M O M S M O N E Y I D
Bugar

Industri Menolak Pengaturan Desain Kemasan Polos Bungkus Rokok

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pengamanan Produk Tembakau dan Rokok Elektronik yang memuat soal pengaturan desain kemasan menimbulkan penolakan keras dari industri.

Usulan kewajiban penerapan kemasan polos untuk produk tembakau dan rokok elektronik itu muncul tanpa dasar hukum yang jelas. Pasalnya, Undang-Undang (UU) No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan maupun aturan turunannya di Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2024 sama sekali tidak mengamanatkan pengaturan terkait desain dan kemasan polos untuk produk tembakau dan rokok elektronik.

“Secara kolektif pemangku kepentingan sektor tembakau telah menolak usulan aturan kemasan polos. Karena memang secara historis Indonesia pernah melakukan gugatan kepada World Trade Organization (WTO) pada 2015 dan itu menjadi satu pertimbangan,” kata Sekretaris Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Suryadi Sasmita.

Kebijakan kemasan polos pun menimbulkan perlakuan diskriminatif terhadap merek dagang produk tembakau. Berdasarkan draf tersebut, standar desain kemasan produk rokok baik produk konvensional maupun elektronik akan disamakan baik secara warna, desain, maupun font tulisannya.

Pemilihan warna pantone 448 C sebagai warna yang harus digunakan seluruh produsen ini dirumuskan tanpa berkonsultasi dengan industri. Padahal, salah satu penelitian menyebutkan warna cokelat lumpur tua ini sebagai warna terjelek di dunia yang dapat berdampak negatif terhadap industri.

Baca Juga: Pulihkan Industri Manufaktur, Apindo: Banyak Hal yang Harus Dibenahi

Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Benny Wachjudi menambahkan, penyeragaman dari sisi warna dan desain pada kemasan rokok dikhawatirkan mendorong penyebaran rokok ilegal.

Hal ini hanya akan merugikan semua pihak, melukai industri lebih jauh, dan di sisi lain penerimaan cukai negara juga akan ikut merosot tajam. Selain itu, tujuan pengendalian konsumsi produk tembakau yang dicita-citakan oleh Kementerian Kesehatan  juga tidak tercapai.

“Ketika rokok legal diatur secara eksesif, nanti rokok ilegal yang akan makin bertebaran di pasaran. Rokok ilegal kan tidak pakai kemasan apa pun, tidak peduli aturan apa pun. Secara umum, makin ketatnya regulasi di sektor ini akan makin berat bagi industri tembakau yang kinerjanya juga sedang tidak baik,” ucap Benny.

Ia pun mengingatkan bahwa cukai rokok atau cukai hasil tembakau (CHT) merupakan penyumbang terbesar penerimaan cukai di Indonesia. Hingga Juli 2024, penerimaan cukai rokok tercatat sebesar Rp111,3 triliun.

Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) I Ketut Budiman turut menyuarakan kegeramannya soal desain kemasan polos. Menurutnya, pasal ini tidak masuk akal dan tidak seharusnya ada di dalam aturan. Adanya kemasan polos sama saja membiarkan konsumen jadi buta, yang akhirnya malah akan menguntungkan produk ilegal.

“Makanya kami petani AMTI, petani tembakau, petani cengkeh, para pekerja ini ya menolak aturan kemasan polos. Plain packaging itu tidak ada mereknya, padahal produk-produk kami legal, bukan ilegal. Ini tadi dikatakan, bisa marak rokok-rokok yang ilegal, karena mereka kan tidak bayar cukai, tidak bayar pajak. Nah, ini yang mestinya dipikirkan,  kita dari hulu hingga hilir ini ya menolak kemasan polos itu. Ini kan sekarang diatur sekian persen, harus ada peringatan kesehatan. Ini kita menolak pengaturan itu,” tegas Budiman.

Dorongan penolakan aturan soal desain kemasan polos ini perlu disampaikan secara langsung kepada Kemenkes. Saat ini, Kemenkes pun membuka peluang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memberi masukan dalam perumusan RPMK. Melalui kanal resminya yang bisa diakses melalui https://partisipasisehat.kemkes.go.id/naskah/detail?param=usulan-tertulis, seluruh pihak bisa mengutarakan masukan agar pasal mengenai desain kemasan polos dicabut dari RPMK.

Baca Juga: Masyarakat Tembakau Indonesia Minta Pemerintah Akomodasi Elemen dari Hulu ke Hilir

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (13/7) Didominasi Berawan, Cek Daerah Anda

BMKG memprakirakan mayoritas cuaca besok di wilayah Jawa Tengah berawan pada Selasa (14/7), dengan suhu udara 16-34 derajat Celcius.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Selasa (14/7), Dominan Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Selasa (14/7) didominasi berawan, tanpa hujan dengan suhu 12-33 derajat.

Promo Indomaret Ice Cream Fair 1-27 Juli 2026, Wall’s Point Coffee Beli 2 Gratis 1

Promo Indomaret Ice Cream Fair Periode 1-27 Juli 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat es krim favorit.

Cek Prakiraan Cuaca Banten Besok (14/7) dan Lusa, Hujan Ringan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa di Banten didominasi cuaca berawan, namun waspadai hujan ringan di daerah Lebak dan Kota Tangerang.

Pantau Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (14/7) dan Lusa, Diprediksi Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (14/7) dan lusa di seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan. 

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 13-19 Juli 2026, Aice Beli 2 Diskon 55%

Cermati katalog promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 13-19 Juli 2026 sebelum belanja dan nikmati Diskon hingga 55%.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 13-15 Juli 2026, Detergent Mulai Rp 13.000-an

Manfaatkan promo Alfamart Paling Murah Sejagat periode 8-15 Juli 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek di sini.

Promo Gokana Spesial Juli 2026: Paket Makan Hemat Serba Rp 45 Ribu Tiap Hari Kerja

Nikmati promo Gokana paket Makan Hemat serba Rp 45.000 tiap Senin-Jumat. Jangan lewatkan juga paket Perfect Share bertiga akhir pekan lebih seru.

Back to School! Cek Promo Bakmi GM Spesial BGM Day Juli, Nikmati Menu Mulai Rp 15.000

Jangan lewatkan promo Bakmi GM spesial BGM Day Back to School dengan super hemat. Pesan sekarang delivery atau takeaway mulai Rp 15.000!

Promo PSM Alfamart Periode 13-15 Juli 2026, Sunsilk-Kecap ABC Harga Miring

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 8-15 Juli 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.