M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Gejala Diabetes Juga Bisa Dikenali Dari Bau Mulut, Berikut Penjelasannya

Reporter: kompas.com  |  Editor: Adi Wikanto


MOMSMONEY.ID - Jakarta. Jangan meremehkan bau mulut. Bau mulut juga merupakan gejala diabetes. Kenali gejala diabetes sejak dini agar tidak semakin parah dan lebih mudah disembuhkan.

Bau mulut bisa menunjukkan adanya beragam gangguan kesehatan pada tubuh kita, termasuk menjadi gejala diabetes. Oleh sebab itu, siapa saja yang mengalami keluhan bau mulut lebih baik tidak menghiraukannya.

Dokter bisa dimintai bantuan untuk menemukan penyebab bau mulut yang dialami secara pasti. Pasalnya, selain menjadi gejala diabetes, bau mulut nyatanya juga bisa menjadi gejala penyakit asam lambung, penyakit ginjal, asma, cystic fibrosis, kanker paru-paru, hingga penyakit liver.

Bau mulut gejala diabetes

Dilansir dari Health Line, bau mulut atau halitosis memang merupakan gejala diabetes. Bau mulut terkait gejala diabetes memiliki dua penyebab utama, yakni penyakit periodontal dan tingginya kadar keton dalam darah. Berikut penjelasannya:

1. Penyakit periodontal

Penyakit periodontal seperti gingivitis, periodontitis ringan, dan periodontitis lanjut bisa terjadi akibat dipicu oleh penyakit diabetes. Pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan kadar glukosa dalam air liur.

Glukosa ini bisa menjadi makanan bagi bakteri dan memicu penumpukan plak gigi. Jika plak tidak dihilangkan sampai bersih, maka rentan memicu kerusakan gigi dan penyakit gusi yang juga dapat menyebabkan bau mulut.  Menurut laporan dalam IOSR Journal of Dental and Medical Sciences, diperkirakan satu dari tiga penderita diabetes juga akan mengalami penyakit periodontal.

Penyakit jantung dan stroke yang dapat menjadi komplikasi diabetes juga terkait dengan penyakit periodontal. Diabetes dapat merusak pembuluh darah yang dapat mengurangi aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk gusi.

Baca juga: Jangan dibiarkan saja, inilah gejala awal diabetes tipe 2

Jika gusi dan gigi tidak menerima suplai darah yang tepat, keduanya mungkin akan menjadi lemah dan lebih rentan terhadap infeksi. Padahal ketika kadar gula darah dalam kondisi tinggi, akan sulit bagi tubuh untuk melawan infeksi, yang membuat gusi lebih sulit untuk sembuh.

Jika seseorang dengan diabetes mendapat penyakit periodontal, mungkin lebih parah dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh daripada orang tanpa diabetes. Bau mulut adalah tanda umum penyakit periodontal. Tanda-tanda lainnya termasuk:

  • Gusi kemerahan atau terasa lunak
  • Gusi berdarah
  • Gigi sensitif
  • Gusi turun (resesi gingiva)

2. Keton

Akibat penyakit diabetes, tubuh tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah cukup atau tidak bisa menggunakan insulin untuk mengubah gula darah menjadi energi. Untuk mengimbanginya, tubuh penderita diabetes akan beralih ke “rencana B”, yakni membakar lemak.

Proses ini akan menghasilkan sebuah zat asam yang disebut dengan keton. Zat asam keton juga dapat diproduksi saat seseorang sedang berpuasa atau sedang menjalani diet tinggi protein dan rendah karbohidrat, tapi tidak pada tingkat yang sama seperti pada ketoasidosis diabetik.

Ketoasidosis diabetik adalah komplikasi diabetes yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh. Kadar keton yang tinggi ini sering kali dapat menyebabkan bau mulut.

Gejala ketoasidosis diabetik antara lain bisa meliputi:

  • Bau manis dan bau buah pada napas
  • Buang air kecil lebih sering dari biasanya
  • Sakit perut, mual, atau muntah
  • Kadar glukosa darah tinggi
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Kebingungan

Ketoasidosis diabetik adalah kondisi berbahaya, kebanyakan terjadi pada penderita diabetes tipe 1 yang gula darahnya tidak terkontrol. Jika memiliki gejala-gejala di atas, siapa saja penting untuk bisa segera mencari bantuan medis.

Cara mengatasi bau mulut akibat diabetes

Melansir Medical News Today, cara terbaik untuk mengatasi atau mencegah bau mulut adalah membersihkan gigi secara rutin. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit gusi atau mengurangi keparahannya:

  • Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dan flossing setiap hari
  • Jangan lupa untuk menyikat atau membersihkan lidah, tempat perkembangbiakan utama bakteri berbau busuk
  • Minumlah air dan jaga mulut tetap lembab
  • Jaga kadar gula darah dalam kisaran target
  • Gunakan permen atau permen karet bebas gula untuk merangsang air liur
  • Kunjungi dokter gigi secara teratur dan ikuti rekomendasi perawatan.
  • Pastikan dokter gigi mengetahui menderita diabetes
  • Dokter atau dokter gigi mungkin meresepkan obat untuk merangsang produksi air liur
  • Jika memakai gigi palsu, pastikan gigi itu pas dan lepas di malam hari
  • Jangan merokok

Itulah cara mengenal gejala diabetes dari bau mulut. Ingat, diabetes lebih mudah disembuhkan jika masih tahap awal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspadai, Bau Mulut Bisa Jadi Gejala Diabetes",


Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Selanjutnya: Ingin menurunkan gula darah secara alami? Ini 5 cara mudahnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Cuaca Jawa Barat Akhir Pekan Didominasi Cerah, Suhu Capai 35°c

Prakiraan BMKG: cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu, 29-30 Agustus 2026, didominasi cerah dan cerah berawan di banyak daerah​

Rumah Pantai Ini Tampil dengan Warna Cerah, Bukan Sekadar Biru dan Putih

Rumah pantai biasanya identik dengan warna biru, putih, serta dekorasi bertema laut. Apakah warna rumahmu seperti itu juga?  

3 Tren Pilihan Cat di Tahun 2027 yang Bikin Hunian Makin Menguat Lagi

Tren warna rumah 2027 mulai mengarah pada hijau zaitun, oranye tanah, dan biru lembut yang membuat hunian terasa hangat.​  

Tips Menghemat Rp100.000 Seminggu dari Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan

Cara menghemat Rp100.000 seminggu lewat kebiasaan kecil seperti kurangi jajan, atur belanja, hemat transportasi, listrik, dan air.  

Begini Cara Menyiapkan Dana Darurat Keluarga biar Keuangan Tetap Aman

Siapkan dana darurat keluarga 2026 dengan target realistis, cara menabung bertahap, dan strategi menjaga keuangan saat ekonomi berubah.  

4 Manfaat Skin Cycling untuk Kulit Wajah, Ini Cara Melakukannya dengan Benar

Sudah tahu skin cycling belum? Berikut pengertian dan manfaat skin cycling untuk kulit wajah yang perlu Anda tahu dan praktikkan.  

BEI Punya IDX Green Equity, Ini Fungsi dan 3 Saham Penghuninya

BEI meluncurkan IDX Green Equity Designation, penanda bagi saham perusahaan yang berkontribusi pada ekonomi hijau dan transisi rendah karbon.

Kabut Asap di Banyak Wilayah, Ini Ramalan Cuaca Sumatera Utara Besok (29/8) dan Lusa

Cuaca Sumatera Utara cukup beragam pada akhir pekan. Tak sedikit wilayah yang diperkirakan mengalami udara kabur dan kabut asap.

Awas Hujan Petir, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (29/8) dan Lusa

Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi udara kabur. Minggu, Musi Banyuasin dan Lubuk Linggau berpotensi hujan petir.

Mahasiswa Mulai Pindah Kos, Permintaan Jasa Angkut Barang Ikut Melonjak

​Lalamove mencatat kenaikan pesanan layanan pindahan mahasiswa hingga 32,8% di Yogyakarta pada periode akhir Juli hingga awal Agustus 2026.