M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gula Darah 400 Apakah Bahaya? Ini yang Harus Anda Lakukan Segera!

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Jadi pertanyaan, gula darah 400 apakah bahaya? Temukan jawabannya pada ulasan lengkap berikut ini!

Gula darah yang tinggi adalah kondisi di mana kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Gula darah normal biasanya berkisar antara 70 hingga 140 mg/dL, tergantung kapan terakhir kali Anda makan.

Namun, bagaimana jika kadar gula darah mencapai 400 mg/dL atau lebih? Gula darah 400 apakah bahaya?

Ya, kadar gula darah sebesar 400 mg/dL (22,2 mmol/L) sangat berbahaya dan perlu perhatian serius. Anda perlu mengetahui kadar gula darah yang normal. Melansir dari Diabetes Meal Plans, berikut adalah patokan yang perlu diingat:

  • Glukosa puasa (sebelum makan): Idealnya antara 70-99 mg/dL (4-6 mmol/L).
  • Glukosa 2 jam setelah makan: Di bawah 140 mg/dL (kurang dari 7,8 mmol/L).
  • Glukosa acak (pemeriksaan kapan saja): Juga harus di bawah 140 mg/dL (kurang dari 7,8 mmol/L).

Jika kadar gula darah Anda mencapai 400 mg/dL, berarti Anda jauh di atas kisaran normal dan perlu segera ada tindakan.

Selain itu penting bagi Anda untuk tidak panik. Panik dapat meningkatkan hormon stres yang justru bisa memperburuk kondisi gula darah Anda.

Baca Juga: 9 Buah Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes, Kiwi Salah satunya

Melansir dari Live Strong, jika kadar gula darah Anda lebih dari 400 miligram per desiliter (mg/dL), berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

 1. Uji Kembali

Jika hasil pengukuran gula darah Anda menunjukkan angka di atas 400 mg/dL, ada kemungkinan hasil tersebut tidak akurat, terutama jika Anda tidak merasakan gejala lain seperti sering buang air kecil atau rasa haus yang berlebihan.

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan pembacaan tidak tepat termasuk:

  • Ada sisa makanan di jari Anda saat mengukur.
  • Strip tes yang sudah kadaluarsa atau tidak disimpan dengan baik.

Anda dapat mencoba untuk menguji ulang kadar gula darah Anda.

2. Hubungi Dokter

Jika setelah menguji ulang kadar gula darah Anda tetap di atas 400 mg/dL, segera ikuti petunjuk dokter Anda. Ini bisa termasuk menambah dosis insulin atau memperbanyak konsumsi air. Pastikan untuk berkomunikasi dengan dokter untuk mendapatkan saran lebih lanjut.

Baca Juga: Khasiat Makan Buah Nanas Bisa Bantu Obati Penyakit Ini, Apa Saja ya?

3. Periksa Urin untuk Keton

Dokter mungkin menyarankan Anda untuk memeriksa urin Anda menggunakan strip tes keton yang tersedia di apotek. Tingginya kadar keton dapat menunjukkan adanya ketoasidosis diabetik (DKA), yang merupakan komplikasi serius dari hiperglikemia.

DKA terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin untuk mengolah glukosa menjadi energi, dan ini bisa berakibat fatal.

Umumnya, Anda disarankan untuk memeriksa urin untuk keton ketika kadar gula darah Anda mencapai lebih dari 240 mg/dL.

Jika hasil tes urin menunjukkan adanya keton, segera hubungi dokter Anda, karena Anda mungkin perlu perawatan di ruang gawat darurat.

Penting: Jika Anda menemukan keton dalam urin, sebaiknya tidak berolahraga, karena olahraga bisa menyebabkan gula darah Anda semakin tinggi.

4. Segera ke Dokter Jika Mengalami Gejala Parah

Hiperglikemia yang tidak diobati bisa menyebabkan ketoasidosis diabetik. Segera ke dokter jika Anda mengalami gejala serius seperti:

  • Pernapasan cepat dan dalam
  • Kulit dan mulut kering
  • Wajah memerah
  • Nafas berbau seperti buah
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau kekakuan
  • Kelelahan
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut

Meskipun tidak semua gejala muncul, ingatlah bahwa Anda bisa cepat mengalami DKA yang berpotensi berbahaya.

Baca Juga: Kadar Gula Darah Normal Usia 60 Tahun, Cek di Sini!

Bahkan tanpa gejala, hiperglikemia yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, seperti:

  • Kerusakan saraf (neuropati diabetik)
  • Kerusakan pembuluh darah pada mata (retinopati diabetik)
  • Masalah ginjal
  • Masalah jantung

Demikianlah ulasan terkait gula darah 400 apakah bahaya atau tidak. Kondisi ini berbahaya dan memerlukan penanganan cepat dan tepat. Segera ke dokter jika gula darah Anda mencapai angka ini atau lebih. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Terapi Asam Urat: Akupunktur dan Herbal Lebih Aman dari Obat

Kombinasi akupunktur dan herbal terbukti lebih efektif atasi asam urat lo. Pelajari bagaimana terapi ini bekerja.

20+ Link Twibbon Hari Kenaikan Yesus Kristus Terbaru Gratis

Berikut ini pilihan twibbon Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang bisa dipakai secara gratis.         

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Gula Darah Naik di Malam Hari

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan gula darah naik di malam hari, lo. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Hasil Thailand Open 2026: Ada Thalita, Enam Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua, Rabu (13/5), enam wakil Indonesia melangkah ke 16 besar dari 10 wakil yang berlaga.

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​