M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gejala Kanker Serviks pada Wanita dan Cara Mendeteksinya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Kanker serviks umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Penyakit ini menjadi penyebab kematian nomor dua akibat kanker bagi wanita di dunia. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala kanker serviks dan cara mendeteksinya.

MomsMoney akan mengulas gejala kanker serviks dan cara mendeteksinya. Yuk, simak sampai akhir!

Gejala Kanker Serviks pada Wanita

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala kanker serviks seringkali tidak muncul sampai penyakit tersebut berkembang ke tahap yang lebih lanjut. Tanda-tanda awal yang mungkin terjadi termasuk:

  • Nyeri saat berhubungan intim.
  • Pendarahan vagina yang tidak biasa, seperti setelah berhubungan seksual, di antara periode menstruasi, setelah menopause, atau setelah pemeriksaan panggul.
  • Keputihan yang tidak biasa yang mungkin berair, berdarah, dan/atau memiliki bau busuk.

Baca Juga: Ketahui Berbagai Penyebab Kanker Serviks pada Wanita Berikut

Seiring dengan penyebaran penyakit, kanker serviks dapat menyebabkan gejala yang lebih serius, seperti:

  • Nyeri panggul.
  • Masalah dalam buang air kecil.
  • Pembengkakan pada kaki.
  • Gagal ginjal.
  • Nyeri tulang.
  • Penurunan berat badan dan nafsu makan yang berkurang.
  • Kelelahan.
  • Sakit punggung.
  • Sakit perut.

Cara Mendeteksi Kanker Serviks

Dikutip dari WebMD, cara mendeteksi kanker serviks yang pertama adalah dengan melakukan tes skrining meliputi:

1. Pap Smear

Dalam proses ini, dokter mengambil sel-sel dari permukaan serviks untuk diperiksa di bawah mikroskop. Jika terdapat sel yang tidak normal, dokter akan melakukan biopsi serviks untuk mengambil sampel jaringan dan menganalisisnya lebih lanjut.

Baca Juga: Wanita Wajib Tahu Cara Mencegah Kanker Serviks Berikut Ini

2. Tes DNA HPV

Tes ini melibatkan pengambilan sel dari serviks untuk memeriksa keberadaan tipe HPV yang berpotensi menyebabkan kanker serviks. Tes ini bisa dilakukan bersamaan dengan Pap smear atau dilakukan setelah hasil Pap smear menunjukkan ketidaknormalan.

3. Kolposkopi

Mirip dengan pemeriksaan panggul, kolposkopi dilakukan jika terdapat sel abnormal dari hasil Pap smear. Dalam proses ini, serviks diwarnai dengan pewarna aman atau asam asetat untuk membuat sel-sel lebih terlihat.

Dokter kemudian menggunakan kolposkop, sebuah mikroskop yang memperbesar tampilan serviks, untuk mencari sel abnormal dan melakukan biopsi jika perlu

4. Biopsi

Ada beberapa metode biopsi yang bisa digunakan tergantung pada kondisi:

  • Biopsi Punch: Menggunakan alat tajam berbentuk lingkaran untuk mengambil sampel jaringan.
  • LEEP (Loop Electrosurgical Excision Procedure): Menggunakan kawat listrik untuk mengambil jaringan.
  • Endoservikal Curettage: Menggunakan kuret untuk mengumpulkan jaringan dari saluran serviks.
  • Biopsi Kerucut: Menggunakan pisau bedah atau LEEP untuk mengambil bagian lebih besar dari serviks.

Baca Juga: Efektif Turunkan BB, Inilah 10 Tips Diet Tanpa Olahraga yang Bisa Anda Praktikkan

5. Tes Tambahan Lainnya

Jika biopsi mengonfirmasi kanker yang lebih lanjut, dokter mungkin akan melakukan tes tambahan untuk menentukan sejauh mana penyebarannya, seperti:

  • Rontgen dada untuk memeriksa paru-paru.
  • Tes darah dan CT scan untuk memeriksa hati.
  • Pyelogram intravena atau CT scan untuk sistem kemih.
  • Kolposkopi, pemeriksaan rektum, dan enema barium untuk memeriksa sistem pencernaan.

Dengan menentukan stadium kanker, dari Stadium 0 (paling ringan) hingga Stadium IV (metastatik atau paling parah), dokter dapat merencanakan pengobatan yang tepat.

Demikianlah ulasan lengkap terkait gejala kanker serviks dan cara mendeteksinya. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.