M O M S M O N E Y I D
Santai

Hari Pertama Tayang, Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Catat 272.846 Penonton

Hari Pertama Tayang, Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Catat 272.846 Penonton
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Di hari pertama penayangannya di bioskop pada 27 November, film Agak Laen: Menyala Pantiku! mencatatkan 272.846 penonton.

Dengan jumlah tersebut, film ini melampaui angka opening day film pertamanya yang berjumlah 181.689 penonton, menjadi film yang mencatat jumlah penonton terbayak di hari pertama pertama penayangan pada tahun 2025.

“Suatu berkah yang besar. Terima kasih untuk teman-teman penonton yang merayakan dan ikut tertawa bersama film Agak Laen: Menyala Pantiku! di hari pertama penayangannya. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk perjalanan film kami di bioskop. Selamat hari AGAK LAEN!” Ujar penulis dan sutradara Muhadkly Acho dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11).

Adapun, pada hari pertama penayangan, film Agak Laen: Menyala Pantiku! mendapatkan 3597 showtime di 857 bioskop. Pada hari kedua penayangannya, film ini pun mendapat tambahan layar lebih dari 1200 dan showtime hingga lebih dari 5.000.

Baca Juga: 8 Ide Dekorasi Teras Natal DIY Mudah Dibuat dan Tahan Lama untuk Musim Liburan

Ernest Prakasa, produser film ini berharap agar film ini memberikan berkat bagi banyak orang. “Mulai dari para pembuatnya, para pengusaha maupun karyawan bioskop, serta tentunya teman-teman penonton sekalian. Terima kasih banyak,”ujarnya.

Dia pun tak lupa menyampaikan simpatinya pada masyarakat yang mengalami musibah di Sumatra. “Untuk teman-teman yang ada di Sumatra dan masih terkena musibah banjir, semoga cepat surut. Yang jauh dari keluarga dan belum terhubung, semoga juga baik-baik saja dan bisa terhubung kembali. Yang terpisahkan, semoga bisa berkumpul kembali dan sehat semua,” tambahnya.

Sumatra memiliki ikatan khusus untuk film ini. Bukan hanya karena kwartet AGAK LAEN yang punya hubungan dengan tanah Sumatra, pekan lalu film ini mendapat sambutan yang sangat tinggi di Sumatra.

Saat menggelar tur special screening dan live podcast di bioskop di Sumatra, banyak dari warga ikut merayakan dan merasa memiliki film ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.