MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026). Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat tipis sebesar 0,17% ke level 7.634 dengan net foreign sell mencapai Rp 746 miliar.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai, pasar masih cenderung diliputi keraguan terhadap kepastian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Meskipun sebelumnya sempat ada konfirmasi pembukaan Selat Hormuz, kondisi kembali memanas setelah Iran menutup jalur tersebut.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Ditutup, IHSG Berpotensi Fluktuatif (20/4)
Ia mengatakan, selama IHSG belum mampu menembus level psikologis 7.700, pergerakan indeks berpotensi cenderung terbatas dengan support berada di kisaran 7.500.
Di sisi global, negosiasi antara AS dan Iran masih berlangsung, dengan Presiden AS Donald Trump disebut telah mengirim utusan khusus ke Pakistan.
Sementara dari domestik, pelaku pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diproyeksikan mempertahankan suku bunga di level 4,75%, dengan fokus pada pengendalian inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah.
Baca Juga: BEI Suspen Sementara Saham WBSA yang Sudah Melejit 300%
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
1. INET — Buy (Swing Trade)
Secara teknikal, volume meningkat dan sedang menguji level resistance di 346. Jika mampu ditembus, terdapat potensi penguatan lanjutan menuju 370–382.
- Buy on Break > 346
- R1: 370
- R2: 382
- SL < 310
2. INCO — Buy (Swing Trade)
Pergerakan saham INCO membentuk pola inverted head and shoulders dengan neckline di 6.425. Selama bertahan di atas level tersebut, terdapat potensi penguatan menuju resistance 7.000–7.775.
- Buy: 6.500–6.800
- R1: 7.000
- R2: 7.775
- SL < 6.400
Baca Juga: IHSG Berflukutasi, Sempat Turun Tipis pada Senin Pagi (20/4)
3. HRTA — Buy (Swing Trade)
Secara teknikal, HRTA membentuk pola cup and handle dengan neckline di 2.660 dan berpotensi menguat menuju resistance 2.870–3.070.
- Buy: 2.700–2.750
- R1: 2.870
- R2: 3.070
- SL < 2.600
4. AYLS — Sell
Pergerakan AYLS mengalami penolakan di level resistance 232 dengan volume penjualan meningkat. Waspadai potensi pelemahan lanjutan menuju support terdekat di 161.
- Last Price: 194
- Next Support: 161
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News