M O M S M O N E Y I D
AturUang

Gaji Anda Habis? Waspada Risiko Finansial Boncos Tanpa Passive Income, Simak Yuk

Gaji Anda Habis? Waspada Risiko Finansial Boncos Tanpa Passive Income, Simak Yuk
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak yuk, cara membangun passive income secara realistis agar tabungan stabil dan kondisi keuangan lebih aman di masa depan.

Menabung sering kali terasa sulit meski penghasilan bulanan sudah rutin diterima. Banyak orang merasa sudah berhemat, tetapi saldo tabungan tetap tidak bertambah signifikan karena kebutuhan hidup terus meningkat. 

Dalam situasi ini, melansir dari DBS Digibank, memiliki sumber pendapatan tambahan menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan finansial jangka panjang. 

Salah satu cara yang kini banyak dilirik adalah passive income atau pendapatan pasif. Konsep ini dinilai relevan bagi masyarakat Indonesia usia produktif hingga dewasa yang ingin lebih siap menghadapi masa depan.

“Pendapatan pasif membantu masyarakat membangun fondasi keuangan yang lebih kuat tanpa sepenuhnya bergantung pada gaji bulanan,” ujar perencana keuangan independen DBS Digibank.

Baca Juga: Kode CVV Punya Banyak Nama? Jangan Bingung, Fungsinya Tetap Sama Lo!

Apa itu passive income dan mengapa semakin dibutuhkan?

Passive income adalah penghasilan yang tetap diterima meskipun seseorang tidak terlibat aktif setiap hari. Artinya, pemasukan ini tidak bergantung sepenuhnya pada jam kerja atau kehadiran fisik. Setelah sistemnya terbentuk, penghasilan dapat berjalan dengan pengawasan minimal.

Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, passive income menjadi penting karena mampu memberikan bantalan keuangan. Ketika satu sumber penghasilan terganggu, masih ada pemasukan lain yang membantu menjaga kestabilan keuangan pribadi.

Manfaat passive income bagi perencanaan keuangan

1. Membantu target finansial tercapai lebih terarah

Passive income bisa difokuskan khusus untuk tabungan atau tujuan finansial tertentu. Dengan begitu, penghasilan utama tetap digunakan untuk kebutuhan sehari hari tanpa mengganggu rencana jangka panjang.

2. Memberikan rasa aman untuk masa depan

Memiliki lebih dari satu sumber pendapatan membuat kondisi keuangan lebih tangguh. Dana dari passive income dapat disimpan sebagai cadangan, dana pensiun, atau dialokasikan kembali untuk pengembangan aset.

3. Membuka fleksibilitas gaya hidup

Saat passive income sudah berjalan stabil, seseorang tidak lagi sepenuhnya terikat pada lokasi kerja. Fleksibilitas ini memberi ruang untuk menentukan gaya hidup yang lebih seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Baca Juga: Daftar Mengejutkan: 12 Karier Ini Terancam Hilang Akibat AI, Cek Sekarang!

Contoh passive income yang relevan untuk masyarakat Indonesia

Passive income tidak selalu membutuhkan modal besar. Beberapa opsi berikut cukup realistis dan banyak diterapkan:

1. Konten digital jangka panjang

Artikel, video, atau materi edukatif yang bersifat evergreen dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan. Selama konten tersebut masih dicari dan relevan, potensi pemasukan tetap terbuka.

2. Program afiliasi berbasis kebutuhan

Afiliasi memungkinkan seseorang mendapatkan komisi dari rekomendasi produk yang memang digunakan masyarakat. Kuncinya adalah menyajikan informasi yang jujur dan bermanfaat.

3. Investasi untuk pendapatan berkala

Instrumen investasi tertentu dapat memberikan imbal hasil rutin. Meski nilainya bisa naik turun, pendekatan jangka panjang membantu memaksimalkan potensi keuntungan.

Tips membangun passive income secara berkelanjutan

1. Mulai dari keahlian yang sudah dimiliki

Mengembangkan passive income dari kemampuan pribadi membuat prosesnya lebih konsisten. Menulis, desain, fotografi, atau edukasi digital bisa menjadi pintu awal yang realistis.

2. Bangun sistem yang tahan lama

Passive income bukan hasil instan. Dibutuhkan perencanaan, konten berkualitas, serta evaluasi berkala agar pendapatan bisa bertahan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Anuitas Bukan Cuma Cicilan: Pahami 4 Jenisnya yang Bisa Untungkan Keuanganmu

3. Kelola hasilnya dengan disiplin

Pendapatan pasif sebaiknya tidak langsung dihabiskan. Menyimpannya dalam tabungan atau mengembangkannya kembali akan mempercepat tercapainya stabilitas finansial.

Passive income bukan sekadar tren, melainkan strategi keuangan yang relevan untuk kondisi saat ini. Dengan pendekatan yang realistis, konsisten, dan berbasis nilai, pendapatan pasif dapat menjadi penopang utama tabungan dan masa depan finansial. 

Kuncinya bukan seberapa cepat hasilnya terlihat, melainkan seberapa kuat sistem yang dibangun. Jika dikelola dengan bijak, passive income bisa menjadi langkah nyata menuju keuangan yang lebih aman dan berkelanjutan.

 

Selanjutnya: Bitcoin Pernah Anjlok 30% Usai Intervensi Yen, Tapi Ada Polanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Ekstrem Landa Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 12 Februari 2026 dan Jumat 13 Februari 2026 dengan status Awas hujan ekstrem di provinsi ini.

6 Sumber Protein Anti Inflamasi yang Bagus untuk Dikonsumsi

Ada beberapa sumber protein anti inflamasi yang bagus untuk dikonsumsi. Cek selengkapnya di sini, yuk!

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2) Jabodetabek Hujan Amat Deras di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (12/2) dan Jumat (13/2) di Jabodetabek hujan sangat lebat dan lebat di daerah berikut ini.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 12 Februari 2026, Perkuat Kolaborasi

Berikut ramalan 12 zodiak keuangan dan karier Kamis 12 Februari 2026 berikut, peluang kolaborasi dan strategi sukses menanti.

5 Makanan yang Bagus untuk Meningkatkan Kesehatan Kulit

Intip beberapa makanan yang bagus untuk meningkatkan kesehatan kulit berikut ini, yuk!                       

6 Jenis Buah yang Bantu Bikin Panjang Umur jika Dikonsumsi

Ini beberapa jenis buah yang bantu bikin panjang umur jika dikonsumsi. Mau coba?                    

5 Minuman Sehat yang Bikin Tidak Gampang Sakit, Cek di sini!

Ternyata ada, lo, beberapa minuman sehat yang bikin tidak gampang sakit. Apa saja?                  

4 Cara Menumbuhkan Baby Hair di Dahi, Tak Perlu Produk Mahal

Ini 4 cara menumbuhkan baby hair di dahi dengan bahan alami. Ternyata mudah dan bisa jadi alternatif hair serum mahal.

4 Cara Menghilangkan Bau Kaki yang Mengganggu, Cukup Pakai Bahan Dapur

Punya masalah bau kaki? Berikut MomsMoney bagikan 4 cara menghilangkan bau kaki yang mengganggu.    

4 Manfaat Cuci Muka dengan Air Hangat, Skincare jadi Mudah Menyerap

Ada 4 manfaat cuci muka dengan air hangat yang sayang untuk Anda lewatkan. Cari tahu informasinya di sini.