M O M S M O N E Y I D
Santai

Gemini AI Diserang: 100.000 Prompt Coba Kloning Model Google

Gemini AI Diserang: 100.000 Prompt Coba Kloning Model Google
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Peretas mencoba mengkloning Gemini AI milik Google menggunakan lebih dari 100.000 prompt yang dirancang khusus. Google memblokir akun-akun yang melanggar dan menambahkan pengamanan untuk mencegah serangan di masa mendatang.

Matt Burgess, pengamat media sosial dari Wired.com, mengatakan, upaya ini merupakan bagian dari apa yang perusahaan sebut sebagai "ekstraksi model" atau "serangan distilasi".

Kampanye tersebut diidentifikasi oleh tim keamanan internal Google dan dikaitkan dengan pihak-pihak yang bertujuan untuk membangun model AI saingan dengan meniru pola perilaku inti.

Cara kerja serangan kloning berbasis prompt

Menurut Google, peretas berulang kali mengajukan pertanyaan kepada Gemini dengan memetakan logika internalnya. Alih-alih mencuri kode secara langsung, mereka menggunakan sejumlah besar kueri untuk mengamati pola keluaran, secara bertahap merekonstruksi model dalam memproses informasi.

Baca Juga: Cara Cek Unfollowers Instagram Web & Facebook, Ini Tips yang Sangat Membantu

Teknik ini memanfaatkan aksesibilitas publik dari model bahasa yang besar yang merespons siapa pun secara daring. Seiring waktu, respons tersebut dapat mengungkap struktur pengambilan keputusan yang mendukung penalaran AI.

Google mengatakan bahwa banyak pertanyaan yang dirancang untuk menyelidiki cara  Gemini memecahkan masalah, menafsirkan konteks, dan menghubungkan ide-ide. Serangan tersebut berasal dari berbagai wilayah di seluruh dunia, meski perusahaan menolak untuk menyebutkan nama tersangkanya.

Sistem penanggulangan dan deteksi Google

Aktivitas tersebut ditandai oleh Google Threat Intelligence Group yang memantau ancaman digital. Tim tersebut menggunakan analitik perilaku dan deteksi untuk mengidentifikasi pola permintaan mencurigakan yang mengindikasikan upaya ekstraksi.

Setelah diidentifikasi, akun-akun yang melanggar aturan pemblokiran akan diterapkan untuk membatasi informasi penalaran sensitif melalui permintaan berulang. Google menyatakan pihaknya terus memperkuat kontrol internal untuk mencegah upaya peretasan di masa mendatang.

Mengapa perusahaan rentan terhadap peretasan?

Google memperingatkan bahwa serangan serupa bisa menargetkan perusahaan-perusahaan kecil yang menjalankan model AI khusus yang dilatih berdasarkan data bisnis milik mereka sendiri. Model-model ini menyimpan pengetahuan komersial sensitif yang dapat diekstraksi melalui pertanyaan yang terus-menerus.

Perusahaan tersebut menunjukkan bahwa risiko kekayaan intelektual akan meningkat seiring dengan semakin bergantungnya organisasi pada AI untuk strategi kompetitif. Masalah ini tidak terbatas pada Google. 

OpenAI sebelumnya menuduh perusahaan saingan menggunakan teknik distilasi serupa untuk meningkatkan model yang bersaing, menyoroti betapa luasnya ancaman ini di seluruh sektor AI.

Para ahli keamanan mengatakan bahwa melindungi perilaku model akan menjadi salah satu tantangan utama fase pengembangan AI selanjutnya, bersamaan dengan privasi data dan pencegahan penyalahgunaan.

Seiring dengan semakin pentingnya alat AI bagi bisnis di seluruh dunia, perusahaan-perusahaan berlomba untuk mengamankan data. Untuk melindungi diri dari malware yang didukung AI, mereka menggunakan alat AI buatan sendiri. 

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Reels Facebook, Ikuti Panduan Langkah Demi Langkahnya

Alih-alih mengandalkan analisis statis, AI dapat digunakan untuk menganalisis potensi ancaman secara real time untuk mengenali perilaku malware yang didukung AI. AI juga digunakan untuk memindai email dan pesan guna mendeteksi phishing secara real time dalam skala yang membutuhkan ribuan jam kerja manusia.

Google secara aktif mencari potensi penggunaan AI yang berbahaya di Gemini dengan meluncurkan alat Big Sleep serta CodeMender.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.