M O M S M O N E Y I D
AturUang

Ini 3 Alasan Generasi Muda Harus Melek Finansial

Ini 3 Alasan Generasi Muda Harus Melek Finansial
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Generasi muda kini tidak lagi cukup hanya pintar mengelola uang jajan atau tabungan. Berikut ini alasan generasi muda harus melek finansial ya.

Di tengah pesatnya perkembangan digital dan semakin kuatnya tren investasi berkelanjutan, generasi muda juga dituntut untuk memahami cara kerja dunia keuangan agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Universitas Prasetiya Mulya melalui Finance and Investment Society (FIS) hadir dengan pendekatan berbeda dalam mengajarkan literasi finansial.

Mahasiswa tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga dilatih berpikir kritis dan kreatif dalam menavigasi dinamika keuangan digital.

“Konferensi ini berfokus pada sektor keuangan serta inovasi terbaru dalam industri. Lebih dari itu, kami berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk menjadi motor perubahan di era keuangan baru,” jelas Christian Thomas, Ketua Panitia dari FIS, dalam keterangan tertulis Kamis (4/9).

Menurut Benedictus Prasetya Soegiopranoto, Ketua Himpunan Mahasiswa FIS, anak muda memang punya peran besar dalam membentuk masa depan ekonomi bangsa.

Baca Juga: 15 Tips Mengelola Keuangan Pribadi yang Efektif, Pemula Wajib Tahu

"FIS berkomitmen untuk menjadi wadah inspirasi, jejaring, dan diskusi kritis bagi mahasiswa,” ujarnya.

Lewat berbagai ruang belajar seperti diskusi, kolaborasi dengan profesional industri, hingga simulasi praktik keuangan, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa literasi finansial bukan hanya soal hitungan angka.

Lebih dari itu, ini adalah keterampilan hidup yang bisa membantu mereka mengelola masa depan dengan lebih bijak.

Dari semangat itu, ada tiga hal penting yang bisa dipetik generasi muda untuk mulai melek finansial:

  1. Ikuti perkembangan digitalisasi keuangan, agar tidak tertinggal dengan tren baru di industri.

  2. Perhatikan investasi berkelanjutan, karena masa depan ekonomi akan banyak bergantung pada praktik yang bertanggung jawab.

  3. Berani berinovasi dan berkolaborasi, sebab generasi muda bukan hanya pengguna, tetapi juga pencipta solusi keuangan di era digital

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Antam Sabtu 7 Februari, Harga Buyback Melesat, Waktunya Jual?

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.920.000 Sabtu (7/2/2026), naik Rp 64.000 dibanding harga Jumat (6/2/2026).

Tak Ada An Se Young, Ini Skuad Tim Putri Indonesia VS Korsel di Semifinal BATC 2026

Tim putri Indonesia dan tim putri Korea Selatan akan memperebutkan tiket di partai final BATC 2025. 

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Sabtu (7/2/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (7/2) kompak melemah. Emas Galeri 24 1 gram (gr) jadi Rp 2.946.000, emas UBS 1 gr Rp 2.961.000

8 Rekomendasi Minuman yang Bisa Bikin Risiko Kanker Menurun

Intip beberapa rekomendasi minuman yang bisa bikin risiko kanker menurun berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?

6 Jenis Makanan yang Bisa Bikin Risiko Kanker Meningkat

Tahukah bahwa ada beberapa jenis makanan yang bisa bikin risiko kanker meningkat. Apa sajakah itu?  

Promo Chigo Rp 15 Ribuan Kembali! Solusi Praktis Makan Hemat Tiap Hari

Cari makan praktis, enak, dan hemat? Promo Chigo Combo Hemat tawarkan menu Rp15 ribuan. Cek pilihan favorit Anda sebelum terlambat!

5 Fakta Orgasme Wanita Tak Terduga Ini Wajib Anda Ketahui

Anda mungkin melewatkan fakta bahwa orgasme wanita bisa multipel. Pahami 5 hal unik ini agar pengalaman Anda lebih baik.

7 Rekomendasi Buah yang Bagus untuk Kesehatan Kulit

Ternyata ini, lo, beberapa rekomendasi buah yang bagus untuk kesehatan kulit. Tertarik mencobanya?  

Rekomendasi Drama China Viu, 6 Judul Ini Wajib Tonton Jelang Imlek

Rayakan Imlek dengan cerita-cerita baru! Viu menyajikan 6 drama China pilihan yang dijamin bikin betah di rumah.

Batas Normal Asam Urat Pria: Ini 10 Cara Ampuh Turunkan Asam Urat Berlebih

Batas normal asam urat pria 4,0-8,5 mg/dL. Melebihi ini, Anda berisiko hiperurisemia. Pahami pemicunya agar terhindar dari komplikasi serius.