M O M S M O N E Y I D
Bugar

Hati-Hati Moms, Ini 5 Komplikasi Luka Akibat Diabetes yang Harus Diwaspadai

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa komplikasi luka akibat diabetes yang harus diwaspadai, biar bisa mencegah dan mengantisipasinya.

Luka diabetes atau ulkus diabetikum merupakan kondisi yang kerap dialami oleh penderita diabetes.

Kondisi ini ditandai dengan munculnya luka yang disertai keluarnya cairan berbau tidak sedap dari kaki atau bagian tubuh lainnya. 

Luka diabetes termasuk salah satu komplikasi diabetes yang berbahaya dan perlu segera membisakan penanganan agar tidak terjadi hal yang berbahaya. 

Ketika luka diabetes pada kaki berkembang, gejala yang muncul biasanya termasuk pembengkakan, gatal dan muncul sensasi seperti terbakar. 

Akan tetapi, kondisi ini bisa menjadi lebih dalam dan semakin buruk apabila pengidap tidak segera menbisakan pengobatan, dan berujung pada komplikasi yang lebih berbahaya. 

Bersumber dari Healthline, inilah beberapa komplikasi luka akibat diabetes yang harus diwaspadai agar bisa mencegah dan mengantisipasinya, antara lain: 

Baca Juga: Gejala Inilah yang Dialami Ketika Serangan Jantung, Wajib Disadari

1. Sepsis

Kompliaksi akibat luka diabetes yang pertama adalah sepsis. Jika infeksi cukup dalam, bisa memasuki aliran darah yang menyebabkan sepsis. 

Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap infeksi dan mulai merusak jaringan dan organ. 

Gejalanya termasuk bertindak bingung, kulit membiru atau muncul noda, dan kesulitan bernapas. 

2. Gangren

Kompliaksi akibat luka diabetes yang kedua adalah gangren. Gangren adalah kematian jaringan tubuh karena infeksi bakteri atau hilangnya aliran darah. 

Hal ini ditandai dengan perubahan warna kulit, nanah yang tidak biasa atau keluarnya cairan dari daerah tersebut dan hilangnya sensasi di bagian tubuh yang terkena.  

Baca Juga: 3 Cara Menurunkan Gula Darah di Pagi Hari Tanpa Obat, Penderita Diabetes Bisa Jajal

3. Infeksi kulit

Kompliaksi akibat luka diabetes yang selanjutnya adalah infeksi kulit. Luka diabetes pada kaki rentan terhadap infeksi kulit. 

Kondisi ini akan mengakibatkan pembengkakan di sekitar lokasi luka, memicu munculnya aroma tidak sedap, demam, dan kedinginan.

Apabila infeksi menyebar dari luka ke tulang, risiko amputasi akan semakin meningkat. 

4. Pembentukan abses

Kompliaksi akibat luka diabetes yang keempat adalah pembentukan abses. Luka kaki diabetik yang terinfeksi bisa menyebabkan pembentukan abses.

Kondisi ini merupakan akumulasi nanah di bawah permukaan kulit yang pastinya terasa sangat menyakitkan. 

Baca Juga: Tanpa Obat, Begini Cara Alami yang Efektif Menurunkan Kolesterol dan Asam Urat

5. Amputasi kaki

Penyakit arteri perifer dan neuropati akan membuat seseorang dengan diabetes lebih mudah untuk menbisakan lukakaki dan infeksi. 

Infeksi berat yang tidak merespon pengobatan akan berpotensi untuk menyebar ke dalam aliran darah. Guna mencegah hal ini terjadi, kaki yang terinfeksi mungkin harus diamputasi. 

Cara terbaik mencegah risiko diabetes adalah disiplin menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, pastikan Anda rutin melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. 

Jika memang diperlukan, Anda bisa menunjang pola hidup sehat dengan konsumsi vitamin.  

Itulah beberapa komplikasi luka akibat diabetes yang harus diwaspadai agar bisa mencegah dan mengantisipasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​

Menstrual Cup: Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Moms Tahu

Menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang wajib Anda tahu.

Tren Warna Lilac Diprediksi Booming, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Lebih Kompleks

Tren warna lilac diprediksi populer di 2026 karena mampu membuat rumah terasa hangat, estetik, dan modern tanpa terlihat berlebihan.​

Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/5)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 14 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok(14/5) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (14/5) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat hanya di daerah berikut ini.

Pengusaha Kecil pun Sudah Adaptasi dengan AI dalam Kegiatan Bisnis

Di Indonesia, pengusaha kecil dan menengah sudah adaptasi dengan artificial intelligence atau AI dalam kegiatan bisnisnya. 

Penggunaan Produk Herbal dalam Kebutuhan Tumbuh Kembang Anak juga Penting, lo

Buat para Moms, penggunaan produk herbal dalam kebutuhan tumbuh kembang anak juga sangatlah penting lo.

Daftar Hantu Perempuan Paling Menyeramkan dan Legendaris di Film Horor Indonesia

Si Manis Jembatan Ancol hingga Ibu Pengabdi Setan, karakter hantu wanita ini melegenda. Temukan asal-usul dan kisahnya di sini!