MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka ke zona hijau pada perdagangan Senin, 20 April 2026. Namun, pukul 09:07 WIB, indeks bergerak melandai, melemah tipis 0,08% di kisaran level 7.627.
Sebanyak 243 saham mencatatkan kenaikan pada pagi ini, berbanding 287 yang turun. Sementara itu, 194 saham belum bergerak dari posisi sebelumnya.
Pagi ini, saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar di market bergerak bervariasi. Saham BREN yang pada Jumat lalu (17/5) dikoleksi asing, bergerak turun 1,51% pada pagi ini. Masih dari Grup Barito, saham TPIA juga melemah 0,4%.
Saham BBCA bergerak naik 0,39%. Sedangkan BBRI flat.
Saham batubara milik Grup Sinarmas, DSSA juga naik 0,62%.
Baca Juga: Saham Bank dan Komoditas Paling Banyak Ditransaksikan Asing
Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata pada pagi ini menyampaikan, IHSG kemungkinan bergerak fluktuatif hari ini. Penyebabnya adalah eskalasi perang Iran-Amerika Serikat. Setelah Jumat lalu, Iran membuka Selat Hormuz, pada akhir pekan, kembali ditutup sementara AS menyita kapal kargo Iran dan memperketat blokade.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Ditutup, IHSG Berpotensi Fluktuatif (20/4)
Top gainers
Di tengah fluktuasi bursa, sejumlah saham-saham kecil menduduki top gainers lantaran naik tinggi, bahkan menyentuh autoreject atas (ARA).
Saham top gainers pagi ini dipimpin DEFI dengan kenaikan sampai 31,29%. Di belakangnya, ada CSMI, AGAR, AKPI, dan CMNP turut terkerek tinggi.
Sementara saham-saham dengan penurunan paling besar antara lain NIRO, MLPT, CASH, dan ZONE.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News