age sebagai genre film ini. Genre ini memberi ruang untuk memberikan pemahaman bahwa proses pendewasaan adalan melainkan sebuah perjalanan berkesinambungan.
"Ini adalah salah satu genre yang memungkinkan bahwa segala sesuatu itu tidak perlu harus selesai sekarang. Proses pendewasaan itu adalah perjalanan yang tidak ada habis-habisnya," katanya dalam press screening Seni Merayu Tuhan, Selasa (4/8).
"Tapi, kan, cerita tetap harus punya konklusi, harus punya resolusinya. Tapi genre ini memungkinkan bahwa resolusinya itu adalah perjalanan lebih baik lagi," ujar dia.
Baca Juga: 7 Film Adaptasi Novel Terbaru di Netflix, Tak Kalah Bagus dari Bukunya
Salman pun melanjutkan, poin utama yang disampaikan film ini adalah soal keikhlasan dan proses penerimaan diri. Menurutnya, tidak semua persoalan hidup harus menemukan jawaban atau kesembuhan pada saat itu juga.
"Tapi, yang paling penting adalah keinginan kita untuk terus menjadi lebih baik dari hari kemarin," tambahnya.
Senada dengan Salman Aristo, Sutradara Seni Merayu Tuhan Cesa David Luckmansyah juga mengungkapkan, film ini mencoba menunjukkan bagaimana seseorang menjalani proses untuk lebih baik dari sebelumnya.
Walau karakter utama di dalam film ini merupakan anak muda, dia menyebutkan, film ini turut relevan dengan banyak pihak.
"Meskipun karakter di film ini umurnya Gen Z, saya yakin, refleksinya juga didapatkan untuk semua orang yang umurnya di atas 40," katanya.
Baca Juga: 7 Film Coming of Age Tampilkan Drama Remaja Penuh Gejolak
Dia menyebutkan, Seni Merayu Tuhan juga menggambarkan situasi generasi muda saat ini yang kerap terobsesi dengan pekerjaan, mengejar validasi di sosial media, juga banyaknya luka yang tumbuh secara tak disadari dari orang terdekatnya.
Seni Merayu Tuhan dibintangi oleh Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfiandy.
Bukan hanya Salman Aristo, film ini juga diproduseri Sigit Pratama, dan Seni Merayu Tuhan menjadi debut penyutradaraan Cesa David Luckmansyah.
Naskah film ini ditulis oleh Rino Sarjono bersama Salman Aristo dan Gina S. Noer. Di film ini, Gina juga bertindak sebagai produser eksekutif bersama Orchida Ramadhania.
Film Seni Merayu Tuhan diproduksi oleh Wahana Kreator yang bekerja sama dengan PK Films, Emtek Media, Starvision, Magma Entertainment, Virtuelines Entertainment, dan Suraya Filem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News