M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ingin Menanam Tanaman Jeruk Nipis? Ini Langkah-Langkah dan Cara Perawatannya

Ingin Menanam Tanaman Jeruk Nipis? Ini Langkah-Langkah dan Cara Perawatannya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Daun jeruk nipis banyak digunakan sebagai bahan bumbu masakan dan buahnya juga dapat digunakan sebagai bahan minuman menyegarkan. Jeruk nipis juga kaya akan vitamin C dan dapat mengobati berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, tak jarang jeruk nipis dibudidayakan di rumah-rumah agar lebih praktis dan hemat pengeluaran biaya.

Dilansir dari Cybext, untuk menanam jeruk nipis, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan menanam dari benih atau biji, stek, ataupun dengan teknik pencakokan. Menanam dengan cara stek, dapat menghasilkan tanaman serupa seperti pohon induknya. Sementara menanam dari biji, dapat menghasilkan akar yang lebih kokoh dan kuat. Kendati demikian, inti cara menanam jeruk nipis adalah sama.

Baca Juga: 8 Bahan Media Tanam Anorganik Ini Bisa Membantu Menyuburkan Tanaman

Menyiapkan Bibit Tanaman

Jeruk nipis dapat dikembangbiakkan dengan cara vegetatif dan generatif. Vegetatif dilakukan dengan cara stek atau okulasi (cangkok), sedangkan generatif dimulai dari biji. Ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih indukan dari kedua metode ini.

Pastikan pohon indukan yang ingin dicangkok adalah pohon jeruk nipis yang menghasilkan buah yang baik, berada di tanah subur, terhindar dari penyakit, memiliki akar yang kuat, dan berdahan halus dengan diameter 2-3 cm.  Sementara dari biji, Anda dapat memilih biji yangs udah tua dan berasal dari buah yang bagus sebelumnya. Namun, jika Anda ingin memulai dari bibit yang dibeli, pilihlah bibit jeruk nipis yang telah berusia 1 tahun.

Media Tanam dan Pot

Media tanam yang digunakan haruslah yang subur, yakni yang mengandung unsur hara yang baik untuk tanaman berbuah. Campuran tanah dengan pupuk organik sudah baik untuk menanam tanaman jeruk nipis. Bila Anda ingin menanam lebih dari satu pohon di pekarangan, berilah jarak antara satu pohon dengan pohon lainnya sejauh 4 meter.

Namun, bila Anda ingin menanam di dalam pot, pilihlah pot yang berdiameter 20-40 cm untuk bibit jeruk nipis berukuran kecil dan pot berdiameter 50-60 cm untuk bibit jeruk nipis berukuran besar. Jangan lupa untuk meletakkan pecahan genteng pada dasar pot yang kedalamannya sekitar 30 cm.

Baca Juga: Ini Beberapa Cara Memberikan Pupuk pada Tanaman

Penyiraman dan Pemupukan

Umumnya, jeruk nipis dalam pot membutuhkan waktu penyiraman 2-3 kali sehari dengan jumlah secukupnya dan tidak menggenangi tanah. Namun, jangan menyirami sampai ke batang tanaman. Cukup di permukaan tanah, di sekitar batang tanaman. Jika cuaca sedang hujan, tanaman tak perlu disirami ya, Moms. Tanaman jeruk nipis juga membutuhkan sinar matahari langsung selama 5 jam per hari.

Untuk pemupukan, perlu dilakukan secara rutin sebanyak satu bulan sekali. Namun, dapat dilakukan juga saat penanaman pertama. Semakin bertambahnya usia, dosis pupuk yang dibutuhkan juga semakin banyak. Misalnya, dari 50 gram menjadi 100 gram per tanaman.

Pemangkasan dan Perawatan Lebih Lanjut

Pemangkasan tanaman jeruk nipis dapat dilakukan saat dilakukan saat pohon jeruk nipis terindikasi penyakit atau hama. Pemangkasan dilakukan pada cabang pohon yang kering atau tidak produktif. Jika bagian berpenyakit tidak dihilangkan, dikhawatirkan akan menular ke bagian tanaman yang lain. Bahkan menularkan penyakit ke jenis tanaman lain. Alat untuk memangkas juga tak boleh sembarangan, yakni harus dalam keadaan steril dan tidak kotor.

Hama yang biasa menyerang tanaman jeruk nipis adalah kutu daun yang berukuran kecil, berwarna hitam, dan hidup berkelompok. Mereka biasanya tinggal di bagian tunas dan daun muda. Oleh karena itu, melakukan pengecekan rutin perlu dilakukan saat sedang menyirami tanaman. Untuk mengatasinya, Anda dapat menyemprotnya dengan insektisida alami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Lemot Teratasi! Ini Langkah Efektif Optimalkan Memori Tanpa Hapus Aplikasi

Penyebab utama HP lemot seringkali bukan aplikasi. Pahami langkah sederhana untuk mengoptimalkan ruang penyimpanan dan kembalikan performa ponsel.

Tren Baru Gen Z: Simpan Uang di E-Wallet untuk Belanja hingga Bayar Tagihan

Gen Z makin gemar menyimpan uang di e-wallet, OVO Nabung mencatat lonjakan pengguna.                       

Promo Chatime Juni Cuma Rp 20 Ribu untuk Minuman Favorit & Paket Hemat di PRJ

Chatime June Treats tawarkan 3 varian ukuran large hanya Rp20.000. Jangan sampai terlewat promo terbatas 15-18 Juni 2026 ini!

HP 1 Jutaan Terbaru: Layar AMOLED 120Hz Hadir di HP Murah

HP 1 jutaan kini tawarkan fitur premium seperti layar 120Hz dan fast charging 67W. Temukan daftar rekomendasi terbaik.

Hasil Laga Piala Dunia 2026 Selasa 16 Juni 2026: Grup G dan H Berlangsung Ketat

Pertandingan lanjutan Grup G dan H di Piala Dunia 2026 menarik untuk diulas. Berikut rangkuman hasil laga pada hari ini Selasa 16 Juni 2026.

Cara Mengonsumsi Buah Alpukat yang Tepat & Sehat untuk Serap Nutrisi secara Maksimal

Alpukat kaya gizi, tapi salah cara makan bisa rugikan tubuh. Hindari kesalahan umum yang membuat nutrisinya tak terserap maksimal.

Huawei Rilis HarmonyOS 7: Desain Spasial 3D & Fitur AI Canggih yang Responsif

HarmonyOS 7 membawa AI Agentic yang luar biasa, membuat asisten Celia lebih pintar. Pahami cara sistem ini akan mengubah interaksi dengan ponsel.

Promo Superindo Weekday Periode 15-18 Juni 2026, Salmon Fillet-Lele Dumbo Diskon 20%

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 15-18 Juni 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Hasil Piala Dunia 2026 Grup H: Semua Laga Imbang, Tanjung Verde Heroik Tahan Spanyol

Hasil Piala Dunia 2026 Grup H, kedua laga awal berakhir imbang, baik Spanyol vs Tanjung Verde maupun Arab Saudi vs Uruguay.

5 Tradisi Sambut Tahun Baru Hijriyah di Indonesia, Penuh Makna & Akulturasi Budaya

Tahun Baru Hijriyah menjadi panggung akulturasi budaya di Indonesia. Intip 5 tradisi unik dari berbagai daerah dalam menyambut momen sakral ini.