MOMSMONEY.ID - Cek ide dekorasi Ramadhan 2026 untuk bikin rumah terasa hangat, rapi, dan khusyuk dengan langkah praktis yang mudah diterapkan keluarga.
Menjelang Ramadhan, banyak keluarga mulai menata ulang rumah agar suasananya lebih nyaman untuk ibadah dan kebersamaan.
Tidak sedikit yang bingung harus mulai dari mana karena ingin dekorasi yang indah tapi tetap sederhana. Tren Ramadhan 2026 justru mengarah pada konsep rumah yang hangat, rapi, dan membantu meningkatkan kualitas spiritual penghuninya.
Melansir dari Bazarkom, pendekatan minimalis bermakna kini jauh lebih diminati dibanding dekorasi ramai. Strategi yang tepat, siapa pun bisa menciptakan rumah yang terasa damai tanpa perlu biaya besar.
“Dekorasi Ramadhan tahun ini lebih menekankan suasana tenang dengan pencahayaan lembut serta elemen simbolis yang tidak berlebihan,” mengutip dari Bazarkom.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Wilayah Kabupaten Gunungkidul
Fokus utama dekorasi Ramadhan 2026
Kalau dulu dekorasi Ramadhan identik dengan banyak ornamen, sekarang arahnya berubah. Tahun ini justru menekankan dekorasi yang punya tujuan jelas dan membantu aktivitas selama Ramadan.
Artinya cukup fokus pada beberapa titik penting di rumah seperti ruang keluarga, meja makan, dan area salat. Cara ini terbukti membuat rumah terasa lebih rapi, tidak melelahkan secara visual, dan tetap terasa spesial selama bulan puasa.
Pilihan warna yang disarankan adalah warna netral hangat seperti krem, putih hangat, abu lembut, atau cokelat natural karena warna ini mudah dipadukan dengan interior rumah di Indonesia.
Pencahayaan hangat jadi elemen paling berpengaruh
Salah satu perubahan terbesar dalam tren dekorasi Ramadhan sekarang ada pada pencahayaan. Lampu yang terlalu terang mulai ditinggalkan dan diganti dengan cahaya warm yang lebih lembut.
Lampion masih menjadi favorit karena mampu memberi nuansa Ramadan yang khas sekaligus elegan. Banyak keluarga menaruhnya di meja ruang tamu, dekat pintu masuk, atau sudut ruang keluarga.
Lampu LED warm kecil juga sering dipasang di rak atau sudut ruangan supaya suasana rumah terasa hidup tanpa membuat mata lelah. Ditambah lilin dekoratif dengan aroma lembut, suasana malam Ramadan biasanya langsung terasa lebih tenang.
Dekorasi simbol Ramadhan yang tetap sederhana
Simbol Ramadan seperti bulan sabit masih banyak digunakan, tetapi tampilannya sekarang lebih minimal dan natural.
Dekorasi berbahan kayu dengan warna lembut dianggap lebih cocok karena terlihat elegan sekaligus tidak mencolok.
Biasanya ditempatkan di rak, meja ruang keluarga, atau dekat area ibadah supaya tetap terasa bermakna tanpa membuat ruangan penuh.
Pendekatan ini cocok untuk rumah minimalis maupun rumah keluarga besar karena fleksibel dan mudah dipadukan.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Wilayah Kabupaten Kulon Progo
Kalender Ramadhan keluarga makin populer
Selain hiasan visual, dekorasi yang punya fungsi juga semakin digemari. Salah satunya kalender Ramadhan tiga puluh hari yang bisa dipasang di ruang keluarga.
Banyak orang tua memanfaatkan kalender ini sebagai cara sederhana untuk mengajak anak ikut merasakan perjalanan Ramadhan setiap hari. Misalnya dengan menandai hari, menambahkan catatan ibadah, atau membuat target kebaikan kecil bersama keluarga.
Hal sederhana seperti ini ternyata bisa membuat suasana Ramadhan di rumah terasa lebih hidup dan penuh interaksi.
Penataan meja buka puasa yang lebih santai dan nyaman
Untuk meja makan, tren tahun ini cenderung mengarah ke gaya yang bersih dan tidak terlalu ramai. Tujuannya supaya momen berbuka lebih fokus pada kebersamaan, bukan dekorasi.
Biasanya cukup menambahkan satu lampion kecil sebagai pusat meja, beberapa lilin mungil, dan alas meja warna lembut.
Aksen warna emas tipis, hijau tua, atau biru gelap sering dipakai untuk memberi kesan elegan tanpa berlebihan. Konsep ini, meja tetap cantik tetapi tidak mengganggu penyajian makanan.
Aroma ruangan ikut menentukan kenyamanan Ramadhan
Selain tampilan visual, aroma rumah juga punya pengaruh besar terhadap kenyamanan selama Ramadhan. Banyak keluarga sekarang memilih pengharum dengan aroma ringan seperti kayu lembut, bunga ringan, atau herbal segar.
Aroma yang tidak terlalu kuat membantu menjaga suasana tetap nyaman saat sahur, berbuka, maupun setelah tarawih. Rumah pun terasa lebih menenangkan untuk beristirahat atau membaca.
Cara sederhana menerapkan dekorasi Ramadhan tanpa biaya besar
Buat yang ingin suasana Ramadhan berubah tetapi tidak ingin belanja banyak, ada rumus praktis yang sering dipakai penata interior.
Cukup siapkan satu area ibadah yang rapi, satu sumber pencahayaan hangat, satu dekorasi simbol Ramadhan, dan satu aroma ruangan lembut. Kombinasi empat hal ini biasanya sudah cukup membuat suasana rumah terasa berbeda.
Cara ini juga lebih realistis untuk keluarga Indonesia karena tidak membutuhkan perubahan besar. Dekorasi Ramadhan 2026 menunjukkan bahwa rumah yang nyaman tidak harus penuh ornamen atau biaya besar.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Wilayah Kabupaten Bantul
Justru pilihan sederhana yang tepat mampu menghadirkan suasana hangat, mendukung ibadah, dan mempererat kebersamaan keluarga.
Fokus pada pencahayaan lembut, simbol bermakna, serta penataan ruang yang rapi, setiap rumah bisa berubah menjadi tempat yang lebih menenangkan selama bulan suci.
Prinsip inilah yang membuat tren dekorasi Ramadhan sekarang terasa lebih cocok untuk kehidupan keluarga modern sekarang ini.
Pada akhirnya, Ramadhan terbaik bukan tentang dekorasi paling mewah, tetapi tentang rumah yang membantu penghuninya menjalani bulan suci dengan lebih khusyuk dan nyaman.
Selanjutnya: Grafik Harga Emas Antam Batangan (17 Februari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News