MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global turun, dan menuju koreksi mingguan. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat dan kemajuan tersendat dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang AS-Iran, yang mencekik pasokan energi dan meningkatkan risiko inflasi.
Mengutip Bloomberg, Jumat (24/4), harga emas spot diperdagangkan turun tipis 0,1% menjadi US$ 4.689,60 per troi ons pada pukul 15.41 WIB. Harga emas menuju penurunan lebih dari 3% selama seminggu, dan mengakhiri kenaikan selama empat minggu.
Baik AS maupun Iran mempertahankan blokade Selat Hormuz, dengan Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut menembak kapal apa pun yang memasang ranjau di Hormuz. Militer AS juga mencegat dua kapal tanker minyak yang mencoba menghindari upaya mereka untuk mencegah lalu lintas ke dan dari pelabuhan Iran. Sementara, Iran telah menyerang setidaknya tiga kapal minggu ini.
Baca Juga: Gencatan Senjata Diperpanjang, Harga Emas Hari Ini Turun ke US$ 4.700
Penurunan harga emas terjadi setelah optimisme sebelumnya terhadap de-eskalasi, saat Trump memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu. Namun, blokade Hormuz yang berkepanjangan, yang mendekati akhir minggu kedelapan, telah mendorong harga minyak lebih tinggi.
Gangguan pasokan energi menambah risiko inflasi, sehingga bank sentral cenderung mempertahankan suku bunga tetap untuk jangka waktu yang lebih lama atau bahkan menaikkannya. Ini menekan harga emas, yang tidak memberikan imbal hasil.
Harga emas di pasar global telah turun sekitar 11% sejak perang dimulai.
Menurut para manajer investasi di Zhishui Investment Management Co., karena tidak ada kemajuan dalam negosiasi gencatan senjata, harga emas terus diperdagangkan berdasarkan logika ganda, yaitu menurunnya ekspektasi pemangkasan suku bunga dan pesimisme atas ketegangan dengan Iran. "Investor cenderung menahan taruhan menjelang akhir pekan," tulis mereka dalam catatan, seperti dilansir dari Bloomberg, hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News