MOMSMONEY.ID - Lari kini menjadi salah satu pilihan olahraga yang banyak dilakukan masyarakat urban. Namun, mengejar target jarak atau waktu bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.
Kondisi tubuh, hidrasi, nutrisi, dan waktu istirahat juga menjadi bagian penting agar olahraga tetap aman dan berkelanjutan.
Pelari juga perlu mengenali kondisi tubuh selama berlari. Jangan memaksakan diri ketika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan atau gangguan kesehatan.
Asupan cairan pun perlu diperhatikan, terutama ketika berlari dalam waktu cukup lama atau di tengah cuaca panas.
Pesan tersebut turut disampaikan dr. Taufan, perwakilan Running Doctors ISOPLUS Run Series 2026. Menurutnya, pelari perlu mendengarkan kondisi tubuh dan memanfaatkan titik hidrasi yang tersedia.
“Pesan kami sederhana listen to your body. Jangan memaksakan target apabila tubuh sudah memberikan sinyal bahaya, dan manfaatkan titik hidrasi secara teratur,” ujar dr. Taufan, Minggu (6/9).
Persiapan sebelum berlari juga tidak kalah penting. Pelari pemula maupun yang ingin meningkatkan performa sebaiknya memiliki latihan yang terstruktur, termasuk mengatur intensitas latihan dan waktu istirahat.
Hal ini dirasakan Diego Takaredase, anggota ISOPLUS Squad. Ia mengatakan, menjaga performa saat berlari bukan hanya soal latihan, tetapi juga perlu didukung nutrisi, hidrasi, dan istirahat yang cukup.
“Karena untuk menjaga performa, sehat itu bukan hanya soal latihan, tapi juga bagaimana kita memenuhi kebutuhan nutrisi, menjaga hidrasi, dan memberikan tubuh waktu untuk beristirahat,” ujar Diego.
Edukasi dan pengalaman berlari tersebut menjadi bagian dari penyelenggaraan ISOPLUS Run Series 2026.
Setelah digelar di Jakarta pada 6 September 2026, ajang ini diikuti hampir 8.000 peserta yang terdiri dari pelari pemula, pekerja profesional, komunitas lari hingga keluarga muda.
ISOPLUS Run Jakarta 2026 menghadirkan kategori 5K, 10K, dan Kids Dash. Dari sisi keamanan, penyelenggara menyiapkan Running Doctors yang ikut berlari bersama peserta untuk memantau kondisi pelari di lintasan.
Selain itu, water station ditempatkan setiap 1,5 kilometer. Race Director ISOPLUS Run Series 2026 Safrita Aryana mengatakan, penyediaan hidrasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kenyamanan pelari.
“Kami juga memastikan water station tersedia secara melimpah, bahkan melebihi standar umum internasional water station yang jaraknya 2,5KM. Di ISOPLUS Run 2026, kami menyediakan *water station* per 1,5KM,” ujar Safrita.
ISOPLUS juga memberikan program pendampingan melalui menu latihan dan edukasi nutrisi yang disusun bersama Professional Running Coach, Andy Soegiyanto dan Dokter Spesialis Gizi dr. Angela Dalimarta, Sp.GK.
Rangkaian ISOPLUS Run Series 2026 selanjutnya akan berlanjut ke Surabaya melalui Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 pada 4 Oktober 2026. Ajang tersebut menyediakan kategori mulai dari 5K hingga marathon 42,195 kilometer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News