M O M S M O N E Y I D
Santai

HP Android Aman: Lindungi WhatsApp dari Spyware Morpheus Ini

HP Android Aman: Lindungi WhatsApp dari Spyware Morpheus Ini
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Spyware Morpheus kini menyerang Android, hati-hati bisa bajak akun WhatsApp.

Sebuah spyware baru bernama Morpheus mengeksploitasi fitur aksesibilitas Android dan diam-diam membaca pesan pengguna dan berinteraksi dengan aplikasi seperti WhatsApp. 

Tyler Lee, pengamat media sosial dari Androidheadlines.com, menyebutkan bahwa malware dirancang untuk melakukan berbagai hal. Baik itu menanam iklan palsu dan spam di ponsel, mendapatkan akses ke informasi keuangan Anda, atau mengambil alihnya sepenuhnya.

Sebuah laporan baru oleh Osservatorio Nessuno, sebuah organisasi hak digital Italia, mengungkap spyware baru bernama Morpheus yang memungkinkan penyerang untuk mengintip aplikasi Anda, seperti pesan WhatsApp Anda.

Berdasarkan temuan Osservatorio Nessuno, sebuah organisasi hak digital Italia, mereka menghubungkan spyware ini dengan perusahaan Italia bernama IPS. Bagi yang belum familiar, IPS adalah perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun. 

Baca Juga: Cara Cek Unfollowers Instagram Web & Facebook, Ini Tips yang Sangat Membantu

Perusahaan ini diduga menyediakan akses ke teknologi intersepsi yang sah. Morpheus engandalkan mekanisme infeksi sederhana, menipu target untuk menginstalnya sendiri. 

Setelah spyware terinstal, ia memanfaatkan fitur aksesibilitas Android. Hal ini memungkinkan spyware untuk membaca data di layar ponsel dan berinteraksi dengan aplikasi lain.

Salah satu cara spyware Morpheus menipu pengguna untuk mengakses WhatsApp adalah dengan memalsukan aplikasi tersebut. Kemudian, ia meluncurkan layar biometrik yang meminta pengguna untuk membuktikan identitas mereka. Hal ini akan memberikan akses spyware ke akun mereka.

Periksa WhatsApp secara berkala sangatlah penting

Target akan kehilangan akses data seluler,  mereka akan menerima SMS yang berisi tautan yang menginstruksikan untuk menginstal aplikasi guna memulihkan layanan atau memperbarui ponsel. Aplikasi akan menyamar sebagai ISP Fastweb yang dirancang untuk membuat target percaya bahwa itu adalah bagian dari proses perbaikan jaringan atau SIM. 

Setelah terinstal, aplikasi akant meminta izin Android dan menyalahgunakan fitur aksesibilitas untuk berinteraksi dengan telepon. Fitur aksesibilitas Android dirancang untuk membantu pengguna yang membutuhkan bantuan dalam menggunakan perangkat. 

Morpheus juga menggunakan layar palsu. Setelah target memberikan akses, ia akan menampilkan proses pembaruan palsu dan layar reboot palsu. 

Baca Juga: Cara Mengamankan Profil Facebook Anda, Ini Panduan untuk Mengunci Akun

Salah satu fungsi paling seriusnya melibatkan WhatsApp. Spyware ini dapat membuka WhatsApp dan mencoba menghubungkan perangkat baru ke akun target. 

Jika WhatsApp meminta konfirmasi biometrik, Morpheus akan menampilkan layar biometrik palsu di atas proses yang sebenarnya. Konfirmasi biometrik memungkinkan spyware untuk menambahkan perangkat WhatsApp baru yang terhubung. 

Hal ini memberi penyerang akses ke akun WhatsApp target. Spyware itu juga dapat mengambil tangkapan layar, merekam audio dan video, menonaktifkan indikator mikrofon dan kamera. 

Nama paket Android yang terkait dengan spyware tersebut termasuk com.android.core, com.android.cored, dan com.android.corew. Spyware tersebut juga menggunakan nama-nama seperti Mobile Config, PlayProtect, dan Impostazioni microG agar tidak mencurigakan di perangkat.

Morpheus digambarkan sebagai spyware berbiaya rendah karena mengandalkan target yang tertipu untuk menginstalnya. Spyware yang lebih canggih dapat menggunakan metode infeksi tak terlihat yang tidak mengharuskan target untuk mengakses tautan atau menginstal aplikasi.

Pengguna harus berhati-hati terhadap pesan SMS tak terduga tentang pembaruan ponsel atau masalah layanan seluler. Aplikasi Android tidak boleh diinstal dari tautan yang tidak dikenal, dan izin aksesibilitas tidak boleh diberikan kepada aplikasi yang diterima melalui pesan teks.

Sekian informasi tentang spyware Morpheus yang menyerang Android.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.