M O M S M O N E Y I D
AturUang

Intip 7 Risiko saat Orang Tua Tidak Menyiapkan Asuransi Pendidikan untuk Anak

Intip 7 Risiko saat Orang Tua Tidak Menyiapkan Asuransi Pendidikan untuk Anak
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Moms, yuk cek risiko besar jika keluarga tidak punya asuransi pendidikan, terutama di tengah biaya sekolah yang terus naik setiap tahun.

Banyak orang tua belum menyadari bahwa pendidikan anak membutuhkan strategi keuangan khusus agar tidak mengganggu stabilitas keluarga. 

Melansir dari OCBC, muncul fakta bahwa risiko keuangan bisa datang tanpa aba-aba dan langsung menggerus rencana pendidikan yang sudah disusun. 

“Masa depan anak bisa terhambat hanya karena orang tua tidak siap secara finansial,” kutip laman OCBC.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 9 Desember 2025: Finansial Stabil

Dana pendidikan tidak siap saat waktunya tiba

Biaya sekolah dan kuliah terus meningkat setiap tahun, sementara pendapatan keluarga belum tentu bergerak seiring kenaikan inflasi. 

Tanpa asuransi pendidikan, orang tua hanya mengandalkan tabungan atau gaji bulanan yang sering kali tidak cukup untuk lonjakan biaya saat anak naik jenjang. 

Pada akhirnya, rencana sekolah anak bisa tertunda atau berubah arah karena dana tidak tersedia sesuai kebutuhan.

Rencana pendidikan anak mudah terganggu ketika terjadi krisis

Kehilangan pekerjaan, penurunan pendapatan, atau kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat langsung mengganggu keuangan keluarga. 

Tanpa perlindungan pendidikan, dana yang seharusnya disiapkan untuk anak terpaksa dialihkan ke kebutuhan mendesak. 

Dampaknya, anak bisa kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan tepat waktu, bahkan menurunkan peluang perkembangan akademisnya di masa depan.

Tidak ada perlindungan ketika orang tua sakit atau meninggal dunia

Asuransi pendidikan tidak hanya menyiapkan dana sekolah, tetapi juga perlindungan ketika pencari nafkah utama menghadapi risiko seperti sakit berat, kecelakaan, atau meninggal dunia. 

Jika keluarga tidak memiliki asuransi, pendidikan anak bergantung pada bantuan keluarga besar atau utang, sehingga masa depan akademiknya menjadi tidak menentu.

Terjebak utang demi menutup biaya pendidikan

Ketika dana tidak tersedia, banyak keluarga memilih meminjam uang. Utang bisa berasal dari pinjaman pribadi, kredit, hingga layanan keuangan lain. 

Tanpa perhitungan matang, beban bunga membuat pengeluaran semakin berat. Pada akhirnya, cicilan menumpuk dan membuat kondisi keuangan keluarga semakin sulit.

Kesempatan pendidikan terbaik untuk anak bisa hilang

Keterbatasan dana sering membuat orang tua memilih sekolah berdasarkan kemampuan finansial saat itu, bukan berdasarkan minat atau potensi anak. 

Akibatnya, peluang masuk ke sekolah unggulan atau universitas berkualitas bisa hilang. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memengaruhi peluang karier dan masa depan anak.

Baca Juga: Kehabisan Gaji Pasca PHK? Ini Solusi Finansial tanpa Stres dan Tetap Stabil

Rasa aman finansial keluarga ikut menurun

Tanpa perlindungan pendidikan, kecemasan tentang biaya sekolah selalu membayangi orang tua. Kekhawatiran ini bisa memengaruhi pengambilan keputusan keuangan lain dan mengganggu produktivitas. 

Dengan perlindungan yang tepat, orang tua memiliki rasa tenang karena mengetahui pendidikan anak sudah memiliki fondasi yang aman.

Tidak siap menghadapi kenaikan biaya pendidikan yang tinggi

Inflasi pendidikan di Indonesia bisa mencapai lebih dari 10 persen per tahun. Tabungan biasa tidak mampu mengimbangi kenaikan tersebut karena bunganya jauh lebih rendah. 

Tanpa perencanaan pendidikan yang tepat, keluarga bisa terpaksa mengorbankan keuangan penting lain seperti dana darurat atau tabungan pensiun hanya untuk menutup biaya sekolah anak.

Cara orang tua mulai mempersiapkan dana pendidikan anak

Memulai perencanaan pendidikan tidak harus menunggu sampai dana besar tersedia. Beberapa langkah sederhana ini bisa dilakukan sejak dini

  • Mencatat perkiraan biaya pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi
  • Menghitung estimasi inflasi pendidikan tiap tahun
  • Menyiapkan alokasi khusus untuk dana pendidikan meskipun kecil
  • Memilih instrumen keuangan yang sesuai profil risiko keluarga
  • Melakukan evaluasi setiap tahun untuk menyesuaikan perubahan kebutuhan

Pendekatan ini membantu orang tua melihat gambaran jangka panjang dan membuat keputusan yang lebih matang.

Baca Juga: Cara Orang Sukses Menyusun Investasi Jangka Panjang untuk Amankan Finansial

Tidak memiliki asuransi pendidikan bukan sekadar risiko kecil, tetapi bisa berdampak besar pada masa depan anak dan stabilitas keluarga. 

Setelah memahami risiko dan mulai menyiapkan strategi sejak dini, orang tua dapat memberikan kepastian pendidikan yang lebih aman meski kondisi ekonomi berubah. 

Setiap langkah kecil yang konsisten hari ini adalah investasi terbaik untuk masa depan anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi. 

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?