MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global relatif stabil di dekat US$ 4.540 per troi ons, setelah turun empat hari. Kondisi Selat Hormuz yang bergejolak membuat kekhawatiran inflasi tetap tinggi.
Mengutip Bloomberg, Senin (18/5), harga emas spot diperdagangkan naik tipis sekitar US$ 4 menjadi US$ 4.544,81 per troi ons pukul 15.16 WIB.
Harga emas hari ini relatif stabil, setelah turun hampir 4% minggu lalu. AS dan Iran masih jauh dari kesepakatan untuk mengakhiri perang selama berminggu-minggu dan membuka kembali Hormuz, jalur vital aliran energi.
Harga minyak mentah pada Senin naik, setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui ancaman terhadap Iran. Harga energi mahal, meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga, yang akan menekan harga emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Senin (18/5) Melemah Rp 5.000 Jadi Rp 2.764.000
Emas diperdagangkan dalam kisaran cukup sempit sejak jatuh tajam di awal perang, karena investor lebih mempertimbangkan risiko inflasi yang dapat membuat suku bunga tetap tinggi, dibandingkan kekhawatiran pelambatan ekonomi yang mungkin mendorong pelonggaran moneter. Harga emas telah turun 14% sejak konflik dimulai.
Insiden serangan drone pada Minggu memicu kebakaran pada pembangkit nuklir di Uni Emirat Arab, menyoroti kerapuhan gencatan senjata AS-Iran.
Pasar obligasi anjlok di seluruh dunia, sebab meningkatnya kekhawatiran lonjakan inflasi akibat perang akan mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Hal ini menyebabkan imbal hasil melonjak seiring meningkatnya keraguan tentang seberapa cepat pasokan minyak Timur Tengah dapat kembali normal.
Menurut analis JPMorgan Chase & Co., Gregory Shearer, minat investasi baru pada logam mulia telah mengering karena kekhawatiran akan kenaikan suku bunga. "Penyelesaian konflik ini merupakan kunci untuk menghidupkan kembali permintaan, meskipun pasar kemungkinan akan mendapatkan dukungan dari pembelian oleh bank sentral," katanya mengutip Bloomberg, Senin.
Baca Juga: Harga Emas Tumbang Empat Hari karena Spekulasi Kenaikan Suku Bunga Fed
Permintaan emas di India juga terpukul oleh kebijakan impor yang lebih ketat. Impor emas batangan melambat hingga hampir berhenti, karena para pedagang bergulat dengan bea masuk yang lebih tinggi. Sepanjang akhir pekan, India memperketat lebih lanjut aturan impor, sebagai upaya untuk mempertahankan mata uangnya, yang telah jatuh ke titik terendah sepanjang masa.
Sementara, para pedagang pada minggu ini akan memantau rilis risalah dari pertemuan Federal Reserves AS bulan April untuk mencari petunjuk arah suku bunga di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News