MOMSMONEY.ID - Ingin tahu apakah sebuah merek mendapat respons positif atau negatif dari publik? Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bisa membantu perusahaan memahami sentimen dan percakapan yang berkaitan dengan merek mereka di media.
Melalui teknologi ini, informasi dari berbagai sumber media dapat dipantau dan dianalisis untuk membantu perusahaan memahami isu yang sedang berkembang.
Namun, membaca sentimen tidak cukup hanya dengan menghitung banyaknya komentar positif dan negatif. Konteks pemberitaan juga perlu diperhatikan agar informasi yang diperoleh lebih relevan.
AI Specialist Media Info Grup Indonesia (MIGI), Ahmad Izzuddin, mengatakan AI dapat membantu perusahaan memahami sentimen publik dengan memperhatikan konteks pemberitaan media.
Baca Juga: Gemini Enterprise for Financial Services, Solusi AI Bantu Profesional Sektor Keuangan
“Sekarang AI sudah lebih canggih daripada sebelumnya, dan AI dapat membantu kita memahami sentimen dan pesan penting untuk brand kita dengan memerhatikan keseluruhan konteks dari media,” ujar Ahmad dalam siaran pers Minggu (18/10).
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, MIGI menyediakan layanan media monitoring dan media intelligence, yang dilengkapi dasbor media·web.
Layanan ini membantu usaha memantau informasi dari berbagai sumber media sekaligus memperoleh data yang relevan untuk memahami perkembangan isu dan reputasi merek.
Commercial Lead MIGI, Deddy Hermawan, menekankan pentingnya memilah informasi agar data yang terkumpul tidak justru membingungkan.
“Di zaman seperti sekarang, yang kita butuhkan bukan hanya data yang banyak tapi juga data yang relevan. Berapa banyak pun sumber media, apabila tidak dikurasi dan diinterpretasi dengan teliti, tentunya akan membingungkan,” ujar Deddy.
Pemantauan tersebut juga berkaitan dengan upaya bisnis mengantisipasi krisis reputasi. Dalam acara yang sama, pakar hubungan masyarakat Dr Firsan Nova membahas pentingnya menentukan waktu dan cara yang tepat untuk merespons krisis di era digital, ketika informasi dapat menyebar dengan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News