M O M S M O N E Y I D
AturUang

Inflasi Biaya Sekolah Bisa Mengancam Lo! Hindari Risiko Gagal Biayai Anak Kembar

Inflasi Biaya Sekolah Bisa Mengancam Lo! Hindari Risiko Gagal Biayai Anak Kembar
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak cara realistis untuk menyiapkan dana pendidikan anak kembar agar keuangan tetap aman meski biaya sekolah terus naik.

Kenaikan biaya pendidikan kini menjadi perhatian serius banyak keluarga sekarang, terutama bagi orang tua dengan anak kembar. 

Kebutuhan sekolah yang hampir selalu berlipat membuat perencanaan keuangan tidak bisa dilakukan setengah-setengah. 

Untungnya, kesadaran finansial masyarakat juga semakin meningkat seiring mudahnya akses informasi dan layanan keuangan digital. 

Melansir dari DBS Digibank, perencanaan dana pendidikan yang disusun sejak dini dinilai mampu menjaga stabilitas keuangan keluarga di tengah tekanan inflasi biaya sekolah. 

Melalui strategi yang tepat dan konsisten, dana pendidikan anak kembar tetap bisa dipersiapkan tanpa mengorbankan kebutuhan hidup lainnya.

“Orang tua perlu melihat dana pendidikan sebagai tujuan jangka panjang yang harus direncanakan secara disiplin dan realistis,” mengutip dari laman DBS Digibank.

Baca Juga: Hentikan Panik! Kenali Risiko Keuangan Jika Abaikan Sinking Fund

Tentukan arah pendidikan anak sejak awal

Langkah paling dasar dalam menyiapkan dana pendidikan anak kembar adalah menentukan gambaran pendidikan yang ingin ditempuh. 

Apakah anak akan bersekolah di lembaga negeri, swasta, atau jalur pendidikan alternatif, semuanya memiliki konsekuensi biaya yang berbeda. 

Ketika arah yang jelas sejak awal, orang tua tidak perlu menebak-nebak kebutuhan dana di kemudian hari. Perencanaan pun menjadi lebih fokus dan terukur sesuai tujuan keluarga.

Kumpulkan informasi biaya secara menyeluruh

Setelah arah pendidikan ditentukan, tahap selanjutnya adalah mengumpulkan informasi biaya dari beberapa pilihan sekolah. Informasi ini mencakup uang pangkal, biaya bulanan, hingga kebutuhan penunjang lainnya. 

Orang tua juga perlu menyadari bahwa anak kembar bisa memiliki kebutuhan dan minat yang berbeda, sehingga kemungkinan biaya pendidikan tidak selalu sama. Gambaran biaya yang lengkap akan membantu menyusun perencanaan dana yang lebih realistis.

Evaluasi kondisi keuangan keluarga

Perencanaan dana pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kondisi keuangan keluarga saat ini. Orang tua perlu meninjau pemasukan rutin, tabungan, serta pengeluaran bulanan secara jujur dan menyeluruh. 

Dari evaluasi ini, akan terlihat seberapa besar kemampuan finansial untuk mendukung pendidikan anak kembar. Jika dirasa belum ideal, masih ada ruang untuk melakukan penyesuaian gaya hidup atau mencari tambahan sumber penghasilan.

Baca Juga: 6 Kesalahan Mengelola Uang Rp100 Juta yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

Tetapkan alokasi khusus untuk dana pendidikan

Agar tujuan dana pendidikan tidak bercampur dengan kebutuhan lain, alokasi khusus perlu ditetapkan sejak awal. Dana ini sebaiknya dipisahkan dari pengeluaran harian agar tidak mudah terpakai. 

Besarnya alokasi disesuaikan dengan kemampuan finansial keluarga, bukan berdasarkan target yang terlalu memaksa. Konsistensi dalam menyisihkan dana jauh lebih penting dibandingkan nominal besar namun tidak berkelanjutan.

Manfaatkan investasi jangka panjang secara bijak

Investasi menjadi salah satu cara yang banyak dipilih untuk menghadapi kenaikan biaya pendidikan di masa depan. Kuncinya adalah memulai lebih awal dan memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko. 

Diversifikasi juga penting agar dana pendidikan tidak bergantung pada satu jenis instrumen saja. Dengan pengelolaan yang tepat dan komitmen jangka panjang, investasi dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan anak kembar di kemudian hari.

Menyiapkan dana pendidikan anak kembar memang membutuhkan perencanaan yang lebih matang dibandingkan anak tunggal. 

Namun dengan langkah yang terstruktur, pemahaman finansial yang baik, serta kedisiplinan dalam mengelola dana, tantangan ini bisa dihadapi secara bertahap. 

Perencanaan yang tepat bukan hanya membantu menjaga keuangan tetap stabil, tetapi juga memberi rasa tenang bagi orang tua dalam menyiapkan masa depan pendidikan anak-anaknya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Ala Polytron

Polytron membagikan sejumlah tips praktis lagi aman bagi pengguna motor listrik yang akan meninggalkan kendaraannya saat mudik Lebaran.​

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 10-23 Maret 2026, Cokelat-Sabun Cair Diskon 30%

Promo Indomaret Harga Spesial tawarkan Diskon hingga 30%. Cek katalognya sekarang dan nikmati belanja lebih hemat.

Promo Alfamidi Ngartis Periode 1-15 Maret 2026, Olatte-Sasa Santan Beli 2 Gratis 1

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 1-15 Maret 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Aneka Promo Genki Sushi Spesial Ramadhan, Paket Lengkap Bukber Mulai Rp 85 Ribu

Ramadhan makin istimewa dengan promo Genki Sushi. Paket hemat mulai Rp 85.000 sudah termasuk sushi dan ocha. Cek daftar menunya sebelum kehabisan!

IHSG Berpotensi Melemah, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (11/3)

IHSG diproyeksi kembali melemah pada perdagangan Rabu (11/3/2026)​. Berikut daftar rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Rabu (11/3)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Update Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari Ini (11/3) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG terbaru cuaca hari ini Rabu (11/3) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Waspada! Kasus Campak di Indonesia Meningkat, Ketahui Gejala & Pencegahannya yuk

Satu orang terinfeksi campak bisa tularkan 18 orang lain. Waspada penyebaran cepat, kenali gejala agar penanganan segera dilakukan.

DBS Foundation Beri Hibah Rp 11,2 Miliar Untuk Lima Bisnis Berdampak Sosial

Di Indonesia, DBS Foundation memberikan dana hibah SGD 850.000 atau sekitar Rp 11,2 miliar kepada 5 social enterprise dan business for impact.

Jadwal Swiss Open 2026: 8 Wakil Indonesia Berlaga Menuju 16 Besar, Ada Ginting

Jadwal Swiss Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (11/3), delapan wakil Indonesia berlaga memperebutkan tiket 16 besar.​