MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global bergerak di dua arah, setelah pekan lalu naik untuk pertama kalinya sejak Mei.
Mengutip Bloomberg, Senin (6/7), harga emas spot sedikit turun 0,40% menjadi US$ 4.159,85 per troi ons pada pukul 14.40 WIB.
Harga emas hari ini turun setelah naik lebih dari 2% minggu lalu di tengah berkurangnya ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga.
Data pekerjaan dan harga energi yang lebih rendah mendorong para pedagang untuk mengurangi ekspektasi pada pengetatan kebijakan moneter. Harga minyak mentah turun pada Senin, ketika lebih banyak kapal tanker melewati Selat Hormuz dan OPEC+ memberi sinyal peningkatan pasokan.
Harga minyak, pendorong utama inflasi di awal konflik AS-Iran, mencatatkan penurunan triwulanan terbesar sejak 2020, seiring meningkatnya aliran energi melalui selat tersebut setelah kesepakatan perdamaian sementara antara AS dan Iran. Hal itu mengurangi sebagian tekanan inflasi yang membebani emas, yang cenderung berkinerja lebih baik ketika suku bunga lebih rendah.
Baca Juga: Harga Buyback Emas Hari Ini 6 Juli 2026: Antam Stagnan, Galeri 24 Masih Tertinggi
Menurut Manav Modi, analis komoditas di Motilal Oswal Financial Services, kenaikan harga emas tetap terbatas karena inflasi terus di atas target The Fed, menyebabkan para pembuat kebijakan berhati-hati dalam melonggarkan kondisi keuangan.
"Meskipun harga minyak yang lebih rendah telah meredakan kekhawatiran atas inflasi yang didorong oleh energi, pasar terus memantau tekanan harga yang lebih luas, yang berasal dari permintaan investasi terkait AI dan gangguan pasokan tekait cuaca," kata Modi mengutip Bloomberg, hari ini.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dan sekutunya memperbarui upaya untuk membentuk kembali The Fed setelah keputusan Mahkamah Agung pekan lalu memblokir upaya untuk memecat Gubernur Lisa Cook. Para pejabat dan sekutu di luar pemerintahan secara aktif menjajaki cara untuk menyingkirkan anggota Dewan Gubernur bank sentral itu guna membuka jalan bagi lebih banyak pilihan presiden.
Tantangan berulang terhadap independensi The Fed oleh pemerintahan Trump membantu mendorong kenaikan harga emas selama berbulan-bulan terakhir tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News